nah klo gitu shopping yg banyak ya boss, bantuin tu narik GJTL :D

2011/7/15 positif01 <[email protected]>

> **
>
>
> Market global kembali disuguhkan volatilitas perdagangan yang tinggi sejak
> sebulan kemarin. Sebagian traders merasa kewalahan menghadapi volatilitas
> dengan pendekatan 'risk on, risk off' yang demikian cepat, sebagian traders
> yang lain justru mendapatkan kesempatan profit perdagangan yang paling mudah
> dan konsisten dengan mengikuti irama 'fear gauge' atau level kekhawatiran
> investor yang bergerak bak roller coster dari satu hari ke hari yang lain,
> dari satu tempat ke tempat yang lain.
>
> Satu hal yang menjadi pegangan mengelola 'fear gauge' dan memanfaatkan
> volatilitas perdagangan global/regional dan imbasnya secara lokal adalah
> menyadari untuk persepsi pasar yang lebih panjang 1 minggu atau 1 bulan ke
> depan, bahwa pasar disadari atau tidak telah bergerak secara psikologis
> mengantisipasi hal-hal buruk jauh lebih dulu melampaui kejadian buruk yang
> 'technically speaking' probabilitas terjadinya justru semakin kecil. Kenapa?
> Alasan paling simpelnya, sebab sudah terlalu sering dibicarakan! :d Yang
> terjadi adalah pre-kondisi untuk kondisi yang sudah bisa disaksikan jika
> mental block volatilitas dapat dikelola lebih baik. Ekses dari phobia krisis
> global 2008 memainkan peran yang signfikan kepada psikologis market yang
> kini selalu mendiskon peristiwa buruk jauh lebih dahulu melampaui kejadian
> dengan kecenderungan out-of-proportion.
>
> Uniknya, implikasi volatilitas yang negatif dalam satu hari perdagangan,
> justru dihasilkan dari hal-hal yang tidak banyak dibicarakan, seperti
> 'misleading reaction' terhadap Italia yang tiba-tiba muncul ke permukaan.
>
> Apapun ceritanya, yield obligasi tenor 10 tahun AS tidak sekalipun jatuh ke
> bawah 2,5% dan 'fear gauge' indikator volatilitas option (VIX) tidak pernah
> beranjak jauh dari angka 20, di mana level 30-40 seharusnya ditembus, bahkan
> dengan bayangan kondisi yang menakutkan karena dowgrading credit rating AS
> dan debt-ceiling deadlock, bukan?
>
> Lebih menggelitik lagi, fakta bahwa:
>
> Why Wall Street doesn't seem worried about default As US default nears,
> Wall Street shrugs: What's the logic behind the response?
>
> http://finance.yahoo.com/news/Why-Wall-Street-doesnt-seem-apf-374691165.html?x=0&sec=topStories&pos=main&asset=&ccode=
>
> Satu langkah yang paling logis di tengah volatilitas semacam ini adalah,
> men-set timing the market yang tepat, dan memanfaatkan setiap price weakness
> sebagai buying opportunity.
>
> '+'
>  
>

Kirim email ke