Ayo....

Selama ikut "fatwa" Bank Indonesia untuk semester ke-2 ke depan, buying
conviction masih in progress. "Fatwa" Bank Indonesia kami posting pagi tadi,
dan bisa di baca pada post di bawah ini, dengan judul: Bank Indonesia
"Berikan" Arah Sektoral Saham: Hindari otomotif, properti, leasing dan
perbankan - Reuters: Indonesia cbank studies possible limits on property,
auto loans
'+'

2011/8/3 positif01 <[email protected]>

> Jika para investors/traders bursa saham Cina mendengarkan dan menyimak
> baik-baik arahan/indikasi 'tightening policy' Bank Sentral Cina pada awal
> tahun 2010 lalu maka selamatlah mereka dari jebakan 'downtrend' price action
> saham-saham properti dan bank.
>
> Bagaimana dengan Indonesia memasuki semester ke-2 2011 ini? Bank Indonesia
> sudah memulai 'test the water' dengan sounding indikasi 'tightening policy'
> tanpa memasuki kebijakan penentuan suku bunga, tetapi langsung masuk kepada
> sektor/grup industri yang rentan akan potensi bubble/NPL. Headlines berita
> yang sudah masuk pada coverage internasional seperti Reuters meneruskan
> pesan Bank Indonesia tersebut dengan rencana pembatasan pinjaman konsumtif
> pada grup industri kendaraan bermotor dan properti.
>
> Bank Indonesia secara tidak langsung telah menjadi salah satu analis saham
> yang pandangannya akan paling banyak diikuti pelaku pasar. Dan, bottomline
> interpretasi relevan dari pesan/rencana Bank Indonesia ini adalah hindari
> saham sektor/grup industri otomotif, properti, leasing dan perbankan itu
> sendiri memasuki semester ke-2 2011.
>
> Indonesia cbank studies possible limits on property, auto loans
>
> JAKARTA, Aug 2 (Reuters) - Indonesia's central bank might impose rules to
> trim rapid loan growth in sectors such as property and autos.
>
> Officials have said they are considering a system under which a bank's
> lending to a sector cannot exceed a certain percentage of the value of the
> goods being obtained.
>
> The move signals that Bank Indonesia is considering ways to tighten policy
> without lifting interest rates to cool an economy seen growing nearly 7
> percent this year.
>
> An Indonesian real estate association said a move by the central bank to
> contain lending may hurt middle-class buyers who dominate the consumer
> property market, as well as the industry. House downpayments now average
> only 10-20 percent. If the central bank imposes a higher cap for
> downpayment, the industry will stop and banks will be in trouble.
>
> If Bank Indonesia set a cap at 30 percent for auto downpayment, then it
> will mean lower vehicle demand, and banks will also reduce funding to
> leasing company.
>
> Lengkap:
> http://www.reuters.com/article/2011/08/02/indonesia-economy-lending-idUSL3E7J209120110802
>
> '+'
>

Kirim email ke