Tulisan berikut merespon posting [email protected]

Awal Juni 2011 lalu, saya out dari market baik rekening investasi ataupun
rekening trading alias semuanya 100% cash adalah karena adanya laporan
ekonomi makro dari AS yg saya curigai berbahaya dan bisa berdampak serius,
dimana data tersebut di respon langsung oleh pelaku pasar di bursa AS
terlihat dengan penurunan cukup signifikan di indeks DOW sampai menembus
supportnya dalam satu hari, dan esokan harinya juga turun tanpa ada
perlawanan.

Karena saya belajar dari pengalaman di 2008, lalu saya memilih keluar dulu
dari market untuk melihat perkembangan situasi, melihat respon pelaku pasar
kita terhadap kondisi tersebut. Dari pengamatan saya selama hampir 3 minggu,
grafik IHSG memang sempat turun dari 383x waktu saya umumkan 100% cash di
rekening investasi dan rekening trading sampai ke level 3704 sebelum
akhirnya mental lagi. Saya pun masuk kembali ke pasar melalu rekening
trading tanggal 22 Juni saat IHSG berada di sekitar 380x dengan
mengalokasikan sekitar 50% dulu, baru sisanya yg 50% nya saya ceburkan
tanggal 23 Juni 2011 saat IHSG berada disekitar 381x. Saya juga umumkan
bahwa saya mulai masuk lagi ke market tapi untuk trading, bukan untuk
investasi. Untuk trading, saya bisa keluar masuk buy and sell anytime yg
saya rasa oke. Jadi, bisa 100% cash, bisa 100% saham, bisa 50% saham, dst
berubah2 sesuai dengan kebutuhan. Tentunya posisi saya tersebut tidak harus
saya umumkan secara terbuka ke para sahabat karena memang tidak ada
kewajiban saya untuk melakukan hal tersebut. :)

Untuk rekening investasi, di awal Juni saya sebutkan 50% saya taruh di
rupiah (MIPU bank Mandiri), dan 50% lagi saya taruh di USD, saat itu kurs
tengah USD di 85xx. Saya sebutkan untuk investasi, saya akan review
menjelang lebaran. Untuk hal ini pun juga saya jalankan secara disiplin.
Mengapa saya harus menunggu menjelang lebaran? Karena waktu itu saya
mendengar berita/rumors kemungkinan BBM akan dinaikan di bulan puasa atau
menjelang lebaran. Untuk itulah saya memilih menunggu kejelasan soal itu
karena urusan investasi adalah urusan jangka panjang, bukan harian atau
mingguan :)
Itu juga yg jadi alasan saya mengalokasikan 50% dalam bentuk USD karena
biasanya USD akan menguat bila terjadi ketidakstabilan ekonomi di dalam
negeri. Saya hanya mengantisipasi saja, dan berharap sambil menunggu, kali2
saja USD bisa menguat ke 9000-9500 untuk nantinya saya take profit :)

Tanggal 22 Agt sebelum libur lebaran, setelah saya diyakini bahwa BBM tidak
akan naik sampai akhir tahun, lau saya mengambil keputusan memasukan kembali
sekitar 50% dana investasi saya ke RD saham. Saya memilih mencairkan dari
MIPU yg dalam bentuk rupiah. Alasan saya hanya 50% saja, karena saya ingin
mengambil langkah koservatif, menunggu kepastian data US ISM Manufacturing
Index yg akan diumumkan tanggal 1 Sep 2011. Selain itu juga bursa kita akan
libur panjang, libur lebaran. Plus saya lagi jalan2 ke Turki dari 29 Agustus
sampai tanggal 8 Sep. Itulah alasan saya menunda menginvestasikan sisa 50%
lagi yg masih dalam bentuk USD.

Sepulang dari Turki, saya masih disibuki hal lain karena ada sepupu yg
meninggal, dan juga terkait pindahan sehingga waktu saya banyak tersita.
Tapi memang yg namanya rejeki ngga kemana2. Gunjang ganjing rupiah pun
muncul. Saya pun mencermati dengan seksama, dan menunda mencairkan USD.
Sampai akhirnya tanggal 21 Sep 2011 saya ambil keputusan mencairkan sekitar
50% sisa investasi yg dalam bentuk USD kembali ke dalam rupiah karena USD
nya sudah sempat main di atas 9000. Lumayan juga profitnya. Jauh di atas
bunga deposito bila dihitung kurun waktunya  :)

Indeks juga sudah murah menurut hitungan saya. Sayangnya, proses di bank
sudah melewati jam 13:00, batas waktu untuk membeli RD saham hari yg sama.
Akibatnya, pembelian RD saham harus dilakukan besoknya tanggal 22 Sep 2011
alias memakai harga penutupan tanggal 22 Sep 2011. Sekali lagi, yg namanya
rejeki ternyata ngga kemana2. Ternyata tanggal 22 Sep 2011, IHSG turun
drastis dan ditutup di 3369 atau turun 8,8% dari hari sebelumnya. Saya pun
mendapat harga beli RD saham tsb juga lebih murah sekitar 9% :)

Nah, jadi kejadiannya saya 100% cash baik di rekening investasi maupun
trading, bukan karena masalah downtrend, tapi karena ada kejadian yg
mencurigakan bagi saya. Lalu setelah saya merasa yakin kembali, saya masuk
kembali di rekening trading. Karena memang untuk trading, mau bullish mau
bearish, trader tetap bisa cari profit. Trading bisa dilakukan dalam situasi
apapun, mau bullish mau bearish, tetap bisa. Sementara untuk investasi, saya
menunggu sampai situasi benar2 bisa saya hitung dengan baik dan saya merasa
sudah mendapat harga cukup murah menurut hitungan valuasi dengan proyeksi 12
bulan ke depan.

Jadi, urusan investasi, bukan soal urusan downtrend atau uptrend, tapi lebih
kepada urusan valuasi wajar dengan memperhitungan prospek dari sisi makro
ekonomi untuk urusan RD saham. Sekedar sharing dan semoga bermanfaat. Dan
semoga tidak ada lagi kesalahpahaman pengambil kesimpulan atas apa yg saya
lakukan di bulan Juni dan apa yg saya lakukan di saat sekarang.

Saya punya teknik sendiri dalam mengalokasikan aset2 saya, baik investasi
ataupun trading. Teknik tersebut saya yakini bisa membuat saya tidur
nyenyak. Saya juga menganjurkan para sahabat disini juga memilih dan
memiliki tekniknya masing2 agar bisa tidur nyenyak dan hepi selalu. Tidak
harus sama dengan orang lain, karena toleransi terhadap resiko masing2 orang
bisa berbeda2 :)

Happy trading, happy investing.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/9/23 <[email protected]>

> **
>
>
> Yang ada dipikiran saya bang,, waktu itu bang IAN udh mendeteksi adanya
> downtrend, karena yakinnya, bang ian langsung 100% cash. Eh ternyata,
> ditunggu oleh bang IAN, ga turun2 dalem juga tu grafik. Akhirnya masuk lg
> deh bang IAN.
>
> Skrg ni kyknya, yg waktu itu ditunggu2 abang dateng niy kayaknya...
> Hehehehe...
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 23 Sep 2011 14:15:26 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [saham] Fw: FINANCE mau JEBOL?
>
>
>
> Hehehe....saya ngasih warning di awal Juni dan keluar dari investasi saya
> alias 100% dalam cash untuk rekening investasi, yg ngomel banyak banget.
> Sampai2 di bahas di media cetak segala :)
>
> Saya waktu itu, awal Juni, masuk 50% dana investasi di USD dan 40% tetap
> dalam rupiah, sambil nunggu timing yg tepat masuk lagi untuk investasi di
> saham, itu pun juga sempat dipertanyakan oleh kawan2 saya karena kebetulan
> trend waktu itu rupiah sedang menguat.
>
> Sekarang saya sudah masuk lagi 100% dana investasi ke pasar ekuiti lewat RD
> saham setelah 50% sisa dana investasi yg dalam bentuk USD saya cairkan dua
> hari lalu, dan kemarin masuk ke RD saham, yg mempertanyakan pun juga banyak
> koq, bahkan sesama analis. Kalau investasi, memang cenderungnya lawan arus.
> Kalau trading, ikut arus. Saya membedakan perlakukan di rekening trading dan
> di rekening investasi. Dalam dunia investasi dan trading, tidak ada bicara
> soal benar atau salah, karena masing2 akan sangat tergantung dari
> preferensinya terhadap resiko :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> 2011/9/23 <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> Coba ya kalau seminggu seblmnya ada yg ngasih tahu mau gonjang ganjing
>> ihsg kemaren..byk yg tersenyum tuh pd gak ada yg nyangkut kali
>>
>> ‎​​​Ħεε³;)³³:)Ħεε³³;)³³:DĦεε³ :D³
>> Mz
>>
>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>> Teruuusss...!
>> ------------------------------
>> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Fri, 23 Sep 2011 13:51:43 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [saham] Fw: FINANCE mau JEBOL?
>>
>>
>>
>> Lebih tepatnya bila dikatakan bearish terakhir itu munculnya di bulan
>> Agustus, dan bukan di bulan Mei, Pak Adrian. Ini kalau kita bicara
>> soal chart ya :)
>>
>> Kalau bicara chart, ketika bulan Juli di uptrend lagi, harus kita
>> terima trend nya uptrend. Lalu dari uptrend jadi downtrend lagi di
>> bulan Agustus. Trend itu bisa berubah2, tidak permanen. Setelah
>> downtrend, lalu uptrend, lalu downtrend, lalu uptrend. Begitu saja koq
>> siklusnya :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>> 2011/9/23 Adrian Maulana <[email protected]>:
>> > Mudah2an sudah terjawab di email saya sblmnya ya, Pak Hadi.
>> > Sedikit menambahkan, bahwa setelah BULLISH cukup lama, bulan Mei mulai
>> terlihat GEJALA AWAL yg memang akhirnya dipatahkan oleh pasukan BULL di
>> periode Juli, namun kenaikan CEPAT tsb dikalahkan lagi pasukan BEAR mulai
>> awal Agustus shg sbg SWING TRADER, sy putuskan utk ikut ke pihak yg sedang
>> BERKUASA saja (dlm hal ini BEAR).
>> >
>> > Maksud sharing saya kepada rekan2 semua, bahwa skenario ini bisa kita
>> baca SETIDAKNYA sejak 6 minggu lalu (awal Agustus) agar mengambil tindakan
>> ANTISIPASI CEPAT melihat sektor yg menjadi BACKBONE IHSG ini.
>> >
>> > Saya tahu di milis banyak yg jauh lebih pandai dari saya dalam
>> menganalisa krn saya pun m$sh sering khilaf dalam menganalisa.
>> >
>> > Semoga sharing sesekali ini hasil pembelajaran saya bisa bermanfaat bagi
>> bapak maupun rekan2 milis lainnya.
>> >
>> > Insya Allah
>> >
>> >
>> > Pls welcome to join : [email protected]
>> >
>> > -----Original Message-----
>> > From: Hadi Wijaya <[email protected]>
>> > Sender: [email protected]
>> > Date: Thu, 22 Sep 2011 18:17:02
>> > To: [email protected]<[email protected]>
>> > Reply-To: [email protected]
>> > Subject: Re: [saham] Fw: FINANCE mau JEBOL?
>> >
>> > Pak Adrian,
>> > Terima kasih telah berbagi disini, ada yang ingin saya tanyakan. Chart
>> sektor financial dan composite memang identik, jadi pada gambar di bawah yg
>> bapak lampirkan memang di periode tersebut di composite juga sama. Namun
>> kenapa patokannya yg bapak ambil bulan May - Juni utk menyimpulkan ada
>> tendensi pelemahan ? Padahal setelah itu ( Juli s/d Agustus ) terbentuk
>> higher high dan higher low dan mematahkan trend sebelumnya.
>> > Mohon petunjuknya, terima kasih banyak sudah share.
>> >
>> > Salam,
>> > Hadi
>> >
>> >
>> >
>> > ________________________________
>> > From: Adrian Maulana <[email protected]>
>> > To: Milis Saham <[email protected]>; Milis OB <
>> [email protected]>
>> > Sent: Friday, September 23, 2011 5:59 AM
>> > Subject: [saham] Fw: FINANCE mau JEBOL?
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> > Pls welcome to join : [email protected]
>> > ________________________________
>> >
>> > From:  "Management Celebrity Traders" <[email protected]>
>> > Date: Thu, 22 Sep 2011 23:02:24 +0700
>> > To: <[email protected]>
>> > Subject: RE: FINANCE mau JEBOL?
>> >
>> > Cikal bakalnya IHSG akan JATUH sudah bisa terdeteksi dari SEKTOR FINANCE
>> seperti email bulan Juni (3 BULAN LALU) ini...
>> >
>> > (maaf kalau email ini hanya saya kirim ke milis Celebritytraders
>> beberapa bulan lalu).
>> > Saya sharing untuk sekedar bahan pembelajaran rekan-rekan terhadap
>> situasi yang berlangsung belakangan ini, namun sebenarnya sudah bisa
>> diantisipasi sejak jauh-jauh hari kalau paham SKENARIO nya.
>> > Ditambah disiplin CUT LOSS, insya Allah portofolio anda akan aman.
>> >
>> > Yang mau belajar bareng, saya akan sharing teknik trading saya dalam
>> Workshop tanggal  1 Okt (BASIC) dan 8 Okt (INTERMEDIATE) di Jakarta nanti.
>> > Silakan Japri saja..
>> >
>> >
>> > From:Management Celebrity Traders [mailto:
>> [email protected]]
>> > Sent: 12 Juni 2011 19:59
>> > To: [email protected]
>> > Subject: FINANCE mau JEBOL?
>> >
>> > MOTOR IHSG adalah SEKTOR FINANCE...
>> > Namun..sektor ini sedang dalam TREN MENURUN sejak awal Mei lalu.
>> >
>> > So, besar akan berdampak pada IHSG.
>> > IHSG mau naik, sektor Finance harus diangkat.
>> > Bila terus berlanjut dan menembus 487, semakin CONFIRM kita dalam
>> keadaan BEARISH.
>> >
>> > Gejala-gejala di sektor FINANCE mulai terlihat toh..
>> >
>> >
>> >
>> > Management
>> > [email protected]
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> > ------------------------------------
>> >
>> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
>> >
>> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>> >
>> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> > Yahoo! Groups Links
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>>
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke