Not everybody has the data. We have it anyway. The stock loan data provided
to us on a daily basis by over 20,000 institutional funds provides the best
proxy for short selling activity.  Our clients use this content to help make
better investment decisions and manage risk and they are able to factor in
market sentiment alongside the powerful tools and existing market data on
which they already rely.

Short sale ratio: shows the proportion of traded shares currently borrowed
in each stock to cover short sales. The bigger the ratio of borrowed stock
against daily traded volume of shares, the longer time short sellers need to
cover their short, and that is why the only logic way for them to do is to
rush into the stock...and this will create frenzy/panic buying.

We will share tomorrow morning this short selling activity on BBRI and how
close these short sellers must close/cover their position.

'+'

2011/7/26 phet_noy <[email protected]>

> **
>
>
> Om,
>
> Mohon kasik tau yak cara hitung short-sale ratio yak apa?
> p_N
>
>
> --- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote:
> >
> > Ada dua dinamika harga dan volume bid/offer yang menarik untuk dicermati
> > hari ini, pada saham BBRI dan BUMI.
> >
> > Short-selling adalah aktivitas pasar yang menjual saham pada harga
> (menurut)
> > penjual cukup tinggi, untuk kemudian dibeli (cover) pada harga (yang
> > diharapkan) akan lebih rendah. BBRI dan BUMI dibandingkan karena akan
> > terlihat perbedaan antara penjual yang memang menjual atau penjual yang
> > bermaksud 'short-selling'.
> >
> > Perbedaannya, penjual pada BBRI dalam hal ini pada hari ini, yang paling
> > aktif ML dan CS menjual dengan menjemput bid, sementara penjual pada
> BUMI,
> > di antaranya yang teratas, CS (juga) menjual dengan menunggu pada posisi
> > offer. Ini contoh klasik, di mana penjual pada BBRI merupakan
> > 'short-sellers' dan penjual pada BUMI benar-benar hendak menjual.
> >
> > Dalam antisipasi rilis laporan keuangan kuartal 2 yang diekspektasi pada
> > sore ini usai penutupan bursa, kita akan saksikan apa yang akan dilakukan
> > oleh 'short-sellers' pada BBRI. Apakah antisipasi yang tepat, atau mereka
> > akan di-squeeze' atau dijepit dengan antisipasi bullish buyer yang
> positif
> > terhada rilis lapkeu sore nanti. Apapun, itu yang jelas laporan keuangan
> > individual bulanan yang wajib diserahkan oleh bank-bank komersial di
> > Indonesia mendahului rilis resmi laporan kuartalan kepada otoritas Bank
> > Indonesia sesuai SE BI No. 3/30/DPNP menunjukkan bullish buyer dalam
> posisi
> > di atas angin.
> >
> > Dengan sedikitnya waktu yang tersisa maka timing short-sellers pada BBRI
> > akan semakin terpojok sebelum pada akhirnya harus mengambil posisi cover
> > untuk masuk membeli. Yang terbayangkan hanya satu, potensi buyer side
> ketika
> > short-sellers dan long buyers sama-sama berebutan membeli saham...pada
> saat
> > itu. :d We'll see if that happens. Short-sale ratio BBRI saat ini
> > menunjukkan 2.5:1, artinya butuh 2.5 hari bagi short-sellers untuk bisa
> > meng-cover BBRI, yang berarti...they have to rush in to settle it today
> with
> > the risk of price upside 5-8%. Short-seller lokal yang lain DX, sudah
> dalam
> > posisi cover bertahap sejak 3 hari lalu.
> >
> > '+'
> >
>
>  
>

Kirim email ke