bernanke pintar, dia pengen tau dulu pendapat publik kalo Q3 tidak 
diberikan..bernanke sengaja melakukan itu untuk melihat psikologis 
masyarakat..justru kita tunggu hasil FOMC akhir september ini saja..mudah2an 
sudah ada keputusannya...menurut saya Q3 harus dijalankan


DarioAmran

--- Pada Jum, 9/9/11, yenti kusuma <[email protected]> menulis:

Dari: yenti kusuma <[email protected]>
Judul: [saham] Pidato Bernanke Bikin Kecewa, Wall Street Langsung Loyo
Kepada: "saham" <[email protected]>
Tanggal: Jumat, 9 September, 2011, 9:00 AM







 



  


    
      
      
      Jumat, 09/09/2011 06:55 WIB


Pidato Bernanke Bikin Kecewa, Wall Street
Langsung Loyo  


Nurul Qomariyah -
detikFinance 








 


Foto: Reuters


  
  
  New York -
Pidato Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke yang tidak mengindikasikan adanya
stimulus membuat investor kecewa. Bursa Wall Street pun langsung merosot.




Padahal investor sudah lama menantikan pidato Bernanke
tentang outlook ekonomi, yang diharapkan bisa memberikan petunjuk tentang
adanya stimulus baru guna mendongkrak perekonomian AS yang sedang bergerak
lesu.



Kenaikan klaim pengangguran yang dilaporkan
sebelumnya juga semakin menekankan pelemahan ekonomi AS. Data kenaikan klaim
pengangguran itu datang sebelum pidato Presiden Barack Obama, yang akan
mengumumkan paket pengurangan pengangguran senilai US$ 300 miliar.



"The Fed tidak datang dengan opsi lain atau
perkakas lain yang diinginkan ataupun telah diharapkan pasar. Pasar kecewa
karena ini bukan pengubah permainan," ujar Tim Ghriskey, chief investment
officer Solaris Asset Management seperti dikutip dari Reuters, Jumat (9/9/2011).



Pada perdagangan Kamis (8/9/2011), indeks Dow
Jones melemah 119,05 poin (1,04%) ke level 11.295,81. Indeks Standard &
Poor's 500 juga melemah 12,72 poin (1,06%) ke level 1.185,90 dan Nasdaq melemah
19,80 poin (0,78%) ke level 2.529,14.




(qom/qom) 


    
     

    
    


 



  



Kirim email ke