coba baca artikel : 
http://teguhidx.blogspot.com/2011/05/salim-ivomas-pratama.html

Salim Ivomas Pratama 
Setelah sukses menjaring sekitar Rp6 trilyun dari market beberapa waktu lalu 
melalui IPO Indofood CBP (ICBP), Grup 
Salim kembali meng-IPO-kan salah satu anak usaha dari Indofood (INDF), 
yaitu Salim Ivomas Pratama (SIMP). Kita tahu bahwa meski IPO ICBP 
berjalan sukses bagi Grup Salim, tapi mungkin bagi para pembeli 
sahamnya, IPO itu justru gagal menambah nilai portofolio mereka, dimana 
saham ICBP sempat turun ke 4,300-an (meskipun sekarang udah balik lagi 
ke 5,000-an). Lalu apakah SIMP juga bisa mengalami hal yang sama?

SIMP
 adalah salah satu anak usaha terbesar milik INDF, yang bergerak di 
bisnis kelapa sawit yang terintegrasi, mulai dari perkebunannya hingga 
produk turunan CPO, seperti margarin, lemak nabati, dan minyak goreng. 
Anda tentu hafal dengan PP London Sumatra (LSIP), salah satu perusahaan 
perkebunan kelapa sawit terbesar di BEI. Nah, SIMP ini adalah induk dari
 LSIP. Jadi bisa dikatakan bahwa SIMP ini isinya adalah LSIP, plus 
beberapa perusahaan di bidang pengolahan CPO menjadi produk turunannya. 
Selain bisnis kelapa sawit, SIMP juga punya bisnis di perkebunan karet 
dan tebu, dan produk turunannya. Tapi jumlahnya gak begitu banyak.

Jika
 dianalogikan, SIMP ini sama seperti Global Mediacom (BMTR), yang berisi
 Media Nusantara Citra (MNCN) plus beberapa perusahaan Grup Bhakti 
lainnya yaitu MNC SkyVision (penyedia televisi berbayar Indovision), dan
 Infokom Elektrindo. Sementara BMTR sendiri adalah anak usaha dari 
Bhakti Investama (BHIT). Jadi bisa dikatakan bahwa ketiga perusahaan 
tersebut (BHIT, BMTR, dan MNCN) sebenarnya merupakan perusahaan yang 
sama. Hanya saja perusahaan yang menjadi induk dari perusahaan lainnya, 
biasanya memiliki bidang usaha yang lebih luas.

Balik lagi ke 
SIMP. Urutan kepemilikan SIMP adalah sebagai berikut: Grup Salim punya 
perusahan di Hongkong dengan nama First Pacific Ltd (FPL). FPL adalah 
induk dari INDF, yang merupakan induk dari SIMP. Dan SIMP adalah induk 
dari LSIP. Jadi urutan ‘silsilahnya’ adalah sebagai berikut: FPL – INDF –
 SIMP – LSIP. FPL ini listing di bursa Hongkong, sementara anak, cucu, 
dan cicitnya listing di BEI. Selain Indofood, FPL juga menjadi induk 
bagi tiga perusahaan milik Grup Salim di Filipina, yaitu Philippine 
Telecom, Metro Pacific, dan Philex Mining Corp.

Lalu bagaimana 
prospeknya kalau kita berinvestasi pada perusahaan seperti SIMP ini? Apa
 bedanya dibanding kalau kita invest pada INDF atau LSIP? Ini 
jawabannya: Semakin luas bidang usaha sebuah perusahaan yang akan anda 
beli sahamnya, maka semakin banyak yang harus anda pelajari sebelum 
memutuskan untuk membeli sahamnya. Untuk invest di saham INDF, anda 
harus mengerti bisnis perkebunan kelapa sawit, CPO dan produk 
turunannya, tepung terigu, mie instan, makanan bernutrisi, bumbu 
penyedap, susu, gula, kecap, dan seterusnya. Sementara kalau anda invest
 di LSIP, anda cukup mengerti soal perkebunan kelapa sawit, karena hanya
 itulah bidang yang digeluti LSIP. Kalau SIMP? Ya perkebunan kelapa 
sawit plus CPO dan produk turunannya. Dan jangan lupakan bisnis 
perkebunan karet dan tebu.

Intinya, semakin fokus bidang usaha 
sebuah perusahaan, maka itu semakin baik karena resiko usahanya menjadi 
lebih teridentifikasi. Kalau anda invest di LSIP, maka resiko investasi 
anda terbatas pada seputar perkebunan kelapa sawit. Sementara kalau anda
 invest di SIMP, maka resiko investasi anda juga meliputi resiko pada 
bisnis minyak goreng dan margarin. Simpelnya begini: kalau harga CPO 
turun, maka pendapatan LSIP dan SIMP akan sama-sama tertekan. Sementara 
kalau harga margarin yang turun, maka yang akan kena imbasnya cuma SIMP,
 sedangkan LSIP kemungkinan besar akan aman-aman saja.

Tapi 
terlepas dari hal diatas, semuanya balik lagi ke fundamental. Dan 
fundamental SIMP terbilang cukup baik. ROE-nya pada kuartal I 2011 
mencapai 27.5%, hasil dari laba bersihnya yang mencapai 689 milyar, naik
 hampir dua kali lipat dibanding kuartal I 2010. Thanks to harga CPO 
yang sempat melambung tinggi pada awal tahun 2011 lalu. Dan berbeda 
dengan neraca ICBP yang seperti dijejali utang, utang SIMP gak terlalu 
besar dibanding ekuitasnya, yaitu 11.4 berbanding 10.4 trilyun. 
Mengingat market sendiri lagi kondusif, maka SIMP berpeluang untuk naik 
pada hari perdagangan pertamanya, sama seperti yang dialami HD Finance 
(HDFA) yang listing perdana pada hari ini. Sementara peluangnya untuk 
terus naik dalam jangka panjang, atau paling tidak jangka menengah? Ya 
tergantung harga sahamnya. Kalau mahal, maka SIMP ini mungkin saja bisa 
bernasib sama dengan ICBP: turun sejenak ke posisi harga wajarnya, 
sebelum kemudian naik kembali.

Lalu dana hasil IPO-nya akan 
dipakai buat apa? Ini datanya: 40% dana IPO untuk bayar utang, 50% untuk
 mengembangkan perkebunan kelapa sawit, dan 10% untuk mengembangkan 
bisnis produk turunan CPO. Kalau melihat data tersebut, maka dua 
perusahaan milik Grup Salim lainnya yaitu INDF dan LSIP, akan menerima 
keuntungan substansial. INDF akan menerima tambahan modal dan 
pengurangan utang, sementara LSIP memperoleh dana segar untuk ekspansi.

Terkait
 LSIP, IPO SIMP ini mungkin memang bertujuan untuk ngasih modal ke LSIP,
 untuk membuka lebih banyak perkebunan kelapa sawit. Kalau anda 
baca-baca berita soal CPO, industri CPO di Indonesia pada saat ini 
sedang ‘diganggu’ oleh permintaan dari negara-negara tujuan ekspor, yang
 meminta agar CPO yang dihasilkan termasuk produk turunannya bersifat green, 
alias tidak merusak lingkungan. Sementara kalau sebuah perusahaan 
membuka lahan untuk membangun perkebunan kelapa sawit, mau gak mau harus 
membabat hutan, atau dengan kata lain merusak lingkungan. Mereka 
sebenarnya bisa saja menanam kembali pohon sawit pada lahan yang sudah 
ada, tapi biayanya lebih besar ketimbang membuka lahan baru. Mungkin, 
dengan tambahan modal ini nantinya LSIP bisa membuka kebon sawit baru, 
tanpa perlu membabat hutan. LSIP memang menjual seluruh CPO-nya ke pasar 
domestik, namun SIMP menjual minyak goreng dan margarin ke seluruh 
dunia.

Atau, mungkin juga dana hasil IPO SIMP ini nantinya akan 
digunakan untuk meningkatkan kembali kepemilikan SIMP atas LSIP. 
Beberapa waktu lalu, Grup Salim menjual cukup banyak saham LSIP, 
sehingga kepemilikan SIMP atas LSIP berkurang dari 65.6% menjadi tinggal
 59.9%. Kalau gak salah waktu itu Grup Salim lagi butuh duit untuk 
membeli sebagian saham Indocement (INTP), perusahaan semen yang dulunya 
dimiliki oleh mereka.

Apapun itu, kita sebagai orang luar 
tentunya cuma bisa menebak-nebak. Yang tahu persis yang mereka sendiri. 
Anyway kabar baiknya, harga IPO kali ini relatif murah. Pada harga 
Rp1,060 – 1,700 per lembar saham, SIMP akan mencetak PER 6.1 – 9.8 kali.
 Sepertinya Grup Salim sadar betul bahwa jika berkaca pada IPO ICBP 
dulu, investor kemungkinan akan jadi nggak berminat kalau harga IPO SIMP
 ini ditetapkan terlalu tinggi, sehingga nasib SIMP ini bisa saja 
berakhir seperti Garuda kemarin: nggak laku. Tapi kalau harganya segitu 
sih, saham SIMP kemungkinan besar akan langsung diserap habis oleh para 
investor. Dan kecil kemungkinannya bisa turun seperti yang dialami ICBP.
 So, dibanding dengan beberapa IPO lainnya sepanjang tahun 2011 ini, 
maka IPO SIMP boleh dikatakan merupakan IPO yang paling menarik, baik 
dari sisi harga saham maupun kualitas fundamental perusahaannya.

Kalau
 untuk long term, maka anda masih harus menunggu catatan kinerja SIMP 
pada periode berikutnya. Pada 1Q11, kinerja SIMP memang melonjak tajam 
sehingga harga sahamnya menjadi murah kalau dilihat dari sisi PER. Namun
 melonjaknya kinerja SIMP ketika itu, dan juga perusahaan-perusahaan 
perkebunan kelapa sawit lainnya, lebih karena ditopang oleh kenaikan 
harga CPO yang sempat menyentuh RM3,800 per ton pada awal tahun 2011 
lalu. Sementara pada saat ini, harga CPO sudah balik lagi ke RM3,200-an 
per ton. Jadi anda tetap harus hati-hati.

Salim Ivomas Pratama
Rating Kinerja pada 1Q11: AA
Rating saham pada 1,060: AA
 
Regards,


Hendra


________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, August 1, 2011 2:02 PM
Subject: Re: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?


  
LSIP dgn SIMP fundamental bagus mana ya? Sory nih nanya terus inet error ga 
bisa cari info..thanks yah :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
________________________________

From:  "BAKRY" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Mon, 01 Aug 2011 06:50:06 -0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
  
hahahaha, gpp bro faried, punya cita2 luhur yang tinggi itu baik..
so far saya switch KRAS ke SIMP utk portfolio midterm, since potential upside 
SIMP jauh lebih tinggi dari KRAS..

--- In [email protected], "Faried" <mmd_faried@...> wrote:
>
> Bro Bakry,  kalau begitu. SIMP digowes untuk mengejar  SMAR saja ya... :)
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> 
> -----Original Message-----
> From: "BAKRY" <baqriebross@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 01 Aug 2011 06:31:57 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
> 
> SIMP itu anaknya INDF, klo LSIP itu cucunya INDF (alias anaknya SIMP)..ga ush 
> muluk2 ngejer induknya SIMP yg udh 5x lipat, SIMP bs ngejer anaknya aja udh 
> seneng bgt..
> 
> Keep manage your risk profile..
> 
> --- In [email protected], "Faried" <mmd_faried@> wrote:
> >
> > Bro Cuanesia, ane ga hapal silsilah keluarganya INDF Group je...
> > 
> > Untuk INDF Group ane ikutin saran nya om Basri untuk jd petani  yg  tinggal 
> >  tidur saja.. He3x.
> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: "Eddy Jusuf" <eddyj_4197003@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 1 Aug 2011 06:04:38 
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
> > 
> > LSIP dibeli sama SIMP
> > Powered by Berryberry☺
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: cuanesia@
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 1 Aug 2011 05:46:48 
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
> > 
> > Mau tanya..bedanya SIMP dgn LSIP apa ya? Thanks ya :) 
> > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: "Faried" <mmd_faried@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 1 Aug 2011 05:26:54 
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
> > 
> > Kalau begitu SIMP cocok nya dikoleksi dan ditinggal tidur saja trus tahun 
> > depan baru deh dilihat lagi..
> > 
> > SIMP lagi mau mengejar saudaranya yg harganya sdh lbh dari 5x harganya dia 
> > nih.... :)
> > 
> > 
> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: ZFQ <fiqo74@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Mon, 1 Aug 2011 11:58:21 
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Re: SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
> > 
> > Bukan koreksi...tp lagi "jemput" temen2nya dibwh  hehehe
> > 
> > 2011/8/1 BAKRY <baqriebross@>
> > 
> > > **
> > >
> > >
> > > setuju boss, emang udh diniatin utk midterm, saya sendiri masuk di 1170,
> > > and avg up klo lg koreksi minor (abs bingung mo pake istilah apa lagi 
> > > selain
> > > koreksi)..hehehehe...
> > >
> > > Cheers,
> > >
> > >
> > > --- In [email protected], ZFQ <fiqo74@> wrote:
> > > >
> > > > SIMP targetnya utk invest mid-longterm...bukan utk trading....
> > > >
> > > >
> > > > 2011/8/1 BAKRY <baqriebross@>
> > > >
> > > > > **
> > >
> > > > >
> > > > >
> > > > > SIMP enak buat di avg up, tp masuk nya harus di ayunan bawah..
> > > > >
> > > > > Regards,
> > > > > BAKRY
> > > > >
> > > > >
> > > > > --- In [email protected], "Faried" <mmd_faried@> wrote:
> > > > > >
> > > > > > Ha3x.... Bisa aja nih pak Fiqo... Sepertinya team yg baru akan gowes
> > > > > harganya..
> > > > > > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> > > > > >
> > > > > > -----Original Message-----
> > > > > > From: ZFQ <fiqo74@>
> > > > > > Sender: [email protected]
> > > > > > Date: Mon, 1 Aug 2011 10:58:06
> > > > > > To: <[email protected]>
> > > > > > Reply-To: [email protected]
> > > > >
> > > > > > Subject: Re: [saham] SIMP. Knapa di cornering oleh OK. ya?
> > > > > >
> > > > > > Tukeran team aja kali, tdnya si A yg pegang skr si B ...kali yaaa :)
> > > ...
> > > > > >
> > > > > > 2011/8/1 Faried <mmd_faried@>
> > > > > >
> > > > > > > **
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > ** Pak Fery, td SIMP ga masuk dlm list ya?
> > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Itu SIMP dipasar nego kena cornering 2x (@4juta lots). Oleh OK di
> > > Rp
> > > > > > > 1100/lembar ada apa ya?
> > > > > > >
> > > > > > > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> > > > > > > ------------------------------
> > > > > > > *From: * fery_aldi <fery_aldi@>
> > > > > > > *Sender: * [email protected]
> > > > >
> > > > > > > *Date: *Mon, 01 Aug 2011 09:40:42 +0700
> > > > > > > *To: *<[email protected]>
> > > > > > > *ReplyTo: * [email protected]
> > > > > > > *Subject: *Re: [saham] Senin, 1 Agustus 2011, MetroTV jam 9:00 
> > > > > > > pagi
> > > WIB
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > ADRO, BBNI, BBRI, BMRI, INDF, MEDC, ELSA plus TBLA. selain bbni,
> > > boleh
> > > > > > > masuk langsung, BBNI liat2 dulu
> > > > > > >
> > > > > > > On 01/08/2011 9:24, tobeno wrote:
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Ternyata istilah koreksi dari Bang IAN tampil berulang-ulang
> > > walaupun
> > > > > tanpa
> > > > > > > dipancing MK. Perhatikan, "BBNI akan ada sedikit koreksi. BMRI
> > > lebih
> > > > > baik
> > > > > > > dari BBNI.". Waktu bahas BMRI juga bicara "koreksi".
> > > > > > >
> > > > > > > Koreksi tampil lagi saat bahas emas.
> > > > > > >
> > > > > > > Alamak....
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > "To achieve superior performance, you have to be different from 
> > > > > > > the
> > > > > > > majority."
> > > > > > > ------------------------------
> > > > > > > *From: * "tobeno" <tobeno2@> <tobeno2@>
> > > > > > > *Sender: * [email protected]
> > > > >
> > > > > > > *Date: *Mon, 1 Aug 2011 02:18:47 +0000
> > > > > > > *To: *<[email protected]> <[email protected]>
> > > > >
> > > > > > > *ReplyTo: * [email protected]
> > > > > > > *Subject: *Re: [saham] Senin, 1 Agustus 2011, MetroTV jam 9:00 
> > > > > > > pagi
> > > WIB
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Waktu Maria Kalaij bilang koreksi, Bang IAN mengkonfirmasi, "Iya
> > > > > koreksi!"
> > > > > > >
> > > > > > > Ternyata, "Saya berhenti menggunakan istilah KOREKSI..." tidak
> > > > > > > sungguh-sungguh terjadi.
> > > > > > >
> > > > > > > Regards,
> > > > > > >
> > > > > > > "To achieve superior performance, you have to be different from 
> > > > > > > the
> > > > > > > majority."
> > > > > > > ------------------------------
> > > > > > > *From: * Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@><irwanariston@>
> > > > > > > *Sender: * [email protected]
> > > > >
> > > > > > > *Date: *Sun, 31 Jul 2011 22:57:48 +0700
> > > > > > > *To: *<[email protected]> <[email protected]>
> > > > >
> > > > > > > *ReplyTo: * [email protected]
> > > > > > > *Subject: *[saham] Senin, 1 Agustus 2011, MetroTV jam 9:00 pagi 
> > > > > > > WIB
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Kepada para sahabat saham, hari Senin 1 Agustus 2011, saya tampil
> > > di
> > > > > > > MetroTV di acara 8-11 Show jam 9:00 pagi setelah Headline News.
> > > Akan
> > > > > > > membicarakan soal pasar saham dari sisi analisa grafik. Moga2 
> > > > > > > saham
> > > > > > > yang saya bahas di acara tersebut bisa bermanfaat. Tentunya
> > > harapannya
> > > > > > > bisa memberikan keuntungan walau belum tentu juga sih bisa kasih
> > > > > > > profit :)
> > > > > > >
> > > > > > > Moga2 Maria Kalaij ngga pakai istilah pasar terkoreksi ya :)
> > > > > > >
> > > > > > > jabat erat,
> > > > > > > Irwan Ariston Napitupulu
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > > >
> > > >
> > >
> > > 
> > >
> >
>


 

Kirim email ke