Pola crash itu ada banyak ragamnya Pak. Ngga bisa di generalisir. Yang
jelas, turun signifikan dalam waktu singkat. Soal recoverynya,
tergantung situasinya.

Cuma masalahnya, yg terjadi belakangan ini saya indikasikan sebagai
FAKE, alias tipuan, karena tidak didukung oleh data makro ekonomi yg
firm untuk dijadikan alasan penurunan yg cepat. Ini kerjaan para
spekulan besar yg mencoba menciptakan FEAR secara global, dan saya
tidak ingin dibohongi oleh tipuan mereka. Saya tidak akan lawan
mereka, karena saya tidak akan lawan market, tapi mata saya dengan
tajam mengawasi sasaran empuk yg akan saya koyak2 dagingnya untuk saya
santap :)

Saya belum tahu, mereka para spekulan itu mau menekan pasar dunia
berapa lama, saya amati saja dan saya ikuti permainan mereka. Yang
jelas, saya 95% yakin, kondisi makro global saat ini tidak sedang
dalam kondisi resesi.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/8/5 Marcello Djunaidy <[email protected]>:
> Menurut Pak Irwan, untuk pola crash, berapa lama atau berapa besar
> damagenya baru kira2 ketemu bottom? Apakah 3 kali strike cukup pak?
>
> Lalu buat crash trade mode, pemilihan saham nantinya berdasarkan apa?
>
>
> Thanks
>
> MD
>
> On 8/5/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote:
>> FM asing biasanya akan masuk kembali sekitar satu minggu. Mereka
>> sekarang sedang terkena SOP, harus menjual barang bila terjadi
>> penurunan sekian persen dalam satu hari. SOP ini karena kasus 2008
>> lalu, jadi mereka agak ketat. Setelah di review, dan pasar aman,
>> mereka akan kembali lagi.
>>
>> Nanti kalau mereka kembali, kita kasih IHSG kita di atas 4100 saja,
>> ngga boleh murah karena ada ongkos titip sepeda :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/8/5 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>:
>>> Congrats BBNI yg sudah bergerak positip, anda sudah berhasil mencuekin
>>> analis asing yg bikin analisa2 serem :)
>>> Satu per satu akan tersadar bahwa penurunan ini hanyalah permainan
>>> dari para spekulan internasional.
>>>
>>> Fokus saja di perbankan nasional, consumer goods, dan industri lainnya
>>> yg perusahaannya tidak terlalu tergantung dengan ekspor khususnya ke
>>> Eropa dan AS.
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>
>
> --
> Sent from my mobile device
>
>
> ------------------------------------
>
> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>
> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL 
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK 
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>
> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke