Just a sunday night story... :) http://mikailogy.wordpress.com/2011/07/24/mengembangkan-teori-portofolio-baru/
Saat ini, para investor terjebak di persimpangan intelektual. Di kiri terbentang jalan teori portofolio modern. Teori itu mengasumsikan bahwa investor itu rasional, pasar itu efisien, *risiko didefinisikan oleh kerentanan harga*, dan satu-satunya cara mengurangi risiko adalah mendiversifikasikannya secara luas. Di kanan terletak portofolio fokus. Teori ini secara tegas terpisah dan didasarkan pada set keyakinan yang amat berbeda: - Investor tidak selalu rasional; mereka menderita episode-episode berkala ketakutan dan ketamakan. - Pasar tidak selalu efisien, dan karena itu investor yang bersedia belajar dan meneliti memiliki kesempatan untuk mengalahkan pasar. - *Risiko tidak didasarkan pada harga; risiko didasarkan pada nilai ekonomi*. - Portofolio optimal adalah portofolio fokus yang menekankan pertaruhan besar pada kejadian-kejadian berprobabilitas tinggi, yang berlawanan dengan pertaruhan dengan bobot sama pada campuran keranjang probabilitas. Sebelum orang bisa dengan sukses menggunakan strategi portofolio fokus yang diajarkan oleh Buffett, mereka harus menghilangkan dari pemikiran mereka bangunan teori portofolio modern. Biasanya, akan lebih mudah menolak sebuah model yang dianggap secara luas sebagai tak efektif; lagi pula, tidak ada kebanggaan atau keuntungan menjadi orang yang rata-rata saja ;) Tapi teori portofolio modern telah berkembang dalam sejarah yang panjang dan budaya yang dalam. Teori ini penuh dengan rumus-rumus bagus dan merupakan pemenang hadiah Nobel. Kita seharusnya tidak berharap pembela teori portofolio modern dengan mudah begitu saja terbuai. Setuju berarti mengancam baik modal keuangan maupun intelektual mereka. Untunglah :), kita tidak harus mengambil risiko ambil bagian dalam teori portofolio modern. Peristiwa-peristiwa yang terungkap akan menunjukkan hal itu. Jika kita mengikuti saran Buffett, sukses yang kita dapatkan akhirnya akan bekerja untuk menaklukkan model yang kurang efektif itu. Meskipun teori portofolio modern dipakai oleh intelektual kelas berat, jangan kehilangan pandangan dari fakta bahwa aliran investasi fokus meliputi sejumlah investor terbesar dalam sejarah: John Maynard Keynes, Phil Fisher, Charlie Munger, Lou Simpson, Bill Ruane, dan Warren Buffett. Jika anda terkaget-kaget dengan gencarnya suara teoretikus portofolio modern, hanyatilah saran yang diberikan Benjamin Graham pada mahasiswanya: "Kalian tidak benar atau salah karena orang banyak tak setuku dengan kalian. Kalian benar karena data dan logika kalian benar"
