http://investasi.kontan.co.id/v2/read/investasi/80977/Krisis-Eropa-memanaskan-minyak-sawit-mentah-

HARGA CPO Krisis Eropa memanaskan minyak sawit mentah

JAKARTA. Minyak sawit mentah mendidih lagi. Di bursa berjangka Malaysia,
kontrak pengiriman crude palm oil (CPO) untuk Januari 2012, Selasa (26/10),
menguat 2,1% menjadi RM 2.951 per ton, dari sebelumnya RM 2.890 per ton.
Harga penutupan Selasa merupakan harga CPO tertinggi selama sebulan ini.

Perkembangan penyelesaian krisis utang Eropa merupakan penggerak harga CPO.
Pemodal optimistis, pertemuan para pimpinan Uni Eropa, hari ini, akan
menghasilkan keputusan penyelesaian krisis. Pertemuan di Brussels tersebut
akan membahas pembentukan dana talangan, rekapitalisasi bank,
restrukturisasi utang Yunani.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, telah memastikan dana untuk menstabilkan
industri keuangan Eropa akan dinaikkan menjadi 1 triliun euro. Angela
memastikan, negerinya masih mendukung pemotongan utang pokok Yunani sebesar
60%.

Situasi terakhir Eropa meniupkan sentimen positif di bursa saham dan
komoditas. "Pergerakan harga dalam hari-hari terakhir mencerminkan sentimen
makro. Pertanyaannya, apakah harga CPO dapat kembali tembus RM 3.000 per
ton?," ujar Ivy Ng, analis CIMB Group Holdings Bhd, seperti dikutip
Bloomberg, kemarin.

Analis Phillip Futures Indonesia, Juni Sutikno memprediksi, harga CPO
terangkat lebih tinggi. Proyeksi dia, CPO akan mencapai RM 3.000 per ton di
akhir Oktober, dan bergerak di kisaran RM 3.000- RM 3.200 pada akhir tahun.

Hitungan Juni, support CPO masih RM 2.800 per ton. "Melihat perkembangan
fundamental terkini, kecil kemungkinan CPO kembali ke angka itu," tutur Juni
kemarin.

Lembaga survei independen, Intertek, menghitung, ekspor Malaysia, produsen
terbesar kedua CPO di dunia, selama 1-25 Oktober meningkat 16,4% dibanding
waktu yang sama di September.

Kirim email ke