> > From: "Jhon Veter" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Thu, 18 Aug 2011 15:43:14 +0700 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: RE: [junior_Trader] 15-08-2008: Pidato Presiden RI (Seperti Apa > Gerangan?) > > > Kalo saya sih justru sekarang gak terlalu pusing dengan Eropa atau Amrik ... > so far perbankan dan industrinya masih bisa profit jadi masih ada intrinsik > value-nya. Yang saya takutin justru buble di Emas ... karena sekarang produk > derivatif dari emas udah banyak muncul padahal emas sama sekali gak bisa kita > hitung nilai intrinsik-nya atau harga wajarnya. Gak percaya??? Coba saja > hitung yield atau imbal hasil dari emas??? Ada tidak??? Dan kalo gak ada > yieldnya ya kita gak bisa hitung intrinsik valuenya. Nah untuk barang gak ada > intrinsik value seperti ini maka harga pembentuknya murni sekedar Supply and > Demand saja dimana pada satu titik ketika semua orang sudah punya emas maka > harga tinggal bergerak turun saja. > > > > Tapi tentu gerakan ini tidak akan terjadi dalam jangka waktu dekat dan > sebagai gambaran tadi pagi ada tulisan di Yahoo tentang harga emas di 1970an > yang pernah spike sampai ke USD 850 (setara dengan nilai USD 2300 di saat > ini). > > > > Salam > > > > JV > > <image001.jpg> > > Pembelian Online buku Happy Investing : > http://gramediaonline.com/moreinfo.cfm?Product_ID=682664 > > Bedah Buku Happy Investing secara Online : > http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3831585 > > > > > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On > Behalf Of [email protected] > Sent: 18 Agustus 2011 14:36 > To: [email protected] > Subject: Re: [junior_Trader] 15-08-2008: Pidato Presiden RI (Seperti Apa > Gerangan?) > > > > > > Pak JV, > Klo kita melihat kenyataan perbankan di Eropa saat ini kondisinya kan sudah > pucat pasi alias 'kurang darah dan sesak nafas', bahkan disebutkan lubangnya > sudah menga-nga besar, bahkan besarannya lebih dari krisis subprime morgage > (Fokus Kompas minggu lalu, saya lupa tgl persisnya berapa). Belum lagi > defisit anggaran pemerintah US, khusus untuk bulan Agustus saja hutang jatuh > tempo+anggaran pemerintah yang hrs ditutupi sebesar 635,5 bn $, bandingkan dg > QE2 bln Nov'10-Juli'11 sebesar 600 bn $ (Kontan Online, oleh Nico). > Kepercayaan antar bank saat ini juga kecil sekali dan seretnya likuiditas > dengan tingginya yield yang diminta terhadap surat hutang pemerintah negara2 > Eropa. Faktor inilah yang mendorong The Fed kemungkinan akan melakukan QE3 > atau sejenisnya untuk memompa uang ke market diikuti oleh ECB sehingga > mendorong harga emas terus melambung tinggi. > Bila hal ini terus berlanjut sementara perbaikan tidak kunjung selesai, sudah > tentu akan menimbulkan hyper inflasiatau mungkin stagflasi di negara yang > mengalami krisis. Pertanyaannya kira-kira akan ke manakah global market ke > depannya? > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > From: [email protected] > > Sender: [email protected] > > Date: Thu, 18 Aug 2011 03:52:45 +0000 > > To: <[email protected]> > > ReplyTo: [email protected] > > Subject: Re: [junior_Trader] 15-08-2008: Pidato Presiden RI (Seperti Apa > Gerangan?) > > > > > > > Kenapa ya..setiap postingan dr pak JV ini selalu bisa saya mengerti dengan > baik. Bahasa dan penjelasannya runut dan mudah dicerna untuk orang awam > seperti saya ini. Meskipun membahas soal yg berat sekalipun. Misalnya soal > makro n mikro ekonomi negara ataupun soal bahsan teknikal saham yg njelimet. > > Sy tidak selalu membaca setiap postingan di milis ini. Tp khusus dr beliau sy > ushakan selalu baca. Krn sy merasa mendapat value added setiap membaca > postingan beliau. > > Lama2 bisa ngefans nih sy sama pak JV.... :D > > Keep posting ya pak... > > Salam, > Lailiyah > > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > From: "Jhon Veter" <[email protected]> > > Sender: [email protected] > > Date: Thu, 18 Aug 2011 09:38:25 +0700 > > To: <[email protected]>; <"'undisclosed-recipients:'"> > > ReplyTo: [email protected] > > Subject: RE: [junior_Trader] 15-08-2008: Pidato Presiden RI (Seperti Apa > Gerangan?) > > > > > > > > Dear pak Positif, trims loh udah cape-cape kasih banyak link ke kita. Sebagai > investor bijak dan Rational tentu kita dapat mengambil “Benang Merah” dari > kejadian setiap krisis yang pernah terjadi bukan saja di Indonesia tetapi > juga di seluruh dunia. Nah kalo saya sih benang merah dari setiap krisis > secara umum adalah sebagai berikut : > > · Perbankan è adalah kunci dari krisis terutama karena fungsi > intermediasi dan sifat bisnisnya yang menggunakan “Laverage” Tinggi. > Perbankan yang sakit cenderung membuat efek dari sebuah krisis menjadi > semakin parah dan demikian sebaliknya. > > · Daya Beli è Sistem ekonomi kapitalis sangat mengandalkan pada > kemampuan Konsumen menyerap “Output” produksi yang dihasilkan. Berdasarkan > teori di buku diktat kuliah maka Modal (Capital) adalah nafas dari sistem > kapitalis, nah untuk bagi saya jika modal adalah nafas maka konsumen adalah > “Darah” bagi sistem kapitalis. Turunnya daya beli pada sistem ekonomi dunia > yang kapitalis saat ini tentu akan membuat ekonomi mengalami “Kurang Darah” > sehingga harus di ICU dulu. > > > > Nah pertanyaan nya untuk kita renungkan adalah “Bagaimanakah kondisi > perbankan & Daya Beli dunia saat ini???” Sebagai proses pembelajaran kita > bisa bandingkan dengan kondisi dunia di tahun 2008 dan tahun 2011 dimana ada > fakta dan kenyataan yang sangat-sangat menarik untuk disimak. > > > > Jangan lupa coba bandingkan dengan ciri-ciri setiap periode ekonomi seperti > yang ditulis dalam buku Happy Investing “White Edition”. Nah ... dari > pengetahuan seperti ini kita dengan mudah menjadi “Pembaca” Jaman sehingga > tidak mudah kagetan atau latah hehehe. > > > > Ada tanggapan atau diskusi??? Pelase feel free teman-teman .... > > > > Salam > > > > JV > > <image001.jpg> > > Pembelian Online buku Happy Investing : > http://gramediaonline.com/moreinfo.cfm?Product_ID=682664 > > Bedah Buku Happy Investing secara Online : > http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3831585 > > > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On > Behalf Of positif01 > Sent: 18 Agustus 2011 8:32 > To: undisclosed-recipients: > Subject: [junior_Trader] 15-08-2008: Pidato Presiden RI (Seperti Apa > Gerangan?) > > > > > > Presiden RI belum lama usai menyampaikan pidato kenegaraan tahunan di hadapan > DPR/DPD pada 16 Agustus 2011, yang merupakan konvensi pidato R-APBN untuk > 2012. Presiden RI periode lalu, Megawati, meminta Presiden SBY untuk > mewaspadai perkembangan perekonomian global > (http://finance.detik.com/read/2011/08/17/121242/1705319/4/mega-ingatkan-sby-waspadai-perkembangan-ekonomi-global?nhl), > sementara Wapres RI periode sebelumnya, Jusuf Kalla, menanggapi bahwa sudah > sepatutnya Presiden SBY optimis > (http://www.detiknews.com/read/2011/08/17/131415/1705349/10/jk-sudah-seharusnya-pidato-sby-bernada-optimis). > > > > Yang menarik rasa ingin tahu sebagai kilas balik 2008 ketika krisis finansial > global, dan perkembangan kondisi perekonomian global yang kini juga semakin > tidak menentu, apa yang sudah dinyatakan oleh Presiden RI kala itu tentang > krisis ekonomi. Kebetulan Presiden-nya juga sama. Sebagai catatan kecil, 15 > Agustus 2008 bertepatan dengan 1 bulan (15 September 2008) sebelum Lehman > Brothers Holdings Incorporated resmi mengajukan proteksi kepailitan > (bangkrut) yang selanjutnya menjadi penanda sejarah penting krisis finansial > global > (http://www.sec.gov/Archives/edgar/data/806085/000110465908059632/a08-22764_4ex99d1.htm). > Dua hari kemudian (17 September 2008), SEC (Bapepam AS) mengumumkan larangan > darurat sementara yang menghentikan praktik 'short-selling' terhadap semua > saham dalam sektor finansial > (http://www.sec.gov/news/press/2008/2008-204.htm). > > > > Dan, fakta kunci krisis finansial global 2008 apa yang mendahului pidato > Presiden RI pada 16 Agustus 2008? > > > > - 17 Pebruari 2008: Bank Northern Rock diambil alih oleh Pemerintah Inggris > (http://webarchive.nationalarchives.gov.uk/+/http://www.hm-treasury.gov.uk/press_16_08.htm); > > - 24 Maret 2008: Bank Sentral AS Cabang New York menyetujui penyediaan 'term > financing' untuk memfasilitasi rencana akuisisi The Bear Stearns Companies > Inc. oleh JP Morgan Chase & Co. > (http://timeline.stlouisfed.org/index.cfm?p=timeline); > > - 05 Juni 2008: Bank Sentral AS menyetujui pemberitahuan Bank of America > untuk mengambil alih Countrywide Financial Corporation > (http://www.federalreserve.gov/newsevents/press/orders/20080605a.htm); > > - 15 Juni 2008: SEC (Bapepam AS) mengumumkan larangan darurat sementara yang > menghentikan praktik 'short-selling' terhadap Fannie Mae, Freddie Mac, dan > 'primary dealers' pada lembaga perbankan komersial dan investasi > (http://www.sec.gov/news/press/2008/2008-143.htm). > > > > Dan, berikut pernyataan menarik dalam pidato Presiden RI 15 Agustus 2008 > tentang perkembangan krisis finansial global > (http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=2518&Itemid=26): > > > > - Dari kondisi yang terpuruk 10 tahun yang lalu, Indonesia kini telah berubah > menjadi bangsa yang dinamis dan penuh harapan. Kita sudah pulih dari krisis > moneter yang dulu melumpuhkan Indonesia. > > > > - Bahkan pada Semester I Tahun 2008 ini, kita tetap bisa menjaga momentum > perekonomian kita dengan tingkat pertumbuhan mencapai 6,4 persen. Ini > merupakan laju pertumbuhan tertinggi setelah krisis ekonomi tahun 1998. > > > > - Terus terang tahun 2008 ini adalah tahun yang sulit dan sarat dengan > tantangan. Harga minyak dunia mencapai titik tertinggi dalam sejarah. Harga > pangan di berbagai penjuru dunia melonjak drastis. Ekonomi dunia terancam > resesi. Bank Dunia memprediksi bahwa situasi energi dan pangan ini berpotensi > memicu krisis sosial, ekonomi dan politik di 33 negara, dan mengakibatkan 100 > juta orang di seluruh dunia kembali jatuh di bawah garis kemiskinan. > > > > - Dalam suasana krisis pangan global ini, kita harus memperkuat stok pangan > nasional kita. Pemerintah telah menetapkan bahwa stok beras nasional > ditingkatkan hingga mencapai 3 juta ton, dari sebelumnya hanya 1 juta ton. > Barulah setelah itu, kita berbicara tentang kemungkinan ekspor beras. > > > > - Yang penting, dalam kondisi yang sulit, kita harus menghindari sikap saling > menyalahkan, saling menyerang dan saling menjatuhkan. Sebaliknya, kita justru > harus tetap optimis, terus bekerja-sama, bahu membahu untuk mengubah krisis > menjadi peluang, demi kebaikan rakyat Indonesia. > > > > - Insya Allah, dalam waktu dekat, laju pertumbuhan ekonomi kita akan kembali > pada prestasi yang pernah kita alami selama 30 tahun sebelum krisis ekonomi. > > > > - Saya sungguh yakin bahwa setiap masalah, setiap krisis, betapapun beratnya, > selalu mengandung benih-benih peluang dan selalu ada jalan keluarnya. > > > > 16 Agustus 2011: > > > > Di tengah perkembangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian itu, ekonomi > kita tahun ini diperkirakan tumbuh 6,5 persen. Pertumbuhan ekonomi tahun > ini—yang merupakan pertumbuhan tertinggi setelah krisis 1998—didukung oleh > investasi, ekspor, dan konsumsi masyarakat. > > (http://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=5726&Itemid=26) > > > > '+' > > > > > > > > > > >
