tahun 2008 yang bangkrut perusahaan swasta, 2011 yang bangkrut institusinya NEGARA...lebih
DarioAmran --- Pada Sel, 4/10/11, Yoenoez <[email protected]> menulis: Dari: Yoenoez <[email protected]> Judul: Re: [saham] Re: Bingung?? Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 4 Oktober, 2011, 8:08 AM Kalo kita nggak kena imbas itu bohong banget, disekitar rumah saya banyak pabrik konveksi yang marketnya di amrik, kalo diamrik daya beli menurun apa iya mau produksi terus? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: "dewi" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 04 Oct 2011 00:27:22 -0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Re: Bingung?? Memang banyak koran dan berita bilang Indonesia tidak akan kena dampaknya karena Indonesia blablabla.. Tapi siapa sangka kalau krisis tahun 2008 yang luarbiasa itu terjadi karena kredit perumahan di Amrik? Logika saja, kalau beberapa negara yang bangkrut, sudah pasti Indonesia terkena imbasnya. Toh kita tahu investor di Indonesia kebanyakan dari asing. Saham dengan harga discount memang menggiurkan, tapi kalau barang yang kita beli lantas harganya jadi jatuh jauh dibawah harga discount??? --- In [email protected], michael simbolon <michaelhsimbolon@...> wrote: > > saya jg py perasaan yg sama.. amit2 semoga salah > > > ________________________________ > From: arifin <kiruntea@...> > To: [email protected] > Sent: Monday, October 3, 2011 9:49 PM > Subject: Re: [saham] Bingung?? > > >  > Eropa terlihat akan kesulitan likuiditas, membuat Euro tertekan dolar . Drmn > kata sulit likuiditas , dari premis apakah dana talangan cukup membailout > Yunani, spain , Italia dan portugal ? kl begini dolar menguat dan > likuiditasnya terbatas shg dolar naik thdpt mata uang lain . Utk indonesia > akan terasa waktu dolar menguat mudah2an nggak sampai 11rb , yg membuat suku > bunga cendrung tetap atau naik utk menahan penguatan dola bukan krn inflasi . > Hal ini makin membuat likuiditas dolar mengering yg berimbas pd likuiditas > perbankan yg ikut menarik naik suku bunga . Mempengaruhi iklim bisnis. Dan > membuat dolar makin kencang jd ajang spekulasi . Bank2 kesulitan likuiditas, > itulah awal krisis, dana tiba2 mengering dr pasar. Shg skrg saya akan sell > Off antisipasi worst scenario yg mungkin Indonesia kena awal kriSis. So anda > mau antisipasi kej akan datang atau berdiam sembari berharap mudah2an tdk > seburuk itu dng meyakini fundamental kita kuat . KL saya sell Off > sblm telat . Krn begitu tkt suku bunga naik sudah telat. Saya prediksi kl > premis diatas benar , awal tahun kita sudah kena krisis. Ekonomi , dan ini > lebih parah krn yg bangkrut negara . Kl jd investor tentu saya sell off sblm > terjadi . Mudah2an saya salah > > Best Regatds, > > Kirun > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone > ________________________________ > > From: jackwidjaja@... > Sender: [email protected] > Date: Mon, 3 Oct 2011 13:24:00 +0000 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: Re: [saham] Bingung?? >  > Kalo dari berita internal kayak nya liat situasi reshuffle kabinet deh. Kalo > org baru nya yg jadi menteri diterima pasar mungkin IHSG ada secerca harapan. > Tapi kalo gak yah bablas deh :) > > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ________________________________ > > From: Dimas Yoga <dimasyoga.saham@...> > Sender: [email protected] > Date: Mon, 3 Oct 2011 20:10:23 +0700 > To: <[email protected]> > ReplyTo: [email protected] > Subject: [saham] Bingung?? > > > Baru buka chart saja sudah bingung mau analisis saham gimana, harga saham > mayoritas pada longsor semua.. Kalau udah gini kayaknya tinggal nunggu dibawa > ke 3300, mudah-mudahan aja mental, kalo tetep nyosor kebawah ya sudah, SBY > (Sesuatu Bangeet Yaa...) > > > Salam, > Dimas >
