Kutipan itu juga menjadi jawaban atas pernyataan pemerintah tahun 2008 silam. Ketika situasi sedang buruk, melontarkan berita negatif hanya akan menambah kepanikan yg terjadi, namun melontarkan berita baik, meskipun dapat menunda kepanikan, hanya akan menipu sebagian investor atas keadaan yang sebenarnya sedang terjadi, jadi jika anda jadi pemerintah, pengamat, atau ekonom, apa yg akan anda lakukan?sebuah dilema bukan? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 7 Aug 2011 16:07:35 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: IHSG -4,86%-05 Agustus 2011: Fakta Historis Yang Anda Perlu Tahu Begini om om sekalian, memang dampak secara ekonomi tidak akan sebesar itu, namun, yang kita bicarakan disini adalah kepanikan yang terjadi di masyarakat. Semua bisnis finance en banking itu based on trust, nah, yang terjadi saat ini adalah mulai hilangnya trust para investor terhadap instrumen instrumen finansial, terutama terhadap amerika, yang menyebabkan terjadinya penarikan dana secara besar besaran di hampir semua market. Yang ditakutkan sekarang yaitu perubahan krisis menjadi krisis kepercayaan, yang pada akhirnya akan menjadi pro-cylical dan tidak kunjung berhenti. Jadi kalo mengutip dari buku lords of finance karangan liaquat ahamed, tentang great economic depression tahun 1930an, "if you can't say anything nice, don't say anything at all" Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "caknoval" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 07 Aug 2011 15:54:10 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: IHSG -4,86%-05 Agustus 2011: Fakta Historis Yang Anda Perlu Tahu Wah, betul sekali tebakan anda, bahwa saya ada hubungan dengan bakso Malang. Karena saya memang tinggal di Malang, meski sudah seminggu ini saya tinggal di Penang. Jangan2 anda punya bakat jadi ahli nujum juga ;). Tapi usaha saya sekarang adalah ayam, bukan bakso. Saya sudah katakan tidak menegasikan dampak bangkrutnya amrik (peringkat utangnya diturunkan karena apa? Kalau bukan karena diduga keras amrik mau ancur kayak beras kencur ekonominya). Tapi sudah saya bilang apa bisa Indonesia disamakan dengan israel yang cuma sekecamatan itu. Sudah gitu hidupnya dari guyuran dolar dari amrik lagi. Tanah juga hasil ngrampas. Menurut saya justeru anda yang menggunakan logika inter minus, meski nama anda positif, dengan mengambl contoh israel. Wong jualannya israel itu adalah buah2an yang ditanam penduduk Palestina untuk kemudian diberi label "produced by israel", sebagaimana cerita kawan saya dari Palestina. Bandingkan dengan Indonesia yang punya segala pabrik sekaligus market size yang besar. Saya sudah bilang IHSG ikut shock jugalah, tapi seberapa lama dan parah? Dan tidak cukupkah pengalaman kolaps yang lalu dijadikan pelajaran? Apa mau disamakan dengan negara yang memang hidup dari donasi amrik? Malah yang terjadi amrik yang cari makan di sini dengan mendirikan neo VOC freeport. Banyak juga negara2 lain yang dapat rejeki dari sini dengan jualan produk mereka di sini karena pasar Indonesia termasuk jumbo. Australia yang sebelumnya petentang-petenteng mau menghentikan ekspor sapi mereka ke Indonesia karena menilai Indonesia melakukan penyiksaan terhadap hewan, akhirnya panik sendiri kalau sampai tidak menjual sapi2 mereka ke sini. Kata seorang kawan yang tinggal di sana, media2 setempat menjuluki PM australia yang sekarang sebagai "stupid" karena kebijakannya ini. Mau dikemanakan sapi2 itu setelah sebulan, dua bulan, tiga bulan numpuk di sana karena gak disalurkan ke sini. Sorry baru saya reply karena baru saya tinggal untuk beli tomyam untuk sahur nanti. Ingat kata si empunya banyak pabrik Alim Markus "Cintailah produk-produk Indonesia" :-) Noval --- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > Cak Noval ini ada hubungannya dengan Cak Eko dengan Bakso Malangnya? > http://baksomalangcakeko.blogspot.com/ > > Kalau ada, kami kira sejak dari Jumat fokus Anda sudah sepatutnya pada > ekspansi usaha bakso dahulu. > > Bangunan argumentasi Anda dari awal sudah terbolik-balik atau contradictio > in terminis. Lemah sekali kualitas deduksinya. Coba perhatikan, Anda > menegasikan dampak negatif dari bangkrutnya Amerika Serikat, yang sebenarnya > tidak bangkrut tetapi penurunan peringkat utang, tetapi Anda tidak menolak > toh fakta historis kolapsnya IHSG pada 2008 lalu hingga mendekati 1000 dari > 2800? Kalau Anda sedikit berlapang dada dan fair enough Anda akan > mengatakan: > > "Lehman Brothers yang hanya satu dari sekian ribu institusi finansial kunci > Amerika Serikat bubar saja, IHSG ikut kolaps. Apalagi kalau Amerika > Serikat-nya sekalian yang kolaps?" > > Bukankah begitu seharusnya deduksi/reasoning bangunan argumentasi Anda? > Bukan begitu, atau begitu bukan? :d > > '+' > > 2011/8/7 caknoval <noval.invest@...> > > > ** > > > > > > Lagian apa bisa digebyah uyah seluruh negara akan menanggung kadar dampak > > negatif yang sama dari bangkrutnya amerika? Apa tidak perlu dibedakan antara > > negara yang bertumpu pada sektor finansial (ini biasanya negara2 kecil > > seperti singapore dan mungkin juga israel) dengan negara2 yang bertumpu pada > > sektor riil seperti Indonesia atau Cina? > > Yang sektor finansial wajar kalau terjadi tsunami karena aset mereka > > mayoritas dalam bentuk moneter. Tapi yang bertumpu pada sektor riil, kena > > sih kena dampaknya, tapi paling cuma goncangan sebentar. > > Pokoknya kalau pasar baru, tanah abang, hypermart, pasar induk, jalan tol, > > tempat rekreasi, pabrik2 semuanya masih beroperasi seperti biasanya, gak > > usah terlalu parno lah. Malah habis itu jangan2 Indonesia malah ketiban > > limpahan uang yang dilarikan dari negara2 yang bangkrut untuk dinvestasikan > > di sini. > > > > Noval > > > > > > --- In [email protected], "Stanly Tandris" <stanlytandris@> wrote: > > > > > > Bagus juga news dari bro +, untuk kita selalu dalam keadaan waspada dan > > > mengenal dunia lain., tapi kadang agak lebih, dalam hal "Menggiring > > keadaan" > > > sehingga bisa menimbulkan kekuatiran yang berlebihan pada sebagian orang. > > > Jadi ngak usah kuatir. untung atau rugi ada waktunya. > > > > > > Jalanin aja. yang penting Happy. Dan Happy.. > > > > > > Hati Senang.. > > > > > > J > > > > > > > > > > > > > > > > > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of > > > positif01 > > > Sent: Sunday, August 07, 2011 8:57 PM > > > To: undisclosed-recipients: > > > Subject: [saham] IHSG -4,86%-05 Agustus 2011: Fakta Historis Yang Anda > > Perlu > > > Tahu > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tahukah Anda, 10 penurunan harian terdalam ('steep decline') IHSG > > terhitung > > > sejak April 2008 sebelum rilis puncak likuidasi Lehman Brothers yang > > menjadi > > > top milestone global financial crisis? Ada di mana posisi penurunan > > harian > > > IHSG Jumat lalu yang -4,86% itu? Jawabnya, lihat Chart 1. > > > > > > > > > > > > Penurunan harian IHSG Jumat lalu -4,86%, terdalam setelah 13 November > > 2008 > > > yang -5,04% di tengah puncak krisis finansial global pasca-likuidasi > > Lehman > > > Brothers! > > > > > > > > > > > > Is it a serious game or just a hide-and-seek play where you might still > > > happily shout aloud, "peek-a-boo, where are you?" :d > > > > > > > > > > > > Chart 1: IHSG steep decline (April 2008-August 2011) > > > > > > > > > > > > Description: IHSG Top Decline (2008-2011).gif > > > > > > > > > > > > '+' > > > > > > > > > >
