Kalo bisa jgn kaya anggota dewan, ngomongny kosong nd ad artiny, penuh2 in 
email. 
Email bagus jadi terlewat.

sent from 3®

-----Original Message-----
From: "hakitrader" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 16 Sep 2011 17:59:48 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Bang Ian, apakah Milis Saham akan menjadi Milis Sampah?

sy tidak keberatan dg semua postingan baik yg bagus maupun yg jelek asalkan 
masih mengenai saham  dan semuanya saya baca kalo isinya jelek setelah baca 
lupakan saja dan jangan direply, kalau direply oleh orang banyak ini yg 
menyebabkan terjadinya banyak sampah yg bikin penuh harddisk saja.
http://www.facebook.com/hakie1
http://www.tviexpress.com/andyelia1
  ----- Original Message ----- 
  From: Irwan Ariston Napitupulu 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, September 16, 2011 9:18 AM
  Subject: Re: [saham] Bang Ian, apakah Milis Saham akan menjadi Milis Sampah?


    
  Kalau ada pemosting yg sering atau dengan frekuensi tinggi kirim
  postingan yg masuk kategori sampah menurut moderator, saya yakini
  pemostingnya sudah dimoderasi. Kalau pemostingnya masih bisa kirim
  email ke milis saham, berarti belum masuk kategori melanggar koriodor
  kebijakan milis saham :)

  Walau demikian, memang diakui setiap anggota milis bisa punya
  preferensi yg berbeda terhadap suatu isi postingan. Ada yang suka
  analisa jelimet, ada yg suka analisa sederhana, ada juga yg suka tanpa
  analisa sama sekali, yang penting jelas saja buy or sell nya. Milis
  ini tidak berniat menseragamkan preferensi karena milis ini membuka
  kebebasan analisa. Mau pakai FA, TA, rumors, bandar, atau lain2nya
  termasuk ilmu2 klenik, roh gentayangan, mahluk halus, maupun info dari
  si manis jembatan ancol, ngga terlalu dipermasalahkan selama cara
  penyampaiannya masih dalam koridor kebijakan milis dan frekuensinya
  juga dalam batas wajar. :)

  Masalah prediksi atau rekomendasinya benar atau salah, tentunya diluar
  jangkauan moderatornya karena moderatornya juga ngga tahu soal masa
  depan yang belum terjadi. Baru tahu setelah kejadian, apakah tepat
  atau tidaknya. Hari ini tidak tepat bisa saja besok2 tidak tepat. Hari
  ini tepat, bisa saja besok2 tidak tepat.

  Itu sebabnya, masing2 anggota milis ini perlu punya sikap sendiri atas
  keputusan buy or sell, dan jangan menggantungkan keputusan tersebut
  kepada analisa orang lain.

  Beberapa anggota milis yg postingannya keluar dari koridor kebijakan
  mils saham, sudah di moderasi. Kalau belum dimoderasi, berarti belum
  dianggap keluar dari koridor. Kalau ada 1-2 postingan yg keluar jalur,
  selama sifatnya khilaf dan bukan intens untuk melakukan, moderator
  masih memberi toleransi.

  Saya pribadi untuk milis saham, sekitar 95% postingan tidak saya baca.
  Tapi yg 5% itu, bisa saja bermanfaat dan bahkan bisa menghasilkan
  puluhan atau ratusan juta rupiah. Jadi, saya pribadi rela inbox saya
  dikirimi 95% posting yg bagi saya pribadi tidak bermanfaat tapi bisa
  memiliki kesempatan mendapatkan yg 5% posting bermanfaat tsb. Toh,
  jaman internet unlimited seperti ini, saya tidak terlalu dibebani cost
  koneksi internet. Kalau pun ada cost nya dari sisi waktu misalkan,
  masih lumrah bagi saya karena mengingat yg 5% itu yg bisa menghasilkan
  puluhan bahkan ratusan juta. Hitung2an bisnisnya, masih ketutuplah :)

  jabat erat,
  Irwan Ariston Napitupulu

  2011/9/16 Gito Sibarani <[email protected]>:
  > Dear rekan2,
  > Postingan ini saya tujukan ke teman2 semuanya secara umum, dan kpd 
moderator milis secara khusus..
  > Saya pribadi sgt menghargai sikap Bang Ian selaku moderator milis saham yg 
membebaskan anggota milis memposting apapun, termasuk sampah!
  > Dan awalnya saya setuju dgn itu.
  > Tapi kok belakangan saya perhatikan, semakin banyak postingan2 sampah yg 
benar2 sesuatu banget (meminjam istilah Syahrini) yg bermunculan dr karakter2 
member yg baru pula.
  > Ada yg bilang klo milis ini "msh jauh lbh mending dr milis tetangga yg 
isinya cuma hina menghina sumpah serapah." Tp kok semakin hari saya merasa 
tidak ada bedanya yaa? Dan malah membuat saya berpikir kadang sumpah serapah 
malah mnjd lebih "elegan" dan lebih "mendidik" dibandingkan postingan2 di milis 
saham belakangan ini.
  > Saya ingin menanyakan kpd Bang Ian secara khusus, apakah sikap Abang msh 
tetap sama spt yg sudah2,, atau mulai berpikir utk meng-filter-nya? Guna 
mencegah milis saham menuju milis sampah.. Krn sayang sekali klo milis ini 
sptnya mulai ditinggal pergi oleh member2nya yg "bermutu" yg bisa banyak 
memberi pelajaran tg saham kpd kita semua..
  >
  > Utk dipertimbangkan Bang Ian, dan direnungkan member2 milis saham.. Terima 
kasih.
  >
  > Best Regards,
  > gS
  > Powered by Telkomsel BlackBerry®
  >
  > ------------------------------------
  >
  > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
  >
  > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN 
MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL 
EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI 
ATAU PEMILIK MODAL.
  >
  > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
  > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
  > Yahoo! Groups Links
  >
  >
  >
  >


  

Kirim email ke