http://idsaham.com/news-saham-Semester-I-SIPD-gunakan-capex-Rp-150-miliar-untuk-ekspansi--Kontan-217011.html


JAKARTA. Sepanjang paruh pertama 2011, PT Sierad Produce Tbk (SIPD) sudah 
menggunakan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 150 
miliar untuk ekspansi. Dana capex itu digunakan untuk membiayai proyek kandang 
ayam induk (breeding farm) dan penetasan telur (hatchery) di Kabupaten Lebak, 
Banten, juga pembangunan rumah potong ayam (RPA) di Mojokerto, Jawa Timur, 
serta penambahan gerai Belmart. 

Sekretaris Perusahaan SIPD Elies Lestari mengungkapkan, pembangunan kandang di 
Lebak masih berlangsung dan diperkirakan baru akan selesai pada 2012 nanti. 
Kandang ini bakal memiliki kapasitas produksi anak ayam alias day old chick 
(DOC) sebanyak 40 juta ekor per tahun. Total belanja modal yang dibutuhkan 
untuk menyelesaikan proyek ini mencapai Rp 400 miliar. Kebutuhan capex ini 
sekitar 70% dipenuhi dari pinjaman perbankan sedangkan sisanya dari kas 
internal Perseroan. 

Sementara, pembangunan RPA Mojokerto sudah selesai dilakukan dan siap 
beroperasi mulai September mendatang. Proyek RPA berkapasitas pemotongan ayam 
sebanyak 2.000 ekor per jam itu memakan capex sebesar Rp 65 miliar. Komposisi 
pembiayaan proyek ini juga sama dengan proyek kandang, yaitu 70% dari pinjaman, 
sedangkan sisanya bersumber dari kas internal. 

Pada semester I 2011, SIPD juga sudah membangun dua gerai Belmart di kawasan 
Tebet dan Cipete, Jakarta. Capex yang dibutuhkan untuk membangun satu gerai 
berkisar Rp 800 juta hinggga Rp 1 miliar. Elies bilang, investasi yang cukup 
besar ini sebagian besar tersedot untuk pembelian genset listrik. Maklum saja, 
produk-produk SIPD semuanya harus tetap segar sehingga harus selalu 
didinginkan. 

Pada paruh kedua 2011, SIPD bakal kembali menambah gerai Belmart. Rencananya, 
pembangunan gerai tidak hanya dilakukan di Jakarta tapi juga akan melebar ke 
Surabaya. Hal ini beriringan dengan selesainya pembangunan RPA di Mojokerto. 
"Mulai September, kita bisa pasok ayam segar ke Surabaya dan sekitarnya," kata 
Elies di Jakarta, Selasa (16/8). 

Sayangnya, Elies belum bisa membeberkan jumlah gerai yang bakal dibangun di 
semester II tahun ini. Namun, pembangunan gerai di Surabaya kemungkinan besar 
akan dilakukan akhir tahun ini.

Menurut Elies, perseroan juga bakal terus mencari pinjaman baru guna membiayai 
penyelesaian proyek kandang di Lebak dan penambahan gerai Belmart. Dia bilang, 
untuk kebutuhan capex, perseroan memang bakal lebih memilih mencari pinjaman 
dari perbankan ketimbang menerbitkan saham baru (rights issues) maupun 
obligasi. Perseroan memandang proses rights issues dan penerbitan obligasi 
memakan waktu yang cukup lama. 

Pasalnya, perseroan membutuhkan dana yang cepat guna membiayai ekspansinya. Hal 
itu diperkuat pula dengan besaran bunga pinjaman dari perbankan yang lebih 
rendah. "Maka dari itu, kami lebih memilih untuk pinjam dari bank," tandas 
Elies. Namun, dia belum bersedia membeberkan target pinjaman perseroan pada 
semester kedua ini.

 



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke