Ok bang. Kebetulan saya tidak membaca postingan orang lain. Hanya postingan abang yang repost menjelang closing tadi sehingga saya berkesimpulan seperti itu.
Agree bahwa risk > reward saat ini. Itulah posisi saya juga saat ini dengan mulai menambah cash. Maafkan dari saya, trader yang Newbie :) Sent from my BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 14 Jun 2011 17:24:20 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis Komentarilah apa yang saya tulis dan bukan apa yang tidak saya tulis. Kesimpulan yang anda ambil di bawah jauh dari kenyataan. Saya merepost posting saya sebelumnya karena sudah ada orang yg menuliskan seolah2 saya pernah mengatakan IHSG akan crash. Ketimbang makin ngaco dan makin banyak yg disesatkan akibat kesimpulan yg salah itu, makanya saya repost posting saya tersebut. Semoga dipahami sekarang. Semoga dipahami sekarang, dan jangan terlalu banyak curigaan seperti di bawah :) Sekedar catatan: Saya termasuk penentang I Told You dari dulu. Saya bahkan pernah mengatakan bahwa hanya analis2 pemula saja yang suka klaim I Told You atas analisanya yang tepat. Pembelajaran ini saya dapat dari seorang trader di AS waktu saya masih aktif trading di bursa AS tahun 1998-2000 (kalau tidak salah ingat) dan aktif menulis di message board para trader di AS. Saya sering bikin prediksi di antara trader AS, dan ketika tepat saya menulis I Told You. Lalu saya diingatkan, tidak perlu melakukan hal tersebut karena tidak pantas. Saya waktu itu sadar, dan tidak meneruskan kebiasaan yang tidak benar itu. Seorang chartis yang benar tahu betul kalau perkiraan/prediksi yang dibuat itu bukanlah memastikan pergerakan yang akan datang, tapi lebih memperkirakan kemungkinan yang akan terjadi. Sehingga, kalaupun ternyata tepat, itu terjadi bukan karena chartist tersebut tapi karena memang market pas bergerak searah dengan trend. Padahal, dalam kenyataan sehari2 market bisa bergerak searah dengan trend bisa juga berlawanan dengan trend. Itu sebabnya, seorang trader harus terbiasa berhadapan dengan yang namanya stop limit ketika harga bergerak keluar dari trend nya. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/6/14 Trader Newbie <[email protected]> > > > 2 arahnya: > > Bila hari ini merah dalam, maka I Told U. > > Bila hari ini hijau, maka I Warn U. > > Itu karena bang Ian merepost email di bawah. > > Ps: bukan berarti saya dalam posisi menjual pada saat bang Ian mempost di > Jumat lalu dan saya belum sempat buyback sehingga saya kritis ke bang Ian. > Posisi saya saat ini cash 50:50. > > Sent from my BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * [email protected] > *Sender: * [email protected] > *Date: *Tue, 14 Jun 2011 10:01:44 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > > > > "BILA" apa 2 arahnya sih? > > "BILA" hujan turun bawalah payung. > > Kalo hujan ngga turun ya udah..hanya saja jika benar hujan turun..bawalah > payung. > > 2 arahnya dimana? :) > > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * "Trader Newbie" <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Tue, 14 Jun 2011 09:41:53 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > > > > Dari postingan abang di bawah tentu saja. > Saya belum sempat membaca postingan yang lain. > > Posisi abang yang saya tahu per Jumat dulu sudah cash. > Pandangan abang tentang bursa saat ini menurut postingan tidak jelas, > karena abang menggunakan kata "BILA". > > Abang mengirimkan kembali posting tersebut pada hari ini di saat bursa kita > hijau. > > Ini yang saya maksud dengan dua arah :) > > Sent from my BlackBerry® smartphone > ------------------------------ > *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Tue, 14 Jun 2011 16:29:52 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Re: Bila Terjadi Krisis > > > > Dua arahnya dimana ya? > > Sudah baca posting2 saya yg lainnya yg dengan jelas menyebutkan posisi saya > dan pandangan saya tentang bursa saat ini? Tidak ada yg dua arah yang saya > ingat. :) > > Abaikan omongan orang lain tentang saya, baca langsung saja apa yang saya > tulis dan bukan dari orang lain tuliskan tentang saya karena rawan dibelokin > artinya :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/6/14 Trader Newbie <[email protected]> > >> >> >> Masalahnya Bang, tulisan ini mengindikasikan 2 arah. >> Bila, jika.... >> >> Bagaimana perkiraan bang Irwan terhadap kondisi bursa kita dalam say 3-6 >> bulan ke depan dari kacamata abang yang mudah dicerna oleh kita-kita yang >> awam tanpa menggunakan kata bersayap BILA/JIKA.... >> >> >> Sent from my BlackBerry® smartphone >> ------------------------------ >> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Tue, 14 Jun 2011 15:52:27 +0700 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[saham] Re: Bila Terjadi Krisis >> >> >> >> Saya repost sajalah posting saya terdahulu agar lebih jelas. >> Bagi yang belum paham arti kata "BILA", saya sedikit jelaskan ya, kata >> BILA itu artinya belum terjadi dan sifatnya lebih kepada pengkondisian. >> Tujuannya untuk memberikan gambaran seandainya hal tersebut beneran terjadi >> sehingga diharapkan sudah siap dan tahu medan tempur yang akan dihadapi. >> >> Agar repot memang menghadapi orang yang ngga hati2 dalam membaca dan >> mengartikan, lalu mengartikan sendiri semaunya saja yang akhirnya malah >> memberikan arti yang berbeda seolah2 saya mengatakan apa yang orang tersebut >> tuliskan. Apesnya, pihak lain yang tidak mengikuti postingan dengan lengkap, >> jadi percaya kalau saya mengatakan demikian. >> >> Begitulah nasib saya, ditambahin kerjaan yang ngga seharusnya saya lakuin >> hanya karena keteledoran beberapa pihak dalam membaca dan mengartikan >> tulisan akibat emosinya duluan yang didahulukan, bukan nalarnya :) >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >> 2011/6/13 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> >>> Ini hanya untuk nambah pengetahuan saja ya. >>> >>> Bila terjadi krisis seperti tahun 2008 lalu, dan polanya mirip, maka >>> dibutuhkan waktu sekitar 3-4 bulan harga saham bergerak turun dari puncaknya >>> dengan besaran sekitar 50-75% (kecuali defensive stock yg biasanya turunnya >>> bisa lebih kecil). Jadi bukan dalam 3-4 hari seperti perkiraan orang >>> belakangan ini. >>> >>> Bila ekonomi AS mengalami double dips yaitu kondisi dimana masuk resesi >>> (2008-2009) lalu recover sesaat (2009-2011) kemudian masuk lagi resesi, maka >>> saya perkirakan indeks DOW bisa masuk ke level 8500-9000 kembali. >>> >>> Saat ini tidak ada yang tahu apakah AS akan masuk resesi lagi atau tidak, >>> karenanya pintar2 sajalah mengatur porto dan aset yang ada. >>> >>> Berhatilah2 dengan rekomendasi2 buy yg menganggap ekonomi aman2 saja >>> karena ketika anda terbuai dan terlena, lalu ekonomi benar2 mengarah ke >>> negatif, aset anda akan tergerus cukup hebat. >>> >>> Juga berhati2lah dengan rekomendasi2 sell yg mengatakan ekonomi mau >>> crash/resesi, karena ketika ternyata ekonomi tidak jadi masuk resesi, maka >>> bisa jadi anda kehilangan peluang untung dari kenaikan harga saham. >>> >>> Semua pilihan ada ditangan anda masing2, sesuaikan dengan batasan resiko >>> masing2. >>> Punya poisisi atau tidak posisi, keduanya sama2 memiliki resikonya >>> masing2 dengan sifat resiko yg tentunya berbeda. Yang satu kemungkinan >>> kehilangan/tergerusnya aset tapi punya peluang naik asetnya, yang satunya >>> lagi resiko asetnya tidak bertambah tapi juga tidak berkurang karena pegang >>> cash. Yang mana lebih cocok toleransi resikonya, silakan anda pilih dengan >>> bertanggung jawab atas pilihannya sendiri. >>> >>> Abaikan saja para cheerleader yg teriak2 buy or sell di milis atau pun >>> lainnya, fokus dengan kemampuan sendiri dalam menganalisa situasi dan grafik >>> yang ada. >>> Tips untuk melihat grafik, lihatlah grafik seolah2 anda tidak punya >>> posisi apapun, biasanya lihat grafiknya jadi lebih jernih. Bila masih belum >>> bisa jernih karena ada posisi, print saja grafik tersebut, tanyakan ke >>> tukang parkir atau pembantu anda di rumah, menurut matanya dia, grafiknya >>> cenderung mau turun atau naik dalam 1-2 bulan ke depan. Agar mantap, >>> tanyakan saja ke 5 orang yg awam bursa dan grafik. Biasanya, orang awam >>> cenderung masih polos dan jernih lihat grafik ketimbang yg sudah tiap hari >>> lihat grafik Kalau ke pembantu, coba saja nanyanya dengan bilang, kalau >>> sendainya grafik ini adalah grafik harga cabe, kira2 harga cabenya mau naik >>> atau turun :) >>> >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >> >> >> >> > > > >
