Dalam rilis catatan kami pagi tadi yang mengulas dinamika pasar saham
AS/Indonesia (US/Indo Daily Market Update-17 Oktober) per penutupan Selasa,
disebutkan pada bagian akhir:
"Meskipun demikian, IHSG dan saham-saham Indonesia tidak imun begitu saja
terhadap faktor regional/global. 'Pulling-back' saham-saham AS dan Eropa
sebagaimana pembukaan bursa Asia pagi ini, akan mempengaruhi laju gerak reli
IHSG. Namun demikian, 'risk-on' atau sentimen yang mendorong keberanian
mengambil resiko masih akan berlanjut untuk menopang reli. Setidaknya
investor menyadari betul tahapan pertemuan tingkat tinggi regional/global
selama dua minggu ke depan yang sepertinya sudah diskenariokan untuk
menghadapi volatilitas pasar.
Pernyataan Jerman yang menyurutkan sentimen malam tadi dianggap sebagai
upaya 'test the water' untuk meredakan ekspektasi berlebih dari pelaku pasar
jelang keputusan pertemuan EU 23 Oktober nanti. Lebih lanjut, skenario
global sudah dipersiapkan jika hasil pertemuan regional 23 Oktober tidak
dapat memuaskan pasar maka ekses negatif tersebut akan dikelola melalui
pertemuan G20 pada 3-4 November.
Pelaku pasar kemungkinan akan mengambil kesempatan pada setiap 'pull-back'
yang terjadi untuk secara simultan dan lintas wilayah akan mendorong
kelanjutan reli. IHSG masih memiliki kans yang sangat signfikan untuk
menembus level resisten psikologis 3.800 dalam minggu ini.
Volume perdagangan yang meningkat tajam ketika IHSG naik ('up day') pada
perdagangan kemarin, dan menurun ketika 'down day' pada 'pull-back' Jumat
mengindikasikan kelanjutan 'bear rally' masih cukup 'possible' dan
'plausible'."
'+'
--
Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo