Wah wah...... Pancasilanya gak jalan....... Emang ada demo demo, demo yang terjadi cenderung memaksakan kehendak.... Demo yang ada sudah tidak murni lagi....
Percaya saja, Gusti mboten sare, Indonesia pasti akan lebih baik...... Nunu Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: tommy boy <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 10 Jun 2011 11:51:06 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya mnrt saya santai aja liat kondisi skrg. gak usah trading dl. mantau sikon. yg turun pasti akan naik jg kan. sy bukan newbie, udh pengalaman 1998 malah hehe. gak apa kl trn. cl pasti ada. tp the profit will come back. trust me :) On Sat Jun 11th, 2011 1:43 AM ICT [email protected] wrote: >Sama-sama pak selamat berlibur dan salam kenal....sy jg newbie pak...:) > > > > >Powered by Telkomsel BlackBerry® > >-----Original Message----- >From: [email protected] >Sender: [email protected] >Date: Fri, 10 Jun 2011 18:35:30 >To: Milis saham<[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya > >Yup.. Crash yg 2008 msh inget dunk pak, parah gak? Tapi coba bpk liat lagi >nilai" saham skrg, kalo emank yakin kondisi ekonomi kita membaik, so far msh >enjoy aja, kalo emank dikasih diskon, why not? Lagian shm kalo turun terus, bd >nya rugi pak, tradersnya pd menjauh, cuma opini dari seorg nubie sih pak, ok >hav a nice weekend :) >Powered by Telkomsel BlackBerry® > >-----Original Message----- >From: [email protected] >Sender: [email protected] >Date: Fri, 10 Jun 2011 18:26:49 >To: <[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya > >Jawaban yg melegakan bagi yg panic nih...termasuk saya sedikit panic maklum >nyangkut semua terutama KRAS ama CMNP yg sempet bikin gregetan....he..he... > > > >Powered by Telkomsel BlackBerry® > >-----Original Message----- >From: [email protected] >Sender: [email protected] >Date: Fri, 10 Jun 2011 18:20:05 >To: Milis saham<[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya > >Utk idx sih normal" aja pak, ada naik pasti ada turun, begitu juga sebaliknya, >yg penting shm perusahaan yg kita pegang kinerjanya ok, gak pusing" amat sih >pak :) >Powered by Telkomsel BlackBerry® > >-----Original Message----- >From: [email protected] >Sender: [email protected] >Date: Fri, 10 Jun 2011 18:16:23 >To: <[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya > >Masih pak....jgn berkecil hati spt halnya jgn berkecil hati kalo index idx >terus2an merah....he..he... > > > >Powered by Telkomsel BlackBerry® > >-----Original Message----- >From: [email protected] >Sender: [email protected] >Date: Fri, 10 Jun 2011 18:10:16 >To: Milis saham<[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: Re: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya > >Apakah msh aman negara ini utk ditinggali? Yg jelas salah bisa menang, yg >jelas bener malah tersudutkan! >Powered by Telkomsel BlackBerry® > >-----Original Message----- >From: "sahamvalas ." <[email protected]> >Sender: [email protected] >Date: Fri, 10 Jun 2011 23:46:10 >To: <[email protected]> >Reply-To: [email protected] >Subject: [saham] oot: pelapor nyontek massal di usir dari kampungnya > >beberapa hari ini ada berita aneh, akhirnya iseng pengen baca juga > > > >kalau nyontek stock pick boleh gak ya ? > > >*SURABAYA >Keluarga Pelapor Contek >Massal Dievakuasi Polisi* > >Jumat, 10 Juni 2011 >SURABAYA (Suara Karya): Polemik kasus sontekan massal di SDN Gadel II >Surabaya makin memanas. Keluarga pelapor kasus yang membuat sakit hati para >wali murid itu bahkan harus dievakuasi dengan mobil polisi, sebelum akhirnya >mengungsi ke rumah orangtuanya di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Kamis >(9/6) kemarin. > >Kronologi kejadian itu bermula saat pasangan Ny Siami-Widodo (orangtua AL), >yang melaporkan kasus sontek massal ke Dinas Pendidikan Kota Surabaya, >dipertemukan dengan perwakilan orangtua murid, Kepala UPTD Dinas Pendidikan >Kecamatan Tandes Dakkah Wahyudi, dan tim independen utusan wali kota, Daniel >M Rosyid, di Balai RW 2 Gadel, Kelurahan Karang Poh. Tempat pertemuan itu >sendiri sejak pagi sudah dikepung ratusan orangtua murid dan warga yang >emosional karena nama SD dan wilayah mereka ikut tercemar. > >Seperti diberitakan harian ini, kasus contek massal itu menjadi perhatian >publik menyusul laporan Ny Siami yang tidak rela anaknya diminta memberi >sontekan kepada teman-temannya satu kelas saat ujian nasional (UN) pada >10-12 Mei lalu. Sang orangtua yang berupaya mengajarkan kejujuran kepada >anaknya, yang kebetulan memiliki kemampuan akademik melebihi teman-temannya >itu, tak pernah mengira laporan itu berbuntut panjang seperti sekarang. > >Suasana pertemuan di Balai RW kemarin yang awalnya berlangsung tenang >mendadak ricuh saat Ny Siami diberi kesempatan bicara. Ibu rumah tangga yang >sehari-hari berprofesi sebagai penjahit itu meminta maaf sambil menangis. >Tapi ternyata, ratusan warga di luar dan di dalam balai RW justru merespons >ungkapan Ny Siami itu dengan cara berteriak-teriak, mengusir istri seorang >buruh tersebut. > >Padahal, Ny Siami sudah meminta maaf sambil menangis dan berjabat tangan >hingga berpelukan dengan Kepala Sekolah Sukatman dan guru kelas VI, >Fathurrochman dan Prayitno, yang terkena sanksi penurunan pangkat akibat >pelaporannya tersebut. "Air mata buaya, usir-usir!" teriak warga kompak. > >Ungkapan perasaan Ny Siami melalui pengeras suara itu bahkan makin kalah >keras dibanding teriakan dan hujatan tetangganya sendiri tersebut. Polisi, >yang melihat situasi makin tak terkendali, memutuskan mengevakuasi Widodo, >Ny Siami, dan kakaknya, Saki Edy Purnomo, menggunakan mobil patroli. > >Warga yang sempat melakukan aksi dorong saat Ny Siami dievakuasi ke atas >mobil patroli itu ternyata masih belum puas. Mereka beramai-ramai mendatangi >rumah keluarga malang tersebut di Jalan Gadel Sari Barat II/31, Surabaya, >yang sudah dijaga polisi. > >Warga akhirnya gigit jari, karena ternyata keluarga itu dievakuasi ke >Mapolsek Tandes. Ny Siami sendiri kepada wartawan di Mapolsek Tandes, >mengaku sudah tidak kuat menghadapi masalah dengan para tetangganya >tersebut. "Saya tidak kuat, mau pulang ke rumah orangtua di Gresik," ujarnya >sambil menangis. > >Wanita berjilbab yang sudah merasa tidak nyaman lagi tinggal di kawasan >Gadel itu juga berencana menjual rumah yang sudah ditinggalinya sejak 8 >tahun silam tersebut. Wanita malang itu masih belum menuturkan bagaimana >kelanjutan nasib pendidikan anak kandungnya AL, setelah mengakhiri >pendidikan di SDN tersebut. (Andira) >
