jadi posisi anda sekarang untuk orang2 yang sudah mengutuk ibu tersebut
karena ibu tsb sudah melakukan yang benar!
 
kalau jaman sekolah dulu itu beda pak, itu kan individual, dan anak2
umur segitu ngak terlalu ngerti apa yg benar atau tidak.
Paling tidak anak2 beda lah.
 
Ini kan orang dewasa! Dewasa lho, yang melakukan perbuatan tidak terpuji
itu. Secara koletiv lagi.
Kepsek yang dengan terang2 menyuruh anak sekolah untuk menyontek karena
ingin tingkat kelulusan yang tinggi.
Pendidik macam apa itu.
 
Yang di TV itu dishoot pada saat kejadian.
Kalau anda tidak percaya gambar, dan mungkin percaya kalo gambar itu
dirubah (caranya bukan main sulitnya lho), jadi mungkin percaya kalo
shooting dilakukan di studio seperti sebuat film...... yah ngak tau deh.
Mirip gaya komunis mengkritik capitalism.
 
Sorry bozz, pendirian kita beda.
 
 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
Susanto Salim
Sent: Saturday, June 11, 2011 1:25 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya


  

nah anda jaman sekolah pernah gak ngelaporin temen Anda yang nyontek?
enak gak ngelaporin sesama rekan kerja yang korupsi ato bolos pura2
sakit ato error lainnya, bakal dapet sanksi sosial gak dari temen/rekan2
anda sendiri...... Salah gak temen ente benci sama ente kalo ente tukang
ngadu ?

he..h.e..hee...kalo sumbernya dari TV dianggap kebenaran mutlak ya ane
angkat tangan deh..... kita berbeda di sini, ane beranggapan gak jarang
berita yang beredar di media massa itu gak komplit ato bias ato malah
totally error. Inget gak kasus dulu yang nyolong listrik katanya cas
hape di apartemen roxy itu, si wartawan keliatannya bela 'wong cilik'
yang nyolong, be it nyolong singkong, semangka, listrik..dll....coba
liat kejadiannya dari sisi orang yang dicolong barangnya....coba kalo
kita yang punya perkebunan, apartemen, singkong ato semangka apa gak
bete.....si wartawan apa menggambarkan keadaan sesuai konteks dan
realita ato sekedar bikin berita biar laku....walahualam lah.
-----------
A man is incapable of comprehending any argument that interferes with
his revenue.
-- René Descartes




2011/6/11 Andy <[email protected]>


  



Bibit Bebet Bobot!
 
Bibit macem gitu mau jadi apa!
Ngak perduli mau seneng apa ngak kalo sampe hasil ujian dianulir, tetep
aja nyontek itu salah. Titik!
Ngak ada alesan apapun yang bisa menjustified itu.
 
Ada tuh di TV komplit beritanya, memang benar seperti itu.
Ngak ada itu mis-inform or whatsoever BS.
Memang kejadiannya begitu kok!
 
Untung negara ini masih ada seperti ibu itu yang jujur mau bicara apa
adanya.
Itu adalah tindakan terpuji yang patut kita semua support.
Kasihan dia sampe musti pindah kampung.
 
Buat semua orang yang telah mengutuk ibu dan keluarga tsb, saya rasa
merekalah sebenarnya yang terkutuk!
 
Kebenaran memang susah ditegakan di negara ini!
 


-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
Susanto Salim
Sent: Saturday, June 11, 2011 11:16 AM
To: [email protected]

Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya


  

pertama, kita kan cuman baca ceritanya dari koran ato internet ato liat
di TV, kenyataan kejadian nya seperti apa kan kita tidak tau. Kayak kata
kutipan prof JT di milis tetangga, katanya :kalo kita gak baca berita
kita tidak punya informasi-un-informed, kalo kita baca tulisan wartawan
kita dapet informasi yang salah = miss-informed.

Kalo jaman ane sekolah dulu memang nyontek ini jadi sesuatu yang bisa
dibanggakan, kalo sukses nyontek bisa bangga sama temen2....yang laporin
orang nyontek, gak ada rasanya, bisa dimusuhin semua anak..... :D Entah
jaman sekarang masih begitu gak........

Balik ke soal ibu tadi, bayangkan kalau anak kita sekolah di SDN itu dan
terancam gak lulus ato nama sekolah jadi jelek karena laporan si ibu,
apa kita gak bete bin sebel? Respon ibu2 (yang marah2) itu meski mungkin
ada salahnya saya kira merupakan respon yang manusiawi  sekali. Eniwei,
terus terang saya agak bingung kok si pelapor ini mau lapor....bisa jadi
motivasinya memang mempertahankan kejujuran, bisa pula karena alasan
lain...

Eniwei, urusan dengan massa sudah bukan urusan benar atau salah, tapi
mau nya si massa bagaimana....kayak demokrasi, bukan yang benar yang
menang, tapi yang paling banyak suaranya thus paling punya kuasa lah
yang menang...suara rakyat bukan suara Tuhan.
-----------
A man is incapable of comprehending any argument that interferes with
his revenue.
-- René Descartes




2011/6/11 tommy boy <[email protected]>


  

negara ajaib...yg jujur malah di salahin...ampun ampun

On Sat Jun 11th, 2011 12:03 AM ICT [email protected]
<mailto:feedmegreenies%40yahoo.com>  wrote:

>Ironis...
>
>indahnya berbagi
>
>-----Original Message-----
>From: "sahamvalas ." <[email protected]
<mailto:sahamvalas%40gmail.com> >
>Sender: [email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> 
>Date: Fri, 10 Jun 2011 23:46:10 
>To: <[email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> >
>Reply-To: [email protected] <mailto:saham%40yahoogroups.com> 
>Subject: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya
>
>beberapa hari ini ada berita aneh, akhirnya iseng pengen baca juga
>
>
>
>kalau nyontek stock pick boleh gak ya ?













Kirim email ke