Setuju pak, saya sebagai seorang anggota milis ini merasa bahwa keberadaan saya tdk banyak memberikan kontribusi/diskusi/informasi mengenai SAHAM selama ini, dalam rangka meng "improve the silence" saya akan mengundurkan diri dan tidak akan posting lagi agar milis ini dapat tumbuh dan berkembang sesuai tujuannya. Sebelumnya saya hanya ingin berbagi sudut pandang saya, selama ini saya tidak banyak memposting hanya di topik SAHAM karena saya masih belum banyak tahu TA dan saya hanya memposting bila saya merasa saya dapat berkontribusi berbagi informasi yg akurat, pertanyaan yang saya rasa perlu saya tanyakan. Saya tidak memposting hanya karena topik yg dibahas adalah SAHAM namun lebih kepada apakah ada yg benar2 bisa saya kontribusikan pada topik yg dibicarakan (memang sesuatu yg salah karena milis ini seyogyanya adalah milis SAHAM).
Mohon maaf kepada pihak2 yg merasa terganggu atas postingan2 saya selama ini. Semoga milis SAHAM akan terus berjaya dan berkembang, terima kasih juga pada bang IAN yg bersedia menampung saya di milis SAHAM selama ini. Salam Cuan bagi semua : ) 2011/11/1 tobeno <[email protected]> > ** > > > > > Menurut saya, apa yang disampaikan Pak Fabianto ini sangat bagus dan > bermanfaat dan perlu diapresiasi. Thanks so much, Pak. Namun aneh kok minim > tanggapan ya? Tidak ada diskusi yang terjadi. > > Kadang-kadang jadi kepikiran juga, "Apakah hal-hal serius tentang saham > justru malah kurang diminati di sini?" > > Bandingkan dengan topik: JFK, Papa Lauren, Hard disk rusak, tipe analis, > begitu ramainya diulas. > > Atau begitu Bang IAN bilang bla...bla...bla... langsung bermunculan > tanggapan "Setuju Bang!", "Bener Bang, jadi nyampah.!". "Kalo ga setuju > cari aja milis lain", dlsb. Tapi kita juga tau ada satu-dua yang tak setuju > dan memilih "minggir". > > Apakah kita mendapatkan ilmu dari tanggapan-tanggapan seperti itu? Atau > mari kita tanya diri sendiri, "Apa sih ilmu saham yang kita dapatkan > seminggu terakhir ini? Atau sebulan yang lalu?" > > Menurut saya kita sangat jarang belajar di sini. Bisa jadi salah satu > sebabnya karena minimnya tanggapan, atau malah dianggap "sok tau" sehingga > mengundang kecaman, jika seseorang menulis agak serius. > > Sebagian kita, mungkin ingatnya malah si Anu "brantem" dengan si Pulan, si > Anu sara, atau Bang IAN "diskusi hebat" dengan si OG, si SW, si DR, si TB, > yang sayangnya beberapa diakhiri dengan QUIT atau sekurang-kurangnya jadi > pasif. Sayang sekali jika yang keluar adalah orang yang senang berbagi ilmu > dan tentu akan merugikan member yang ingin belajar. Andai kata Pak Fabianto > yang rajian mengkompilasi LK karena suatu sebab, juga quit, alangkah > ruginya kita. > > Mengingat ini komunitas bisnis yang serius, bahkan sebagian menggantungkan > hidup di bidang ini, marilah kita hargai dan kembali ke topik besarnya > yaitu "SAHAM". Berusaha memberikan ulasan, tanggapan yang menambah makna, > atau membuka wawasan baru. > > Don't "talk" unless you can improve the silence! > > Sayang sekali jika yang dikatakan > Lao Tzu terjadi di sini: > > "He who knows, does not speak. He who speaks, does not know." > > Banyak maaf jika kurang berkenan. > > > "To achieve superior performance, you have to be different from the > majority." >
