DPR: Naikkan Premium untuk Tekan Konsumsi BBM Bersubsidi
 
'+'
 
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/06/07/232115/4/2/DPR-Naikkan-Premium-untuk-Tekan-Konsumsi-BBM-Bersubsidi
 
*JAKARTA--MICOM:* Anggota Komisi VII DPR Satya W Yudha melihat kebijakan 
pemerintah yang mandek membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi 
selalu berlebih. Apalagi disparitas harga BBM subsidi khususnya Premium dan 
non subsidi (Pertamax) semakin besar membuat konsumen Pertamax lari kepada 
Premium. "Justru kebijakan mandek pemerintah itu ditambah lemahnya 
pengawasan," kata Satya. 

Ia meminta pemerintah segera melakukan kebijakan pembatasan konsumsi BBM 
subsidi untuk mencegah konsumsi berlebihan. Satya menilai, selama pemerintah 
tidak melakukan pembatasan BBM subsidi, makin banyak konsumen menggunakan 
Premium daripada Pertamax. Di sisi lain, jika tidak mau melakukan 
pembatasan, maka pemerintah perlu menaikkan harga premium. 

"Antara harga tinggi dan Premium yang murah berarti perlu naikkan Premium. 
Itu juga sudah ada di amanat UU APBN, tapi tidak dilakukan jadi kan ada 
migrasi," ujarnya. Selain itu pemerintah juga perlu memperhatikan 
kebocoran-kebocoran dengan bentuk tim terintegrasi. "Kalau itu tidak 
dijalankan juga ya jangan heran ada penimbunan dan premium dijual Rp 6.500 
di daerah, tentu dijual tanpa subsidi," pungkas Satya.

Kirim email ke