*INILAH.COM, Jakarta - Investor diminta tidak panik mengingat penurunan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 3.749 atau turun 4,40%
pada perdagangan saham Senin (8/8) pukul 11.19 WIB.*

Pengamat pasar modal David Cornelis menuturkan, pemberitaan akhir pekan lalu
mengenai penurunan rating utang Amerika Serikat dari AAA menjadi AA+ oleh
lembaga pemeringkat S&P memberikan sentimen negatif terhadap bursa saham
global termasuk bursa saham Indonesia. IHSG secara teknikal pun dinilai
memiliki peluang untuk melemah cukup besar sejak penembusan rekor baru pada
bulan lalu. David memprediksikan, IHSG akan berada di level support terdekat
di level 3.730 pada Senin (8/8)."Investor tidak perlu panik selama tidak
menggunakan margin dalam bertransaksi," ujar David saat dihubungi Senin
(8/8).

David menilai, penurunan IHSG ini dinilai lebih baik sifatnya ketimbangan
penurunan yang pelan tapi sistematis. IHSG pun diprediksikan akan stabil
dalam dua hingga tiga hari ke depan."*Penurunan yang cepat, drastis dan
dramatis ini sifatnya hanya temporer karena hanya tercipta oleh dua hari
saja, tidak firm untuk dikatakan bearish karena sifatnya bukan sistematis,
kemungkinan besar akan reversal dua hingga tiga hari ke depan, ini hanya
temporer, jangan panik*," kata David.

David juga menyarankan investor tidak menggunakan margin terlebih dahulu. Ia
merekomendasikan buy on weakness.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1762930/indeks-anjlok-lebih-baik-ketimbang-turun-pelan

Kirim email ke