klo gak ada QE3...berarti obama gak kepilih lagi deh :)

2011/8/22 Alex Wijaya <[email protected]>

> **
>
>
> kesimpulannya gimana Pak Chandani, dow tambah jelek gitu? arah market crash
> gitu ya pak? trims.
>
> ------------------------------
> *Dari:* "[email protected]" <[email protected]>
> *Kepada:* [email protected]
> *Dikirim:* Senin, 22 Agustus 2011 22:41
> *Judul:* [saham] Kayaknya ga ada QE 3 nih
>
>
>  Bagaikan film Godfather Part III, ketika adegan Al Pacino menyesalkan
> ketidakmampuannya untuk keluar dari dunia hitam, ketika Al Pacino mau tobat
> selalu saja ada kejadian yang mengharuskannya terlibat lagi di lembah hitam.
>
> Hal ini serupa dengan yang dialami oleh Gubernur Federal Reserve Ben
> Bernanke yang sedang menyiapkan pidato di Jackson Hole, Wyoming hari Jumat
> nanti. Beberapa bulan lalu Mr. Bernanke dan kolega nya di Federal Reserve
> berharap ekonomi mulai mendapat topangan solid dan dapat pulih dengan
> sendirinya tanpa dukungan dari bank sentral lebih lanjut. Alih-alih,
> pertumbuhan ekonomi malah mengecewakan, the Fed membuka peluang pemangkasan
> moneter lebih lanjut, akibat ekonomi yang sulit keluar dari kekelaman.
>
> Padahal di rapat FOMC tanggal 9 Agustus, pejabat Fed masih tampak optmis,
> dengan memperkirakan ekonomi tumbuh 2.8% di 2011, sementara di 2012,
> pertumbuhan diprediksi bank sentral pada 3.5% melampaui estimasi analis pada
> laju 2.5%. Tapi pada pidato nya hari Jumat nanti kemungkinan The Fed akan
> menurunkan proyeksi laju pertumbuhan tersebut.
>
> Para investor juga memperkirakan Bernanke akan merevisi penyebab kinerja
> ekonomi akibat gempa Jepang dan kenaikan harga minyak ditengah kekacauan
> geopolitik Timur Tengah bukan lagi bersifat temporer, dan ada faktor lain
> yang lebih kuat seperti kebijakan fiskal dan belum pulihnya sektor perumahan
> AS.
>
> Kesulitan The Fed untuk membaca arah ekonomi saat ini menjadi hambatan The
> Fed untuk mengambil tindakan terlalu jauh seperti QE3 pada hari Jumat,
> terutama akibat resiko inflasi yang mulai menanjak. Maka para pelaku pasar
> kemungkinan akan kecewa karena tidak diberikannya stimulus QE3 oleh The Fed
> pada pertemuan Jackson Hole kali ini.
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 22 Aug 2011 05:35:04 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
>  Wah kalo bang Ian bilang Schroders oke saya ikutan ah :)
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 22 Aug 2011 12:20:11 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
> Setahu saya ada banyak bank yang jualan reksadana Schroders.
> Di Bank Mandiri ada jualan banyak reksadana, termasuk RD Shcroders.
>
> Kalau dikenain marketing fee, di nego saja :)
> Setahu saya untuk RE Dana Prestasi Plus, bisa dinego jadi 0,75%. Syukur2
> bisa lebih murah.
> Kalau RE Dana Istimewa dan RE 90 plus, sepertinya karena masih baru
> ditawarkan di Bank Mandiri, marketing fee nya 0%  :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/8/22 ahmad saharjo <[email protected]>
>
>
>
> Kalau untuk RD Schroders di jual di bank mana saja bang?
>
> ------------------------------
> *From:* Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Sent:* Monday, August 22, 2011 12:04 PM
>
> *Subject:* Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
> RD Danareksa, saya kurang kuasai. Mungkin bisa dicek saja kinerja mereka
> selama 1-5 tahun terakhir seperti apa.
>
> Saya pribadi lebih memilih Schroders dengan pertimbangan mereka
> konservatif, dan sudah terbukti cukup sukses dalam melewat masa krisis 2008
> lalu. Pagi ini saya sudah belanjakan sebagian dana investasi saya ke
> reksadana equity. Moga2 IHSG ditutup merah, supaya saya dapat harga RD
> Equity nya juga lebih murah harganya :)
>
> Saya tidak pilih Panin Dana Maksima, karena kebetulan di bank saya, tidak
> menjual RD Panin DM :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/8/22 TahuGejrot <[email protected]>
>
> **
>
>
>
> Bang Ian,
> Boleh minta pendapatnya utk RD Danareksa?
> Terima kasih sebelumnya.
>
> Rgds,
> Aris
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 22 Aug 2011 11:50:43 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
> Saya ngga bisa rekomendasikan apa2 soal reksadana, karena tergantung dari
> preferensi masing2 terhadap resiko dan tingkat keuntungannya.
>
> Yang saya tahu, panin dana maksima hasilnya cukup tinggi. Hanya sayangnya
> saya ngga bisa tahu isi portonya apa saja, setidaknya yg 5 terbesarnya
> ditaruh di saham2 seperti apa. Saya coba cari lewat google dan website,
> belum ketemu. Tapi kalau dari sisi kenaikan NAB, setahu saya panin dana
> maksima termasuk yg tertinggi.
>
> Untuk BNP Paribas (dulunya Fortis), kinerja reksadana ekuiti nya ngga jauh2
> beda dengan schroders.
>
> Untuk Schroders, ada tiga macam reksadana equity yg saya tahu (silakan
> ditambahkan kalau ada yg lainnya).
> Reksadana Equity (RE) Prestasi Plus
> RE 90 plus
> RE Dana Istimewa
>
> Urutan di atas adalah dari yg paling konservatif sampai yg ke agresif dari
> sisi RE.
> RE Prestasi Plus, minimum 80% dalam saham. Sahamnya setahu saya saham2
> unggulan dan kapitalisasi besar.
> RE 90 plus, minimum 90% dalam saham. Sahamnya setahu saya saham2 unggulan
> dan kapitalisasi besar.
> RE Dana Istimewa, minimum 80% dalam saham, dan sekitar 25% dialokasikan ke
> small caps.
>
> Mana yang terbaik, saya ngga tahu, karena masing2 bisa memiliki kelebihan
> dan kekurangannya. Sesuaikan saja dengan toleransi resiko masing2 dengan
> membandingkan potensi keuntungannya.
>
> Setahu saya, untuk reksadana equity, biasanya peruntukannya untuk aset yg
> sedianya untuk diinvestasikan 18 bulan ke atas. Saya pribadi, berencana
> untuk tahunan,, kecuali ada perubahan data2 makro yg sifatnya sangat
> signifikan yg membuat saya berubah pikiran dan mencairkan sebelum mencapai 1
> tahun.
>
> Semoga bermanfaat.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
> 2011/8/22 <[email protected]>
>
> **
>
>
> Bang ian, minta rekomendasinya dong, reksadana ekuiti yg bagus, prefer
> schroeder dana prestasi plus, schroeder ninety plus atau bnp paribas atau
> panin?
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 22 Aug 2011 08:51:09 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
> Pak Eric, untuk investasi, saya taruhkan di reksadana ekuiti saja. Lebih
> praktis untuk saya dan lebih konservatif. Hal ini karena saya lebih fokus di
> urusan trading saja. Untuk rekening trading pun, saya juga sudah alokasikan
> jadi dua bentuk saham. Sebagian (kurang lebih separuhnya) saya taruhkan ke
> saham yg menurut saya dalam 12 bulan ke depan memiliki harapan naik 300% dan
> 500% (tipe sahamnya seperti saham KKGI, jadi emitennya termasuk dalam fase
> early stage), sementara separuhnya lagi saya gunakan untuk trading2 pendek.
> Sebagian dana trading saya, saya masukan ke trading jangka panjang, hal ini
> karena dana trading yg saya masukan itu adalah sebagian dari keuntungan yg
> saya dapatkan dari trading tahun ini. Jadi, bisa dikatakan itu free money,
> sehingga saya cenderung berani memasukan ke yg resikonya lebih tinggi.
> Sementara dana awal plus bagian keuntungan lainnya tahun ini, tetap saya
> tradingkan jangka pendek. Dengan teknik trading seperti ini, saya melakukan
> leveraging kinerja trading. Ini adalah salah satu teknik trading dari sekian
> banyak teknik trading yang ada.
>
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
> 2011/8/22 <[email protected]>
>
> **
>
>
> Yup, thx bang atas tanggapannya, jd ini rek buat investasi long term ya
> bang? Bocoran dunk bang utk incarannya, perbankan mayb? BBRI hrg wajar
> menurut bang IAN diberapa ya? Sekali lagi thx a lot.. Happy cuan ya bang..
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 22 Aug 2011 08:21:52 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
> Pak Eric, yg saya ceritakan mau masuk itu adalah rekening investasi, dimana
> keputusan masuk keluarnya berdasarkan valuasi saham atas kinerja fundamental
> emiten dan proyeksi kondisi makro ekonomi Indonesia dengan memperhatikan
> kondisi makro global. Jadi, rekening investasi tidak ada hubungannya dengan
> urusan grafik :)
> Untuk rekening investasi pun, saya rencananya akan masuk bertahap. Tahap
> pertama, saya akan masukan separuh dana, sedangkan separuhnya lagi saya
> masih pegang dalam bentuk setara cash. Saya hanya tidak ingin melepas
> peluang dapat harga murah secara valuasi. Toh, Morgan Stanley juga dalam
> riset nya yg sudah saya kirimkan kemarin, untuk tahun 2012 dia targetlam
> IHSG di 4300.
>
> Silakan di cek saja postingan saya bulan Juni lalu agar lebih jelas bahwa
> saya membedakan rekening investasi dan rekening trading. Kalau susah nyari
> postingan lama, lihat saja di twitter saya di  @irwanariston karena lebih
> gampang nyarinya :)
>
> Yang punya urusan dengan grafik adalah rekening trading. Untuk trading,
> sudah saya kasih clue nya belakangan ini dengan strategi nyopet. :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/8/22 <[email protected]>
>
> **
>
>
> saya ini salah satu yg suka baca tulisan bang IAN, dan bang IAN pernah
> menulis "kalo chart sudah mengatakan out ya saya pasti out, gak peduli kata
> analis lain, belajar dari pengalaman di tahun 2008" nah yg jd pertanyaan
> apakah kondisi chart skrg sudah kondusif sehingga bang IAN berencana
> memasukan lagi dana nganggur yg sempat out di juni itu, thx bang atas
> tanggapannya.. :)
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * [email protected]
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 21 Aug 2011 15:35:49 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
>  ** Mungkin yg ditanyakan adl secara grafik, apa bedanya sekarang dgn Juni
> bang? :)
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sun, 21 Aug 2011 21:39:52 +0700
> *To: *[email protected]<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
>
>
> Bedanya, waktu kemarin awal Juni 2011, bagi saya itu kejutan pertama atas
> data makro AS. Lalu saya amati dulu reaksi pasar seperti apa. Saya tidak
> ingin mengalami kasus 2008. Setelah saya sadar pasar cukup kuat untuk
> menerima kondisi atau berita negatif tersebut, barulah saya mulai mengatur
> strategi investasi dan trading di saham :)
>
> Saya sadar bahwa masih banyak yang trauma dengan kasus 2008. Saya memilih
> umtuk belajar dari kasus 2008, dan mulai mengamati tingkah laku market
> seperti apa. Saat ini saya perhatikan mulai banyak trader dan investor yg
> cerdas, tidak gampang panikan lagi. Bahkan mereka justru memanfaatkan
> penurunan2 yg terjadi sebagai kesempatan utk cari profit dlm jangka wkt
> yrading yg sangat pendek misalkan beberapa menit atau jam, profit 2-3%.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> Sent from my iPad
>
> On Aug 21, 2011, at 6:32 PM, [email protected] wrote:
>
> > Pak Irwan,
> >
> > Apa beda kondisi saat ini dengan saat kemaren pak Irwan keluar dari
> pasar?
> > Berita yang sama dengan utang US dan krisis Eropa.
> >
> > Terima kasih untuk penjelasannya.
> >
> > Salam,
> > Jansent
> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Irwan Ariston Napitupulu" <[email protected]>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Sun, 21 Aug 2011 11:13:45
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: Re: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
> >
> >
> > Kalau 2008 itu krisis di AS dan Eropanya parah banget. Sekarang belum
> jelas, apa akan lebih parah ada tidak. Yang jelas, data2 ekonomi makro saat
> ini tdk menujukkan parah.
> >
> > Selain itu, untuk Indonesia, krisis 2008 itu kita blm pernah belajar
> menghadapi krisis terkait pasar modal. Akibatnya yg ada adalah kepanikan.
> Sekarang, 2011, dgn kondisi makro Indonesia yg jauh lbh kuat, ditambah
> investor Indonesia ngga lagi gampang panikan, malah berharap IHSG bisa turun
> banyak agar bisa beli lebih murah. Akibatnya, begitu banyak yg nungguin IHSG
> jatuh dalam dgn pegang cash, tapi IHSG nya hanya turun wajar2 saja walaupun
> sdh dibombardir dengan bad news yg banyak dr luar, plus ditakut2in krisis
> spt thn 2008 bahkan dibilang lebih parah nantinya, tetap saja IHSG nya
> anteng2 saja. :)
> >
> > Sampai detik ini, saya belum baca satu analisa puin dr asing atau lokal
> yg mengatakan Indonesia kondisi makronya jelek dan terancam krisis. Kenapa?
> Karena memang tdk ada data yg bisa dipakai utk bikin analisa negatif.
> >
> > Jadi, biarkan saja kita ditakut2in yg serem2, lumayanlah bisa untuk beli
> dgn hrg lebih murah untuk tujuan investasi. Saya malah berharap hari senin
> IHSG bisa turun banyak, krn lagi niat masukin kembali dana investasi yg
> nganggur sejak awal Juni lalu :)
> >
> > jabat erat,
> > Irwan Ariston Napitupulu
> >
> >
> > Sent from my BlackBerry®
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "Erianto" <[email protected]>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Sun, 21 Aug 2011 08:19:11
> > To: <[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [saham] Re: Jangan Lawan Market vs Lawan Market
> >
> > Menurut bang Ian, apakah kondisi sekarang tidak akan seperti thn 2008?
> > Ini yg membuat saya ragu utk membeli. Padahal kalo melihat bbrp saham
> valuasinya sdh cukup murah per penutupan Jumat kemarin. Mohon pencerahan
> bang Ian utk perkiraan pasar bbrp bulan ke depan. Terima kasih.
> >
> > Salam,
> >
> > Erianto - Makassar
> >
> >>> ------------------------------
> >>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
> >>> *Sender: * [email protected]
> >>> *Date: *Sun, 21 Aug 2011 10:28:49 +0700
> >>> *To: *<[email protected]>
> >>> *ReplyTo: * [email protected]
> >>> *Subject: *[saham] Jangan Lawan Market vs Lawan Market
> >>>
> >>>
> >>>
> >>> Di bisnis saham, saya bedakan antara menjadi investor dan menjadi
> >>> trader. Investor melakukan aktivitas beli dan jual saham berdasarkan
> >>> valuasi alias kalau harga di pasar sudah terdiskon lumayan besar dari
> >>> valuasi wajar saham tersebut, maka dapat menjadi saat yang tepat untuk
> >>> masuk. Kalau jauh di atas valuasi wajarnya, adalah saat untuk jualan.
> >>> Trader melakukan aktivitas beli dan jualnya berdasarkan grafik. Bila
> >>> trend market sedang turun, dia ambil posisi sell/short, bila trend
> >>> market sedang naik, dia ambil posisi buy/long.
> >>>
> >>> Dari perbedaan di atas, maka bila anda ingin trading, sebaiknya
> >>> hindari kondisi saat market bearish alias jangan lawan market, kecuali
> >>> untuk kepentingan nyopet :)
> >>> Tapi bila anda ingin jadi investor, maka justru anda masuk pada saat
> >>> harga saham sudah dirasa murah secara valuasi dimana harga murah itu
> >>> terjadi pada saat penurunan. Dengan kata lain, berarti investor
> >>> masuknya justru pada saat harga turun alias melawan market. Warren
> >>> Buffett sering melakukan tindakan demikian karena WB adalah value
> >>> investor. WB sering masuk ke pasar pada saat market berdarah2, tapi
> >>> bagi WB justru dia melihat banyak saham yg hijau alias menjanjikan
> >>> keuntungan lumayan besar dalam jangka waktu tertentu. Investor
> >>> cenderung menjadi contrarian terhadap market, seperti yg sering
> >>> dilakukan oleh WB.
> >>>
> >>> Saya pribadi, dalam kondisi seperti sekarang, akan berburu saham2 yg
> >>> murah yg kalau saya pegang paling lama satu tahun, bisa menghasilkan
> >>> gain yang lumayan besar. Sementara kalau turun, saya akan tetap hold.
> >>> Selain itu, saya juga akan sisihkan dana yang siap saya pakai untuk
> >>> trading pendek, buy and sell. Dengan demikian, saya tidak masalah
> >>> harga2 saham akan turun terus, karena saya punya dana untuk tetap
> >>> trading. Dan saya juga tidak masalah kalau ternyata harga2 saham naik
> >>> karena saya sudah memiliki saham2 investasi. Alias, mau naik atau
> >>> turun, ngga terlalu pusingkan karena tetap bisa dapat keuntungan :)
> >>>
> >>> Sekarang tinggal kembali ke masing2 diri kita saja. Apakah kita mau
> >>> ekstrim jadi trader, atau ekstrim jadi investor, atau kita bisa
> >>> mengkombinasikan keduanya dalam bisnis saham.
> >>>
> >>> Happy trading dan investing :)
> >>>
> >>> jabat erat,
> >>> Irwan Ariston Napitupulu
> >>>
> >>>
> >>>
> >>
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------------
> >
> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >
> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >
> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> > Yahoo! Groups Links
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>  
>

Kirim email ke