Indika Energy (INDY) tengah mempercepat penuntasan pelepasan sebagian saham PTRO jauh sebelum batas waktu 28 Agustus untuk memanfaatkan momentum penguatan kembali bursa saham global. Total jumlah saham yang dilepas sekitar 25%. INDY mengakuisisi 81,95% saham PTRO dari Clough International Singapore Pte. Ltd. pada Juli 2009 seharga Rp10.402/saham. Saham PTRO saat ini bertahan di level Rp40.000/saham.
Penuntasan pelepasan kembali sebagian saham PTRO tersebut menjadi satu paket aksi korporasi yang terintegrasi dengan PTRO yang akan melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan indikasi rasio 1:10 untuk mendorong likuiditas volume transaksi dan basis investor yang lebih luas. *Efek positif buat INDY* Implikasi dari aksi korporasi pelepasan saham anak perusahaan ini akan mengerek harga saham INDY. Pasalnya, dana yang diperoleh dari penjualan saham PTRO dapat dialokasikan untuk membiayai aksi akuisisi lain. Dengan P/E yang menurun pasca rilis kenaikan EPS kuartal 2-2011, indikasi P/E INDY diestimasikan pada akhir tahun 2011 berada pada kisaran 13x, di bawah P/E industri yang ada di kisaran 16,6x dan jauh di bawah batas atas P/E historikal INDY 10 tahun terakhir pada kisaran 32,01x maka dengan konsensus estimasi EPS 2011 sebesar Rp346, saham INDY diproyeksikan pada level Rp5.000. Salah satu broker saham asing J.P. Morgan Indonesia memasang price target pada Rp4.800 (lihat Chart 1). Source: Kontan, Edisi 1-7 Agustus 2011; J.P. Morgan *Chart 1*: J.P. Morgan Indonesia Price Target on INDY.JK (Rp4.800) [image: JPM on INDY (July 2011).gif] '+'
<<JPM on INDY (July 2011).gif>>
