*'**Pengaruh Rangkaian Krisis Eropa Terhadap
Indonesia*<http://galerisaham.com/2011/07/12/pengaruh-rangkaian-krisis-eropa-terhadap-indonesia/>
*'*
**
**
*Pengaruh Rangkaian Krisis Eropa Terhadap Indonesia Dilihat Dari Credit
Default Swap (CDS)
*
http://galerisaham.com/2011/07/12/pengaruh-rangkaian-krisis-eropa-terhadap-indonesia/

Krisis utang di kawasan Uni Eropa terus bergejolak dan mengakibatkan
ketidakpastian di pasar global. Berbagai solusi yang diajukan masih banyak
menimbulkan pertanyaan, apakah masalah akan dapat diselesaikan dengan baik
ataukah memunculkan krisis yang lebih besar lagi.

Lima negara Eropa yang disingkat PIIGS (Portugal, Italy, Ireland, Greece,
Spain) saat ini menjadi sorotan utama karena merupakan negara dengan rasio
hutang tertinggi dan dikhawatirkan dapat menciptakan efek domino negatif
terhadap keseimbangan ekonomi global jika masalah tidak cepat diatasi.

Dalam perkembangan ini, kami mencoba menganalisa hubungan antara krisis Zona
Eropa saat ini dengan pasar modal Indonesia terkait dengan pergerakan CDS
Surat Utang Pemerintah Negara bersangkutan. Seperti yang kita ketahui, CDS
adalah Credit Default Swap, Sebuah *instrumen proteksi* terhadap surat utang
yang dibeli. Pihak pembeli surat utang akan membeli CDS untuk memproteksi
surat utang yang dibelinya dari risiko gagal bayar / default. Semakin tinggi
nilai CDS menunjukkan semakin tinggi permintaan atas CDS bersangkutan. Hal
ini menunjukkan semakin banyak pihak yang berekspektasi surat utang tersebut
memiliki potensi lebih besar untuk mengalami gagal bayar.

Akankah pasar modal Indonesia terseret, ataukah hanya mengalami koreksi
sesaat setelah naik cukup tajam? Berikut kami sajikan grafik perbandingan
pergerakan CDS dari 5 negara bermasalah di Eropa (PIIGS) termasuk CDS
Indonesia (Desember 2007 – 12 Juli 2011):

*CDS Portugal*

[image: Portugal CDS] <http://galerisaham.com/?attachment_id=7316>



*CDS Italia*

[image: Italy CDS] <http://galerisaham.com/?attachment_id=7317>



*CDS Irlandia** *

[image: Ireland CDS] <http://galerisaham.com/?attachment_id=7318>*
*



*CDS Yunani*

[image: Greece CDS] <http://galerisaham.com/?attachment_id=7319>



*CDS Spanyol*

[image: Spain CDS] <http://galerisaham.com/?attachment_id=7320>



*CDS Indonesia*

[image: Indonesia CDS] <http://galerisaham.com/?attachment_id=7321>

Grafik CDS dari Negara PIIGS menunjukan bahwa nilai CDS kelima negara
tersebut terus naik lebih tinggi melebihi nilai ketika terjadi krisis global
tahun 2008. Dapat disimpulkan surat utang pemerintah dari kelima negara ini
dipandang memiliki risiko gagal bayar yang semakin meningkat.

Koreksi yang dialami pasar Eropa beberapa hari terakhir ini turut menyeret
bursa global termasuk IHSG. Akankah Indonesia terseret lebih dalam?
Perhatikan CDS Indonesia pada grafik di atas, setelah sempat menyentuh level
1256.7 ketika terjadi krisis global tahun 2008, saat ini CDS Indonesia
berada di level rendah di 140.53 dan cenderung stabil. Hal ini berbanding
terbalik dari CDS PIIGS yang terus menanjak naik. Jika masalah PIIGS ini
dikhawatirkan akan berdampak negatif, maka CDS Indonesia sudah selayaknya
bergerak naik seperti ketika terjadi krisis global 2008.

Kemampuan CDS Indonesia bertahan di level rendah menunjukkan investor tidak
melihat adanya peningkatan risiko pada Surat Utang Pemerintah Indonesia
serta perekonomian dalam cakupan yang lebih luas. Jika tingkat kepercayaan
investor (ditunjukkan oleh CDS) tetap terjaga baik, maka koreksi yang
terjadi beberapa hari terakhir ini merupakan koreksi sehat setelah IHSG naik
cukup tinggi dan mencatatkan rekor tertingginya di level 4005.69

You may view the latest post at
http://galerisaham.com/2011/07/12/pengaruh-rangkaian-krisis-eropa-terhadap-indonesia/

-- 

Best Regards,





*Rio Rizaldi* <http://galerisaham.com/>

* *

Website: http://galerisaham.com

Follow Twitter: @Galerisaham <http://twitter.com/#!/GaleriSaham>

Facebook Page: http://www.facebook.com/galerisaham "Like Us"
FREE Mailing List: (send email to) [email protected]


P Please consider the environment before printing this e-mail

Kirim email ke