Saya rasa tidak masalah, mau keluar satu atau keluar semua, kita bisa
anggap Pefindo25 adalah portofolio buatan Pefindo. IHSG juga sifatnya
dinamis, misalnya ada emiten baru, delisting, right issue, waran,
saham bonus, dst. Tinggal formula penghitungan indeksnya bagaimana.

Rumus indeks biasanya Nilai Pasar / Nilai Dasar. Pengubahan anggota
Pefindo25 tentu secara otomatis mengubah nilai dasar.

Sebaliknya, IHSG juga memiliki kelemahan, karena anggotanya relatif
tetap kecuali delisting. Misalnya ada saham2 yg cenderung tidur, tapi
efeknya cukup besar karena berkapitalisasi besar, seperti HMSP. Ketika
saham2 second liner beterbangan, tapi indeks adem ayem saja, karena yg
berkapitalisasi besar juga sedang adem ayem. Sebagai barometer tidak
valid juga, pada saat itu. Kembali lagi ke formula menghitungnya.


Sunday, July 31, 2011, 9:04:44 AM, you wrote:


IAN> Menurut saya, bila kriteria baru, dari batasan perusahaan <1 T
IAN> dirubah menjadi <5T, akibatnya sampai merubah 21 komponen dari 25
IAN> yang ada atau merubah lebih dari 80% komponen, apa ngga lebih
IAN> bijaksana sekalian buat indeks baru saja misalkan dengan nama
IAN> atau batasan perusahaan dengan market cap 1T-5T. Dengan demikian
IAN> perusahaan dengan kriteria di bawah 1 T tetap terakomodasi
IAN> seperti tujuan semula dibuatnya indeks tersebut.

IAN> Menurut saya, denga dirubahnya komponen sampai 21 saham dari 25
IAN> saham yang menjadi komponennya maka indeks tersebut sudah menjadi
IAN> indeks yang baru yang bisa dibilang tidak ada hubungannya lagi
IAN> dengan indeks yang lama sehingga grafik indkes tersebut yang lama
IAN> jadi tidak bisa dipakai lagi karena sudah tidak mencerminkan
IAN> kondisi indeks tersebut bila tujuan awal indeks tersebut adalah
IAN> sebagai barometer. Yang lama sebagai barometer perusahaan di
IAN> bawah 1T, yang baru sebagai lebih sebagai barometer perusahan antara 1T-5T.

IAN> Itu poin utama yang ingin saya sampaikan awalnya.

IAN> Kalau mengenai komponen yang baru, saya perhatikan banyak
IAN> perusahaan bagus yang dimasukan. Tapi poin yg saya bahas bukan
IAN> soal bagus tidaknya tapi lebih kepada konsep dasar  dan tjuan
IAN> awal dibuatnya suatu indeks yang lebih merupakan suatu barometer
IAN> dan bukan suatu portfolio yang memang utk portfolio mau sering2
IAN> dirubah dan banyak komponen dirubah itu ngga masalah. Kalau
IAN> indeks sering dirubah komponennya dan banyak pula komponennya yg
IAN> dirubah, maka justru bisa dipertanyakan kemampuan penyusunnya
IAN> dalam memilih perusahaan untuk dimasukan ke dalam indekes.
IAN> Silakan saja perhatikan berapa lama indeks DOW (DJIA 30) terakhir
IAN> dirubah dan berapa saham, lalu sebelumnya lagi kapan dan berapa saham.

IAN> Saya kritisi ini tujuannya baik agar kita semua lebih serius
IAN> ketikanakan membuat suatu indeks dengan memperhatikan tujuan
IAN> indeks yg lebih sebagai barometer bukan portfolio. Kritikan yang
IAN> sama juga ke penyusun indeks LQ45 yg saya perhatikan sering kali
IAN> berubah setaip 6 bulannya dan ternyata pun tidak semua
IAN> komponennya yg dipilih itu saham yg terliquid dipasar. Hal ini
IAN> membuat saya harus sering menjelaskan hal tersebut ketika lagi
IAN> tugas mengajar agar orang yg tidak tahu jadi tidak salah pengertian 
tentang LQ45 :)

IAN> jabat erat,
IAN> Irwan Ariston Napitupulu


IAN> Sent from my iPad

IAN> On Jul 30, 2011, at 10:08 PM, "Sostenes Ferdyan Tanusaputra" 
<[email protected]> wrote:


IAN> Mungkin karena ada perubahan kriteria bang, karena PEFINDO
IAN> meningkatkan kriteria dari valuasi mereka dari sebelumnya emiten
IAN> yang beraset dibawah 1 M menjadi emiten beraset dibawah 5 M.

IAN> Cmiiw
IAN> ------------------------------------------------------

IAN> Sostenes Ferdyan Tanusaputra (Stein)

IAN> Bandung Branch Manager
IAN> PT. Dhanawibawa Arthacemerlang

IAN> Jl. Cicendo No. 41
IAN> Bandung 40171

IAN> Ph.   : 022 426 6363 / 022 426 6337
IAN> Fax. : 022 420 9648
IAN> From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
IAN> Sender: [email protected] 
IAN> Date: Sat, 30 Jul 2011 21:03:10 +0700
IAN> To: <[email protected]>
IAN> ReplyTo: [email protected] 
IAN> Subject: Re: [saham] PEFINDO 25 index list Aug - Jan 2012

IAN>   
IAN> Saya barusan coba lihat isi PEFINDO-25 Index.
IAN> Agak kaget juga lihat isinya.
IAN> Dari 25 saham yg masuk ke PEFINDO-25 Index, sebanyak 21 saham adalah
IAN> saham baru, dan hanya 4 saham merupakan komponen PEFINDO-25 yang
IAN> bertahan/lama.

IAN> Apa ada pihak PEFINDO di milis ini yang bisa menjelaskan alasan
IAN> dibalik sampai hari mengganti 21 komponen indeks dari 25 yang ada
IAN> sebelumnya?

IAN> Mungkin saya salah, tapi yang saya pahami ada perbedaan antara membuat
IAN> indeks vs membuat portfolio. Indeks setahu saya lebih dekat kepada
IAN> pengertian barometer atau keterwakilan, sementara portfolio lebih
IAN> kepada kinerja investasi.

IAN> Sehingga ada ciri khas dari keduanya dimana komponen indeks cenderung
IAN> tidak gampang berubah walau harganya sudah naik signifikan karena
IAN> memang fungsinya lebih kepada barometer bukan portfolio. Perubahan
IAN> terjadi lebih kepada bila terjadi perubahan signifikan terhadap
IAN> fundamental dari emiten, baik itu terkait dengan kinerja ataupun
IAN> perubahan core business nya, atau ada hal lainnya seperti akuisisi
IAN> ataupun merger. Dengan kata lain, kalau sampai berubah 21 komponen
IAN> dari 25 yg ada bisa menimbulkan pertanyaan koq bisa sampai sebanyak
IAN> itu sekaligus. Bagaimana dulu kriteria memilihnya sehingga saat ini
IAN> harus sampai 21 komponen yang dirubah.

IAN> Sebaliknya kalau portfolio, bila komponennya sudah naik signifikan di
IAN> atas perkiraan, maka besar kemungkinan terjadi switching ke saham yg
IAN> potensinya masih cukup lumayan. Jadi, kalau portfolio, mau dirubah 25
IAN> dari 25 masih dalam taraf wajar karena kriterianya lebih kepada
IAN> seperti target telah terpenuhi, harga sudah diatas valuasi wajar, atau
IAN> ada saham lain yang potensinya lebih besar sehingga bisa menggantikan
IAN> komponen lain yang dilihat sudah di atas valuasi ataupun sudah tidak
IAN> jauh lagi dari valuasi wajarnya.

IAN> Pembentukan indeks lebih diposisikan sebagai barometer, sementara
IAN> pembentukan portfolio lebih kepada kinerja investasi dari fund
IAN> managernya.

IAN> Mohon saya dikoreksi kalau salah pemahaman soal indes vs portfolio ya. :)

IAN> jabat erat,
IAN> Irwan Ariston Napitupulu

IAN> 2011/7/30 <[email protected]>:
>> http://j.mp/q6wO7S
>>
>>
>> indahnya berbagi
>>
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL 
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK 
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>



IAN> 


-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke