Hallo pak, Saya cowo pak, hehehe, salam belajar. Wahh to make it simple, kalau r square mendekati 1, berarti pergerakan harga saham, bentuk grafiknya, mirip dgn pembandingnya, biasa dibandingkan dgn index atau sectornya (ini arti slope regresion yg bpk jelaskan).
Nah sepengetahuan sy dr yg sy baca, kalau r sq nya kurang dr 0.75, maka bila index naik nilainya, saham belum tentu naik nilainya. As simple as that pak. Itu maksud saya dgn kl r sq < 0.75 beta bisa ga valid, karena bila manager portofolio memilih saham2 dgn nilai r sq <0.75 walau betanya tinggi, waktu index uptrend portofolio blm tentu naik nilainya. Sori pak sy bikin simple n practical, sy malah ga bisa kl disuruh jelasin dgn bahasa sophisticated. :) Makanya dr managing portofolio misal reksadana, nasabah bisa cek dr r sq dan betanya. Kalo r sq di 0.75 ke atas dan beta >1 bisa diharapkan kl index uptrend return reksadana itu lebih tinggi dr index. Lagi2 as simple as that pak :) Dan saya jg setujunya kl beta itu resiko yg ga keukur, beda dgn margin. Ini mungkin pertanyaan mendasar yg diajukan teman2 disini, mengenai margin, bukan mengenai nilai beta gabungan. Kalau buat saya pribadi, nilai beta r sq ini kurang berarti sih ya pak, sy hanya belajar sewaktu kemarin mau ambil reksadana. Kl buat sy yg hanya swing mingguan, jelas sy carinya beta gede, tapi sy carinya saham relative strength thd market lebih besar. Ahh apalah arti strategi newbie saya, oya, yg kemarin tanya, di program grafik saya bisa langsung mengeluarkan alpha beta rsq dan relative strength, jd biasanya sy liat rsq dl, kalau kurang dr 0.75 sy disregard rsq alpha beta, dan kl relative strengthnya krg dr index sy jarang maenin saham itu. Maklum newbie, yg aman ajah :) Sori nihh lagi2 bahasa sy penjelasannya yang practical dan sehari2 saja pak :) Salam belajar Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "tobeno" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Jun 2011 00:10:25 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban Wah rame juga ni... Kita sama-sama belajar ya... [email protected]: Sori pak, beta tu bukannya cuma buat ngitung tingkat volatile suatu saham thadap market Betul, beta dapat menggambarkan tingkat volatility saham/porto terhadap market. Beta juga disebut slope dalam regresi. Beta juga dikenal sebagai level of systematic risk dalam konsep CAPM. [email protected]: Lagian kl r squarednya ga dkasi tau, beta bisa ga valid, karna kl r sq < 0.75, berarti beta ga berarti apa2, karna dgn r sq sgitu, berarti kl index turun, saham itu malah bisa naik Saya belum paham apa yang Anda (maaf saya ga bisa detect sex anda) maksud dengan r-squared ga dikasi tau lalu beta bisa ga valid? Apa arti ga valid? Apakah beta=0? r-sq adalah ukuran tingkat kecocokan model regresi (goodness of fit of the regression) terhadap data. Semakin tinggi r-sq semakin benar model regresi yang dihasilkan. r-sq juga disebut sebagai koefisien determinasi yang mengukur persentase keragaman (variansi) yang dapat dijelaskan oleh variable bebas (dalam hal ini saham) atas pergerakan market. Jika r-sq = 0.75 berarti 75% varians market dapat dijelaskan oleh saham tadi. Untuk variable tunggal r-sq dapat diperoleh dengan mengkuadratkan (squared) koefisien korelasi (r). Jika r-sq = 0.75 berarti r ~ 0.87. Ini adalah korelasi yang relatif tinggi. Boleh dikatakan dari 100 gerakan market hanya 13 yang berbeda dengan gerakan saham, on average. Pernyataan Anda kalo r-sq < 0.75, indeks turun saham malah naik adalah keliru. Nain turun hanya bisa dilihat dari tanda beta atau r. Jika tandanya (+) pergerakan harga saham dan index searah, sebaliknya (-) pergerakannya berlawanan arah. [email protected]: Tapi kl d soal bpk, koq apa hubnya beta sama margin? Malah korelasinya lemah sekali dgn beta sahamnya. Hehehe... Korelasinya lemah sama sekali(?) Hubungan beta dengan margin (baca borrowing money) sudah saya senaraikan dalam perhitungan QUIZ. Semoga menjawab. "The more quantitative a model, the better the valuation."
