Newbie bantu jawab nih: RPT itu biasanya berisi obligasi atau deposito...sehingga RD tsb memanfaatkan kupon atau budep..
Mengenai timing..karena RPT berisi obligasi atau deposito, maka yg mempengaruhinya secara teori adalah suku bunga...ketika bunga naik teorinya harga obligasi akan turun, dan kemungkinan NAB RD tsb akan turun.. Jd timing membeli RPT bisa di lihat dari ekspektasi perubahan suku bunga... Untuk saat ini dg tk. Bunga yg relatif stabil, maka NAB RD tsb seharusnya tdk bergerak secara fluktuatif sehingga bs d ambil kapan saja...hasil investasi akan "terasa" untuk investor long term.. Semoga membantu... Mohon koreksinya dari para sesepuh disini..CMIIW Regards, Adit Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Djoni <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 16 Sep 2011 20:49:29 To: saham<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Reksadana Pendapatan Tetap Adakah bapak bapak disini yang memiliki pengetahuan mengenai reksadana pendapatan tetap (sebut RPT) ? Apakah yang menyebabkan nilai NAB RPT naik dan turun ? apakah gerakan NAB RPT juga dipengaruhi oleh capital infolow dan outflow foreign di indonesia ? Terus hubungan dgn suku bunga BI ? Kira2, kapan waktu terbaik untuk masuk RPT ? apakah bisa masuk setiap saat atau sebaiknya menungu momen tertentu, spt pada reksadana saham ? Terima kasih
