Dear All,
Let’s be Reasonable by throwing away Subjectivity. ** ** Untuk melihat apakah IHSG sudah Break Up atau tidak, mari kita lihat secara objektif dengan menggunakan salah satu indikator untuk melihat Breakout atau tidak.**** ** ** Accumulative Swing Index atau ASI biasa digunakan untuk melihat apakah suatu instrumen sudah Breakout atau belum. Penciptanya sendiri mengatakan bahwa ASI adalah ‘phantom line’ yang mengeliminir bias dari open, high, low dan close.**** ** ** Dengan menggunakan prinsip klasik, kita ingin melihat apakah ASI (sebagai cerminan dari IHSG) sudah Breakout atau tidak. Apabila ASI sudah Break Up, maka IHSG sudah Break Up. Apabila ASI belum Break Up, maka IHSG pun belum Break Up.**** ** ** Berikut adalah gambaran sementara ASI pada IHSG :**** ** ** **** ** ** Market masih open sehingga masih ada banyak kemungkinan. Tapi untuk pemantauan sementara, ASI sudah Break Up sehingga dapat disimpulkan bahwa IHSG sudah Break Up.**** ** ** Apabila nanti pada saat market Close, ASI berada pada level di atas 466, maka IHSG sudah dapat dikatakan Break Up meskipun IHSG belum menembus level Resistance di 3590. Jadi potensi Bullish dalam jangka menengah untuk IHSG menjadi lebih besar ketimbang potensi Bearish jangka menengah. ** ** *Confirmation is a line between Investor or Trader and Gambler.* ** ** -- *Regards,* *MM Dandytra, CFTe * --------------------------------------------------------------
<<image003.jpg>>
