Topiknya bro iching_prediction ini menarik sekali, sekaligus menyegarkan
pikiran untuk mereview kembali dimanakah poisisi kita :)

Untuk trading, ikutin grafik sajalah. Kalau grafik sudah kasih sinyal jual,
ya jual sajalah :)

Kalau masuk untuk investasi, hitungannya valuasi. Kalau harga saham dihitung
sudah jauh di bawah harga valuasi wajarnya, ya beli saja. Kalau di twitter,
saya suka kasih target harga secara valuasi. :)

TA dan FA bisa saja ngga kompakan alias yang satu jual yang satu beli.
TA adalah trend follower. Kalau bearish, ya jual.
Sebaliknya FA adalah bargain hunter.

Kalau perhatikan chart belakangan ini, beberapa saham masih berbentuk
bullish, beberapa saham bearish. Untuk chartist, jangan tergoda masuk kalau
grafik mengatakan belum saatnya masuk. Kalau pun harga ada naik, sabar saja
sampai grafiknya nunjukin oke untuk masuk. Biarkan orang lain dapat rejeki,
sabar saja, akan ada rejekinya nanti, akan ada waktunya nanti trading dengan
situasi yang lebih mudah. Simpan amunisi anda sampai saatnya diperlukan
nanti.

Saat ini bisa dibilang tradingnya lebih sulit, mengingat grafik IHSG nya
ngga kondusif. Sehingga, walau saham grafiknya masih bullish, ada potensi
dihajar juga walau peluang untuk profit karena pergerakan naiknya berlanjut
tetap bisa saja terjadi.  Trading akan jauh lebih mudah ketika grafik IHSG
masih trend naik, dan kita berada di saham yang trend grafiknya juga naik.
Inilah situasi mudah untuk trading.

Jadi, bagi yang mau trading saat ini, perlu kecermatan khusus dalam memilih
saham dengan disiplin tinggi untuk buang posisi ketika grafik mengatakan hal
tersebut. Bila belum memiliki kemampuan untuk itu, sebaiknya hindari trading
saat ini dan menunggu sampai situasi lebih kondusif.

Untuk scalpers, ini saat yg tepat untuk beli dan jual dalam hitungan yg
menit. Hal ini yg saya lakukan hari jumat kemarin, beli di 6600 jual di
6750, beli di 6650 jual di 6750,beli di 650 jual di 670. Lumayan dapat 2-3%
dalam hitungan menit dengan value trading yg besar. Scalpers memerlukan
kecepatan bertindak, dan perhitungan yg tepat.

Sebaliknya untuk investor atau bargain hunter, saat seperti ini adalah saat
yang mereka nanti2kan. Mereka akan menunggu dengan sabar sampai harga
mencapai obralan yg membuat mereka sudah cukup puas untuk masuk. Mereka
umumnya tidak akan pusingkan apakah dapat harga paling murah atau tidak,
karena yang mereka tahu adalah harga jual nantinya berapa.

Analoginya seperti, kalau seandainya saat ini anda ditawari mobil Kijang
Inova 2.0 G A/T baru, dengan harga 200 juta, tapi barangnya baru dikasih 3
bulan lagi, tentunya sebagai yg tahu harga mobil tersebut wajarnya adalah
246 jt di showroom, anda akan berani beli di harga 200 juta. Kenapa? Karena
tahu 3 bulan lagi kemungkinan besar (kalau tidak terjadi huru hara dan
rupiah menguat drastis jadi 4000), maka anda bisa jual di 235 juta dengan
cepat. Keuntungan 17,5% dalam 3 bulan dengan probabilita keberhasilan cukup
tinggi.

Nah, seperti itulah pola pikir investor dengan perhitungan valuasi wajar
suatu saham dan hitungan finansial dengan memperhatikan time value of money
nya. Tidak pakai rumit, simple saja. Bagi investor seperti Warren Buffett,
waktu adalah sahabat mereka.

Kira2 seperti itulah yg bisa saya sharingkan perbedaan pola pikir
chartist/trader dan investor yg mengandalkan valuasi.

Sekarang tinggal kembali ke diri masing2. Mau jadi trader atau investor.
Kalau mau jadi trader, jadilah trader yg disiplin dengan chart. Kalau mau
jadi investor, jadilah investor yg disiplin dengan valuasi. Jangan
dicampur2, nanti bisa jadi investor kecelakaan, istilah untuk trader yg ngga
berani cut dan akhirnya jadi investor berlama2 karena ngga berani cut posisi
tradingnya :)

Berikut saya lampirkan chart IHSG dimana pada tanggal 3 Agustus 2011 (Rabu)
sudah keluar dari rel nya yg merupakan sinyal awal TA  memberitahukan hal
negatif untuk IHSG. Tanggal 5 Agt 2011 nya baru IHSG turun signifikan.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/8/6 iching_prediction <[email protected]>

>
>
> Koreksi besar-besaran kemarin membuat hampir membuat semua saham secara TA
> muncul sinyal JUAL.
>
> Sering kita dengar dari ahli2 TA,  kita harus DISIPLIN dgn trading sistem
> kita.
>
> Pertanyaannya, untuk case Jumat kemarin apakah kita tetap harus disiplin
> cut loss atau tunggu minggu depan?
>
> Mampukah TA menjawab pertanyaan ini?
>
> Mohon sharing [image: :D]
>
>
>
> 

<<attachment: IHSG AGT 2011.png>>

Kirim email ke