Bagaimana Arah pergerakan Bursa kita setelah mengalami koreksi tajam. Bursa-bursa Saham global mengalami koreksi setelah merespon Turunnya Surat Hutang Amerika dari AAA menjadi AA+ menambah kepanikan pasar global dan FOMC yang menghasilkan keputusan membiarkan The Fed rate tetap hingga pertengah tahunan 2013. Salah satu instrumen investasi yang menjadi safe haven adalah GOLD. Rekor ketinggian baru dicetak di 1800an.
Bagaimana dengan IHSG ? Apakah warna hijau yang sedikit muncul mengindikasikan sudah terjadi rebound, atau kah rebound semu yang dapat digunakan investor/trader untuk melakukan stop loss di level yang lebih baik? Sepertinya pasar berkonsolidasi, berhati-hati, menunggu arah pergerakan yang lebih jelas. Di era globalisasi ini, IHSG tidak berdiri sendiri tetapi berkaitan dengan instrumen lain seperti bursa global, regional, komoditi(emas, minyak) bahkan pasar forex seperti EUR, USD dan Rupiah sendiri. Terlebih banyaknya "pemain asing" yang membawa Hot Money ikut meramaikan bursa kita. Kita perlu mempelajari mengamati prilaku mereka di Saham, Rupiah dan SUN/SBI. Permainan mereka yang sering berputar di instrumen tersebut dapat menolong kita untuk mendapatkan gambaran arah pergerakan mereka. Pergerakan Rupiah dan IHSG sering berkaitan. Penguatan yang satu mendorong penguatan yang lain. IHSG ketika berada di 4,193, saat itu Rupiah diperdagangkan dipasar Spot pada level 8455. Saat ini Rupiah di 8530-8550. Rupiah sendiri sering dipicu penguatan EUR/USD. Dimana ketika EUR menguat, pasar menganggap USD sebagai rivalnya sedang melemah. Dan Rupiahpun ikut menguat. IDR dalam minggu terakhir ini masih belum mampu menguat di bawah 8500. EUR yang sebagai katalisator tidak mampu bergerak banyak karena bayang-bayang krisis Hutang di zona EURO tersebut. Sehingga untuk berharap IHSG bergerak cepat dalam waktu dekat ini belum terlihat. Dengan kondisi yang masih labil di pasar global, ada risiko koreksi yang berlanjut... Tetapi bisa diyakini sekalipun dalam minggu ini, asing melakukan penjualan bersih yang cukup besar di Bursa saham maupun di SUN kita, tetapi mereka tidak meninggalkan Indonesia. Indonesia masih menjadi lahan investasi mereka di tengah krisis US dan hutang Eropa serta tingginya harga komoditi emas yang rawan koreksi. Perlu membaca catatan, biasanya menjelang liburan Idul Fitri, IHSG rawan koreksi. Para pelaku lebih aman memegang cash di tengah ketidak pastian libur panjang. IHSG sepertinya akan dibawa dan ditahan di level 4000 menjelang libur panjang. Bursa kita akan naik tetapi perlu menunggu Market Timing yang tepat untuk kembali berselancar... -- www.Rajawali.tv Training Investasi Tingkat Lanjutan & Terlengkap ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
