Ada dua pidato penting bagi pasar pada minggu pertama September ini.
Presiden Obama dijadwalkan berpidato tentang penciptaan lapangan pekerjaan
pada 'joint-session Congress' pada hari Jumat, 09 September, pukul 06:00
pagi waktu Indonesia, dan Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke, akan
menyampaikan pidato pada forum 'Economic Club of Minnesota' pada hari Jumat,
09 September, pukul 01:30 pagi waktu Indonesia.
Pidato Ben Bernanke sekaligus menjadi pidato pemanasan jelang momen penting
rapat FOMC (Federal Open Market Committee) yang dikepalai oleh Bernanke, dan
diperpanjang menjadi dua hari di luar kebiasaan, pada 20-21 September nanti.
Pidato pemanasan Bernanke di Minnesota yang mengambil topik "The U.S.
Economic Outlook" ini akan menjadi krusial dalam mengantisipasi arah rapat
FOMC nanti. Pada rapat FOMC 20-21 September, telah diantisipasi oleh
mayoritas pelaku pasar bahwa FOMC akan mempertimbangkan langkah-langkah baru
yang dapat mendorong pertumbuhan di tengah melemahnya pasar tenaga kerja dan
pemulihan ekonomi yang terkendala. Kebijakan moneter secara umum bergerak
dengan jeda waktu yang cenderung tertinggal ('lag'), sehingga oleh karena
itu setiap perubahan/penyesuaian kebijakan tidak tergantung kepada apa yang
telah/baru saja terjadi, tetapi lebih kepada apa yang Bernanke dan
rekan-rekan sejawat harapkan terjadi di masa mendatang.
Menjadi pertanyaan bagi para pelaku pasar tentang pidato pemanasan Bernanke
Jumat nanti. Seberapa jauh Bernanke mungkin telah menurunkan ('downgrade')
ekspektasinya untuk pertumbuhan tahun depan di tengah pelemahan kondisi
terkini, dan apakah Bernanke juga berpikir bahwa tekanan inflasi akan segera
surut,yang telah ditandai dengan pemotongan suku bunga pada beberapa negara,
sehingga kondisi ini akan mendorong tindakan pelonggaran moneter ('monetary
easing') lebih lanjut.
http://www.federalreserve.gov/whatsnext.htm
'+'