Jumat, September 23 2011
Tugas Yang Serius
Baca: Mazmur 96:1-13
“Tuhan itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili
bangsabangsa dalam kebenaran.”
—Mazmur 96:10
Baru-baru ini saya dipanggil untuk bertugas menjadi anggota juri di pengadilan.
Ini berarti suatu masa yang begitu tidak nyaman dan menghabiskan banyak waktu.
Namun, ini juga suatu tugas yang serius. Pada orientasi di hari pertama, hakim
mengajar kami tentang tanggung jawab yang akan kami pikul dan arti penting dari
tugas ini. Kami akan duduk untuk mengadili pihak-pihak yang saling bertikai
(pengadilan perdata) maupun yang dituduh melakukan tindak kriminal (pengadilan
pidana). Saya merasa sangat tidak mampu menjalankan tugas ini. Menjatuhkan
penilaian terhadap orang lain, dengan konsekuensi serius bagi hidupnya
berdasarkan keputusan yang diambil, bukanlah hal yang sederhana. Karena kita
adalah manusia yang tidak sempurna, kita mungkin tidak selalu memberikan
penilaian yang tepat.
Sementara sistem pengadilan dari dunia kita terus diwarnai pergulatan untuk
bersikap adil karena kelemahan dalam diri manusia yang menjalankannya, kita
dapat selalu mempercayai Allah kita untuk senantiasa bersikap penuh
kebijaksanaan dan keadilan. Sang pemazmur bernyanyi, “Tuhan itu Raja! Sungguh
tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsabangsa dalam kebenaran”
(Mzm. 96:10). Allah mengadili menurut kebenaran dan ini dijamin oleh
keadilan-Nya yang sempurna dan karakter-Nya yang tidak bercela.
Kita dapat percaya kepada Allah sekarang ketika hidup kelihatannya begitu tidak
adil, karena kita tahu bahwa suatu hari kelak Allah akan meluruskan kembali
segala sesuatu di takhta pengadilan akhir-Nya (2 Kor. 5:10). —WEC
Hakim-hakim yang terbaik di bumi
Tidaklah selalu benar atau adil;
Tetapi Allah, Hakim yang paling adil dari semuanya,
Tak akan bertindak salah kepada siapa saja. —Egner
Kelak Allah akan meluruskan setiap ketidakbenaran.