Menanggapi posting suatu milis. Bear market, ketika upside, tidak ada yang mendapatkan porsi besar harga opening, tetapi harga vwap atau beli rata-rata yang sudah terlanjut naik mendekati harga tertinggi. Hitung punya hitung, harga aktual saham +10%, mayoritas spekulan intraday dapat di harga +8,5% sudah cukup baik. Profit riil +1,5% sudah sangat diuntungkan dibandingkan persentase resiko.
Dan, ketika giliran downside, ketika semua berlomba melikuidasi posisi, maka siapa yang berani nyemplung di harga paling rendah yang akan mendapat hasil jualan pertama kali. Konsekuensinya, return riil penurunan -5x lebih cepat daripada kenaikan ketika upside. Kesimpulannya: the best trading set up, ya short sell ketika ada upside momentum. Dan, sebagaimana post kami sebelumnya, we should thank all of you who have just made this happen and possible. Clue lain: Transaksi asing di pasar reguler (real time) hanya net buy +40 miliar yang sangat jauh menggambarkan kondisi 'conviction buying' atau membeli dengan keyakinan prospek pasar. Dan persentase total nilai transaksi asing terhadap total transaksi yang hanya 28% menunjukkan bahwa ucapan terima kasih dari para short-sellers untuk hari-hari ke depan patut diberikan kepada investors/trader ritel domestik. '+ 2011/9/27 caknoval <[email protected]> > ** > > > Sekedar friendly reminder. Biasanya kalau habis menjulang kayak gini > biasanya lalu pada bantingan esoknya. So waspadalah...waspadalah... > > >
