JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai komunitas ASEAN dalam perkembangan sejarahnya memberikan andil di kawasan Asia Pasifik. Bahkan, kini ASEAN memiliki kesempatan untuk mengubah bentuk arsitektur Asia Pasifik bahkan memberikan kontribusi secara global.
"ASEAN sekarang dapat bergerak dengan cepat dan lebih besar dari pada ASEAN dalam beberapa dekade terdahulu," kata SBY saat memberikan kuliah 30 menit saat perayaan HUT ASEAN ke 44, Senin (8/8). Setidaknya SBY memberikan empat alasan arah perkembangan komunitas ASEAN yang telah berusia 44 tahun ini. Pertama, ASEAN telah muncul menjadi sebuah kerjasama hubungan diplomatik yang sangat dibutuhkan di kawasan Asia Pasifik. "Melalui mekanisme berbagai dialog dan ini tidak terjadi pada organisasi regional lainnya. Ini menempatkan ASEAN dalam posisi yang sangat strategis," katanya. Kedua, ASEAN telah menunjukkan ketahanan ekonomi, dalam menghadapi krisis keuangan global. Bahkan kawasan ASEAN diprediksi bakal mengalami pertumbuhan ekonomi antara 5,7% sampai 6,4 % tahun ini. Artinya lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia sebesar 4,5 %. Ketiga, ASEAN telah mengembangkan potensial dalam menyikapi isu-isu global. "Kita memiliki hutan, sumber daya alam dan komoditas, perairan yang luas, populasi yang besar dan kami masyarakat terbuka," katanya. Keempat, ASEAN pun kini telah meningkatkan dalam perannya di kancah forum internasional. "Ini meningkatkan kapasitas kita untuk berkontribusi pada penyelesaian isu-isu global," katanya. http://nasional.kontan.co.id/v2/read/1312776496/74859/SBY-ASEAN-memiliki-kesempatan-ubah-wajah-Asia-Pasifik
