sedikit motivasi buat kita semua yang udah tua dan mungkin udah lupa akan
prinsip-prinsip dasar kehidupan,
meskipun artikel ini utk anak-anak, dari majalah kumon, tapi saya
pikir masih relevan bagi kita semua



*PERLU KESABARAN UNTUK BISA BERHASIL*



Bukan hanya dalam belajar saja, dalam bidang apapun, di perlukan kesabaran
yang cukup untuk bisa berhasil.

Jika ingin meluncur dengan sempurna dalam permainan ski, atau jika ingin
memukul bola dengan tajam dalam permainan tenis,

kita butuh metode dan pelatih yang handal dan yang paling penting adalah
latihan secara kontinu setiap hari.



Untuk dapat berlatih secara kontinu setiap hari, di perlukan pengorbanan
dari anak dan juga orang tua.

Perasaan bosan adalah hal yang wajar,

akan tetapi bila anak tidak menyerah mereka akan mendapatkan “kemampuan yang
sebenarnya”.

Sehingga menjadi lebih bersemangat.

Edisi kali ini menampilkan ungkapan hati dari Mr.Takeshi Kumon, siswa
pertama Kumon, saat  beliau masih anak-anak.








*Saya di wajibkan belajar 30 menit setiap hari, *

*dengan mengerjakan soal-soal hitungan yang di tulis tangan oleh ayah
saya(Toru Kumon).*

*Saya tidak tahu mengapa harus melakukannya. Saya ingin bermain.*

* *

*Saat itu (tahun 1953) normalnya anak-anak SD pergi bermain di luar rumah
sepulang sekolah. *

* *

*Terus terang, saya sangat tidak menyukai keadaan itu. *

*Saya adalah tipe orang yang tidak suka melakukan hal-hal yang sama sebagai
rutinitas. *

*Bila di pikir kembali, mungkin ayah melakukan itu karena beliau mengerti
sifat saya.*





*Matematika adalah ilmu yang memerlukan latihan secara kontinu untuk
membentuk kemampuan. *

*Jadi bila saya tidak mengerjakan kumon,mungkin saya akan mengalami
kesulitan saat SMP dan SMA.*





*Ayah saya orang yang pendiam dan hampir tidak pernah komplain, *

*tetapi kalau saya tidak mengerjakan lembar kerja,beliau sangat marah.*

* *

*Saya rasa karena beliau mempunyai keyakinan yang kuat bahwa, *

*apabila saya mengerjakan lembar kerja ini setiap hari dan tidak pernah
libur, *

*pasti kemampuan saya akan terbentuk.*

* *

*Walaupun saya malas melakukannya, ayah tidak mengijinkan untuk berhenti.*

* *

*Saya paling tidak suka saat mengerjakan 4 operasi aritmatika dan pecahan
yang setara level F sekarang.*

* *

*Saya baru mulai menikmati mengerjakan lembar kerja setiap hari, saat kelas
3 SD. *

*Saat itu saya sudah mengerjakan lembar kerja matematika setingkat SMP. *

*Terutama setelah maju ke bagian persamaan, saya mulai berpikir bahwa
matematika sungguh menarik.*

* *

*Pada saat kelas 6 SD, ketika saya telah menyelesaikan soal soal kalkulus
diferensial, *

*ayah mengatakan “ kamu telah mengerjakan dengan baik, jadi sudah selesai
sampai di sini”.*

*Sampai sekarang saya masih ingat dengan jelas kegembiraan saya ketika itu.*

* *

*Awalnya saya merasa ragu apakah ucapan beliau benar. *

*Saya merasa gembira sekali dan seakan akan sedang berada di surga saat
mengetahui bahwa itu benar.*

* *

*Setelah itu ayah tidak pernah menyuruh melakukan ini dan itu lagi,*

*Dan saya bisa menyelesaikan soal smp dan sma, meskipun di rumah tidak
belajar sama sekali.*

* *

*Saya bisa menentukan sendiri ke universitas mana saya akan mendaftar
(universitas Kobe).*

*Di bandingkan dengan teman-teman seangkatan, *

*biaya dan waktu belajar yang saya habiskan lebih sedikit, *

*sehingga dapat memiliki waktu yang cukup utk melakukan hal-hal yang saya
sukai.*

* *

* *

* *

Dengan mengerjakan lembar kerja setiap hari, yang sepintas kelihatan sepele,

Akan terbentuk kemampuan yang luar biasa. Jangan menyerah saat mempelajari
materi tingkat SD.

* *

Seperti saat mendaki gunung yang tinggi, ada perasaan lelah dan ingin
menyerah.



Tetapi saat mencapai puncak ada kepuasan yang luar biasa.



Dalam pengalaman berhasil mendaki gunung yang tinggi, terdapat nilai yang
besar.

Dan untuk melewati gunung tersebut, di perlukan dorongan semangat dari orang
tua.





Di sadur dari Bulletin Triwulan Excellence, Edisi 33, Juli-September 2009
www.kumon.co.id

*Takeshi Kumon* adalah putra dari *Toru Kumon *(pendiri Kumon)

* *

**

*Summary*

Perlu kesabaran dalam meraih keinginan/keberhasilan.

Butuh (perlu) pengorbanan untuk meraih sukses.

Bosan adalah hal wajar.

Latihan adalah keharusan.



Kemampuan timbul karena berlatih secara kontinu.

Kemampuan akan terbentuk, cepat atau lambat, apabila kita terus menerus
berlatih.

Dengan berlatih setiap hari (yang kelihatan sepele) akan terbentuk kemampuan
luar biasa.



Saat mendaki gunung yang tinggi,

Ada perasaan lelah dan ingin menyerah.

Tetapi setelah mencapai puncak, ada kepuasan yang luar biasa.



Saat pertama belajar Technical Analysis

Ada perasaan tidak mampu, tidak percaya diri dan ingin berhenti (menyerah)

Tetapi setelah ……

Ada kepuasan tersendiri……



May The Bull Be With You

Kirim email ke