nyaris - nyaris tergoda ....
Image by FlamingText.com ________________________________ From: fony Oktavia <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Thursday, July 21, 2011 10:17 AM Subject: Bls: [saham] Fw: SPMA spma jadi rujak bebek ha ha ancur dah... ________________________________ Dari: "[email protected]" <[email protected]> Kepada: [email protected] Dikirim: Kamis, 21 Juli 2011 10:16 Judul: Re: [saham] Fw: SPMA Ati2 deh ama rumor tiba2 blg mau dikerek, dah kapok kena trs... Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ________________________________ From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Thu, 21 Jul 2011 03:12:54 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Fw: SPMA Kasian newbie2 ni kl hari ini telen SPMA spt Email bandar dibawah... Masi jago Mr Positif kl mao lempar rumor www.smssolutiononline.com solution for your business ________________________________ From: [email protected] Date: Thu, 21 Jul 2011 01:52:20 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Fw: SPMA Biasanya rumor gini yg suka bikin nyangkut org. Cari yg aman2 aja ah www.smssolutiononline.com solution for your business ________________________________ From: Daniel Rianto <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 20 Jul 2011 18:43:10 -0700 (PDT) To: <Invalid address> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Fw: SPMA Dikabarkan Tender Offer, SPMA Melaju Kencang Shangton Ltd. dan UBS Singapore dikabarkan akan menambah porsi kepemilikan sahamnya di SPMA melalui tender offer di harga Rp 600. Berdasarkan data keuangan akhir tahun lalu, SPMA mencetak laba bersih yang bertumbuh 10% dibandingkan akhir tahun sebelumnya. Penjualan tahun ini diproyeksikan akan bertumbuh sekitar 14-20%. Demikian yang dikemukakan oleh salah seorang pelaku pasar. Sepanjang kuartal pertama 2011, perseroan sudah mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 392 miliar, atau naik 3% dari periode yang sama tahun lalu. Naiknya penjualan bersih terutama karena naiknya harga rata-rata bahan baku pulp dan produk kertas. Selain itu, di tahun ini SPMA akan membangun instalasi mesin pembuatan kertas yang baru untuk mengantisipasi peningkatan permintaan produksi dan pembangunan instalasi penanganan limbah produksi. Pada perdagangan kemarin, SPMA ditutup auto reject pada akhir sesi di level 360 atau meningkat 70 poin (+24.14%) dengan jumlah transaksi sebesar 187.45 juta lembar saham bernilai 62.73 milyar Rupiah.
