anda gak perlu membuktikan, karena memang tidak bisa dibuktikan dalam politik. Tapi bisa dirasakan tatkala Kalla dan Bakrie mendominasi warna kebijakan saat pertama kali pemerintahan SBY... Para konglomerat china menentang keras sepak terjang mereka berdua.
Gak perlu membela Bakrie dkk, gak perlu membela konglomerat China, gak perlu membela kalangan kolinial... kalau memberikan cuan, ambil aja.... ha..ha..ha. Saya cuma menceritakan ada sesuatu banget antara Bakrie dan Kalla dkk itu dengan konglomerat China.... ha..ha..ha --- On Tue, 11/10/11, Vernichtung <[email protected]> wrote: From: Vernichtung <[email protected]> Subject: Re: [saham] Pengrauh Grup Bakrie Terhadap BEI To: "[email protected]" <[email protected]> Received: Tuesday, 11 October, 2011, 5:49 AM Heran ya kok Chairul Tandjung yg melesat jauh lebih hebat tdk di black campaign in ya padahal bisnis dia itu yg directly bersaing dgn org2 yg anda tuduhkan. Kalau memang perilaku bisnisnya buruk ya semua org yg tahu akan bilang buruk, masa jeruk dibilang apel? Banyak kata kuncinya, lapindo, bakrie life, repo, dll Sent from wherever i am On 11 Okt 2011, at 00:58, Faris <[email protected]> wrote: sorry ini rada SARA, Bakrie itu kan pribumi yang kekayaannya meningkat signifikan, wajar kalau golongan konglomerat china banyak yang gak suka, Bakrie lumayan banyak menggeser posisi dominasi konglomerat china setelah era Soeharto usai. makanya black campaign terus ke Bakrie... Saya sebagai trader, siapapun dia, mau China, Pribumi, negara2 kolonial, asalkan mendatangkan cuan, akan saya beli sahamnya... ha..ha..ha
