http://www.detikfinance.com/read/2011/06/01/142534/1651780/5/dana-dibobol-na
sabah-gugat-bank-mandiri-rp-100-miliar

Rabu, 01/06/2011 14:28 WIB
Dana Dibobol, Nasabah Gugat Bank Mandiri Rp 100 Miliar

Wahyu Daniel - detikFinance 

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk digugat karena hilangnya uang nasabah. Salah
seorang nasabah 'kaya' dalam layanan Mandiri Prioritas kehilangan dananya
sebesar Rp 2,28 miliar dan US$ 140 ribu.

Demikian isi gugatan salah seorang nasabah prioritas Bank Mandiri Nur'ainy
Harun Al' Rasjid melalui kuasa hukumnya Jimmy Simanjuntak, yang dikutip
detikFinance, Rabu (1/6/2011).

Nur'ainy merupakan nasabah Bank Mandiri cabang Jakarta PLN Pusat dan Bank
Mandiri Cabang Jakarta Iskandarsyah. Dalam gugatannya, Nur'ainy menuntut
ganti rugi senilai Rp 100 miliar.

Karena selain kehilangan Rp 2,28 miliar dan US$ 140 ribu, Nur'ainy juga
kehilangan bunga sebesar 6% per tahun. "Jadi selain gugatan kami senilai
uang yang hilang, ada juga gugatan immaterial Rp 10 miliar," kata Jimmy

Pada gugatannya tersebut, Nur'ainy menceritakan bahwa uangnya dibobol oleh
customer service Bank Mandiri yang bernama Rika Susanty. Rika dituding
memindahkan dana Nur'ainy tanpa persetujuan. Padahal tidak ada satupun
blanko/slip yang ditulis atau ditandatangani oleh Nur'ainy sebagai pemilik
dana. 

Dalam gugatannya, Nur'ainy mengaku baru mengetahui dananya hilang sekitar
bulan Mei 2010, pada saat dia ingin menarik sebagian dananya.

Kemarin telah dilakukan sidang perdana gugatan tersebut, namun pihak Bank
Mandiri tidak hadir. Sidang kedua rencananya akan dilakukan 14 Juni 2011 di
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Jimmy mengatakan, aksi pembobolan dana kliennya ini telah dilakukan Rika
sejak awal 2009. Namun baru ketahuan pada pertengahan 2010 saat kliennya
ingin menarik uang dalam jumlah yang besar.

Saat dikonfirmasi, Senior Vice President Corporate Banking Bank Mandiri
Sukoriyanto Saputro tidak mengangkat telepon detikFinance. Padahal Suko
telah dikirimi surat oleh Jimmy selaku kuasa hukum Nur'ainy untuk mengganti
uang yang dibobol oleh Rika. pada 3 Maret 2011 lalu.

"Sampai saat ini belum ada respons dari Bank Mandiri untuk mengembalikan
uang klien saya," kata Jimmy.


(dnl/qom)

Kirim email ke