Vegetable/edible oil menjadi satu dari sedikit kelompok aset beresiko yang tidak hanya bertahan di teritori positif, tetapi justru naik lebih tinggi meski indeks saham global melemah minus 2-4%, 'crude oil' fut -2,29% dan 'gold' spot yang hanya naik tipis 0,15%.
Lihat data veg oil dari Thompson Reuters per penutupan 'electronic trading' futures di pasar AS pada Jumat kemarin, 09 September 2011 (Attachment 1). Untuk referensi data publik soft commodity/agriculture fut: http://www.bloomberg.com/markets/commodities/futures/ Mengapa veggie oil, di antaranya soybean dan palm oil, dapat bertahan di teritori positif dan bahkan tetap naik harganya, juga kelompok 'grain' lainnya, seperti corn/jagung? Senin pagi akan dibahas sedikit. *Attachment 1*: Veggie Oil, Friday, 09 September 2011 [image: Veggie Oil Fut (09 Sept. 2011).gif] '+' 2011/9/10 positif01 <[email protected]> > Indeks global yang ditutup Jumat malam oleh indeks kawasan Eropa dan > Amerika Utara 'pull-back' yang ditandai dengan peningkatan indeks > volatilitas/'fear gauge' ke level 40 sekaligus saat bersamaan alert market > kembali 'near short-term' bottoming dan bersiap segera 'bounce back' minggu > depan. > > Meski indeks Eropa dan AS 'pull-back' -2-4%, kelompok 'risk-asset' yang > satu ini (jelas bukan treasury/bond) tidak hanya mampu bertahan di teritori > positif, tetapi justru malah naik lebih tinggi dari 'safe haven' emas/gold > yang hanya mendarat fraksional/tipis di atas +0%. > > 'Risk-asset' tersebut mengantisipasi rilis laporan penting dari AS, Senin > malam waktu Indonesia. Pasar Asia sendiri juga sudah mengantisipasi lebih > dahulu dengan naik positif-nya asset tersebut pada perdagangan Jumat kemarin > sebelum pasar AS buka. > > '+' >
<<Veggie Oil Fut (09 Sept. 2011).gif>>
