Di tengah volatilitas tinggi, indeks-indeks utama AS mencatat kenaikan
signifikan pada perdagangan 11 Agustus. Data 'weekly jobless claims' yang
lebih baik dari ekspektasi memegang peranan kunci atas atraksi pergerakan
indeks AS tadi malam yang disertai dengan retail buying. Namun, kondisi
kenaikan yang drastis setelah penurunan yang juga drastis dari hari ke hari
setelah bursa saham memasuki 'bear market' lebih tepat dikategorikan sebagai
'another up day in bear market' dan masih jauh dari cukup untuk dapat
memberikan 'conviction signal' bahwa 'downtrend' telah berakhir sebagaimana
sebagian pelaku pasar harapakan.

Status/outlook pasar saham, baik AS/Indo masih tetap 'market in correction'.
Rekomendasi bagi mid-term/long term traders/(capital gain) investors dalam
kondisi 'in correction' adalah: 'buying while market in correction is very
dangerous.

Berikut adalah fakta pasar yang perlu dicermati;

-US trading. Volume perdagangan semua indeks utama lebih rendah daripada
hari sebelumnya. Volume perdagangan yang meningkat menjadi sinyal conviction
buying, belum terjadi;

-kenaikan indeks ditandai sejumlah peristiwa regional yang mendorong
'short-covering' dan bukan semata-mata 'conviction buying'. 'Short-covering'
dipicu oleh larangan 'short-selling' di Perancis dan kemungkinan penerapan
serupa di kawasan Eropa. Kondisi penerapan larangan, setelah Korea Selatan
terhitung kemarin, mengingatkan kondisi serupa ketika krisis finansial
global 2008. Sinyal bahwa sesuatu yang sangat tidak kondusif dalam
perdagangan sedang bergolak;

-tingkat kepanikan pasar AS yang diukur melalui indikator Volatility S&P 500
(VIX) yang naik/turun drastis, namun masih di kisaran 30-40, menunjukkan
level kepanikan yang masih bertahan. Pergerakan ekstrem VIX 11 Agustus ini
juga persis dan mengingatkan kondisi serupa pada tanggal 29 September 2008;

-persoalan fundamental perekonomian global yang dipicu oleh kondisi AS/Eropa
belum menunjukkan perkembangan apa-apa dan tidak mungkin terselesaikan
sebagaimana naik turunnya volatilitas pasar terlepas adanya 'another up day
in bear market'.

Refleksi keyakinan atas kenaikan tajam indeks-indeks utama AS, pagi ini
telah direspon oleh bursa Asia dengan kenaikan yang biasa saja ('mild')
mengisyaratkan bahwa pasar sudah terbiasa dengan pergerakan pasar global
yang volatil dan mengambil sikap penuh kehati-hatian. Selain itu, harga emas
kembali menunjukkan peningkatan.

Rekomendasi ideal pagi ini untuk bursa Indonesia adalah memanfaatkan
kesempatan sentimen retail buying dengan melakukan sell-on-strength.
Spekulasi retail buying dengan up buying at opening pada kisaran harga 5-6%
dapat diantisipasi dengan memasang offer pada kisaran eskalasi harga
tersebut.

'+'

Kirim email ke