Soal berita. Di media, berita negatif tuh bikin banyak pemasukan pendapatan.... Terkait rating. Rating bagus, iklan yg masuk juga bagus....hehehe...
Thanks, Bagya Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: positif01 <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 26 Oct 2011 10:20:56 Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Menarik Menarik sungguh, demikian ujar para pihak yang memantau dari dekat sentimen dan 'mood' para pelaku pasar hari ini lintas regional, di antaranya IHSG. Dengan bobot pemberitaan yang menekan cukup lumayan, setidaknya 50:50 berbanding berita yang kondusif terhadap prospek perekonomian, pun tidak atau belum mendorong pelaku pasar untuk melikuidasi aset porto sahamnya pada 30 menit pertama perdagangan yang krusial Rabu ini. Fakta bahwa pertemuan tingkat tinggi Kepala Pemerintahan EU yang beranggotakan 27 negara pada malam nanti dan berakhir setelah BEI tutup, juga tidak atau belum mendorong pelaku pasar untuk segera melego aset porto sahamnya. Apa gerangan yang terjadi dalam pikiran banyak pelaku pasar? Bisa jadi mereka sudah mulai memikirkan sesuatu yang justru berkebalikan dengan 'headlines' berita-berita perekonomian global. Mereka seperti pasukan tempur yang sudah siap dengan jari di pelatuk senjata untuk menyerang begitu aba-aba komando diberikan. Gambaran ini lebih tepat ketimbang sepasukan tempur yang beringust mundur di kegelapan malam menyadari musuh sudah mengepung di sekeliling. Berbeda dengan pasukan tempur pada pasar saham, pasukan tempur komoditas minyak mentah ('crude oil') tampak sudah mengambil selangkah ke depan dengan menggiring 'bull' kembali ke arena pertandingan. Setelah puas dengan strategi 'contango' atau memborong kontrak berjangka 'crude oil' untuk 'delivery' yang lebih panjang di saat harga tertekan, kini pasukan spekulan merangsek masuk menguasai volume perdagangan untuk kontrak berjangka dengan periode yang lebih pendek, kondisi yang dikenal pasar sebagai 'backwardation'. Begitu pula dengan pasar saham, setelah nantinya 'long-term capital-gain investor' puas dengan pondasi jangka panjangnya, para 'short-termers' tampak sedang berkemas dan berkeramas untuk menjadikan situasi pasar sedemikian 'backwardation' sebagaimana 'crude oil'. Hanya mereka masih menunggu aba-aba global itu seperti para anggota orkestra menunggu ayunan tongkat pandu sang dirijen untuk memulai alunan Simfoni No. 9 Beethoven (Ode to Joy). Akankah menjadi alunan sambung, atau sumbang? http://www.youtube.com/watch?v=Wod-MudLNPA '+' -- Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
