Good.. Waktunya untuk JUAL. On 10/30/11, positif01 <[email protected]> wrote: > Berikut 'sneak preview' (Attachment 1) blog for indicative release by end > of October 2011. Salinan teks lengkap ada di bawah 'sneak preview'. > Jadwal rilis harian 'regular updates' dan informasi lainnya sebelum blog > 'fully published' akan disertakan pada 'flash update' twitter setelah > Oktober. 'Flash update tweet' akan lebih awal daripada pemuatan pada milis, > Indikasi waktu rilis 'flash update tweet' sebagai berikut: > - World Daily Important Notes (08:00 AM BBWI) > - US/Indo Markets Update (08:30 AM BBWI) > - Indo Daily Foreign Distribution List (09:00 AM BBWI - rilis ketika > 'market status' untuk Indonesia yang muncul pada US/Indo Markets Update: > "Confirmed Uptrend") > > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > *Attachment 1*: 'sneak preview' > > [image: Highlights-Saya Telah Keliru.gif] > ** > > Jumat kemarin, 28 Oktober 2011, Steve Reitmeister yang merupakan Executive > Vice President dari Zacks Investment Research merilis pernyataan yang > mengkoreksi proyeksi 'bearish'-nya terhadap ekuitas, khususnya di AS. > > Zacks Investment Research merupakan salah satu lembaga riset investasi > terkemuka untuk investor individu dan institusi di AS sekaligus kompetitor, > di antaranya Bloomberg dan Thomson Reuters, yang melakukan kompilasi dan > riset proyeksi laba emiten dan rekomendasi sekuritas terhadap lebih kurang > 5,000 saham dari 3.500 analis keuangan di lebih 210 perusahaan sekuritas. > > Dalam pernyataan tertulisnya yang dimuat pada situs Zacks.com, Steve > menyatakan bahwa tidak ada resesi, dan tidak ada 'bear market'. Steve > sampai kepada kesimpulan yang tidak mudah ini setelah menimbang kembali > seluruh bukti yang muncul dan berkeyakinan bahwa pasar hanya akan kembali > ke dalam situasi pergelutan untuk mempertahankan pertumbuhan ('Muddle > through Growth'), tetapi tidak mati. Dan oleh karena itu, kondisi terakhir > yang ada lebih mengarah kepada lebih banyak lagi ruang 'upside' atau > kenaikan untuk ekuitas pada beberapa bulan mendatang. > > Sebelumnya Steve merilis pernyataan 'bearish call' pada 02 Agustus 2011 > setelah 'bullish' 2,5 tahun sebelumnya: > > *“Plain and simple, I have become much more bearish about the economic > outlook. The anemic ISM Mfg reading + GDP negative revisions = great > increase in likelihood of a recession. And now the best case scenario is > Muddle Through Growth. But until Muddle Through proves out, then likely > people will sell stocks first and ask questions later.” * > > 'Bearish call' pada 02 Agustus lalu tidak sepenuhnya keliru mengingat > serentetan data dan peristiwa jelang dan sesudahnya memang membentuk > sentimen pasar yang negatif terhadap prospek ekuitas global, tidak hanya di > AS. Namun, saat ini menurut Steve, pesta 'bearish' dan para > 'short-sellers'-nya sudah selesai. Menjadi 'bearish' atau meyakini bahwa > resesi segera tiba adalah 'simply wrong', tukasnya. Steve menjelaskan > mengapa: > > *2 Pukulan Telak = 'Bears' KO ('knock-out')* > > *Pukulan #1*, situasi Eropa saat ini relatif dapat di-"lokalisir" > ('contained') meski belum sepenuhnya tuntas. Krisis di Euro tidak lebih > dari krisis kepercayaan yang didorong oleh ilusi keruntuhan semacam > bangkrutnya "Lehman" 2008. Namun, perkembangan terakhir dari para pemimpin > Euro menunjukkan adanya kemauan dan komitmen yang cukup serius untuk > menghindarkan kompleksitas krisis utang Euro meledak menjadi krisis > finansial global yang baru. > > Steve juga menggarisbawahi bahwa program pengetatan anggaran, pemotongan > utang oleh perbankan dan mandeknya pertumbuhan ekonomi Euro akan menjadi > "resesi" yang lebih condong kepada peningkatan defisit di waktu mendatang, > tidak lebih. Menurut Steve, jika kita merasa perlu khawatir, kita bisa > khawatirkan itu di lain waktu. Yang jelas, tukasnya lagi, saat ini bayangan > ambang kehancuran seperti model pailitnya Lehman sudah disingkirkan, dan > situasi ini telah mendorong investor untuk lebih fokus kepada poin > berikutnya: > > *Pukulan #2*, tidak ada resesi di AS. Rilis data GDP awal Q3 menunjukkan > pertumbuhan q-o-q +2,5%, dan katalis kenaikan tersebut berasal dari > sejumlah faktor penting yang potensial berlanjut pada kuartal-kuartal > berikutnya. > > Meskipun Steve tidak meyakini bahwa sesegera itu perekonomian AS akan > meroket, namun situasi saat ini yang sebenarnya tidak lebih dari sekdara > pergulatan mempertahankan pertumbuhan disertai sejumlah fakta penting > berikut akan menjadi bias positif bagi ekuitas: > > - simpanan dana tunai yang menumpuk di neraca tidak akan menghasilkan laba; > - obligasi pemerintah bertenor 10 tahun hanya menghasilkan 'yield' 2,4%; > - P/E ekuitas untuk tahun depan berada pada kisaran yang kondusif di 12x. > > *Bagaimana GDP AS bisa +2,5%?* > > Banyak orang bingung termasuk para ekonom yang sebelumnya disajikan dan > menyajikan data, informasi dan opini yang begitu negatif. Jika sebelumnya > data laporan yang mengindikasikan sentimen pasar turun sedemikian > rendahnya, lazimnya dahulu hal itu menjadi pertanda akan datangnya resesi. > Tetapi, menurut Steve, *kali ini TIDAK*. > > Steve kemudian memaparkan teori sederhananya untuk menjelaskan fenomena > itu. Dia menganalogikannya dengan kondisi psikologis konsumen kartu kredit > yang semakin depresi justru semakin heboh lagi berbelanja, meskipun telah > dibombardir dengan pemberitaan di media tentang bahaya penggunaan kartu > kredit secara konsumtif. Steve melanjutkan bahwa anjloknya sentimen > konsumen dan bisnis beberapa bulan lalu telah mendorong mereka menjadi > sedemikian tertekan, tetapi pada akhirnya data menunjukkan manufaktur tidak > mati, permintaan barang-barang modal tetap meningkat dan belanja ritel > justru naik paling tinggi sejak awal tahun. > > Steve kemudian berargumen bahwa meski teorinya mungkin hanya sekenanya, > tetapi data aktivitas riil ekonomi itu jauh lebih penting daripada sekadar > data ukuran sentimen. Dan, sebagai dampak dari rilis sejumlah data ekonomi > yang menunjukkan perkembangan sebaliknya, sangat mungkin menurut Steve > sentimen akan berbalik arah naik pada bulan-bulan mendatang dengan status > GDP yang masih terhindar dari teritori resesi. > > *Grafik*: GDP US > [image: Picture] > <http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/2788315_orig.gif> > *Jadi, Apa yang Investor Dapat Lakukan Sekarang?* > > Menurut Steve, selama 3-6 bulan ke depan yang akan dominan adalah bias > 'upside' atau kenaikan. Pasar saham AS akan menyaksikan S&P menguji level > 1370, termasuk di antaranya menguji level 'new highs'. > > Namun demikian, perlu dicatat bahwa lonjakan kenaikan terakhir ni yang +18% > juga akan mengalami fase kelelahan yang diikuti dengan pola 'pull-back' > normal 3-5%. Lebih lanjut, Steve juga menggarisbawahi bahwa apa pun > ceritanya, yang jelas level 200-day moving average telah dilewati, dan itu > merupakan level penting bagi para long-term traders/investors. Artinya, > banyak dana yang masih parkir akan segera tumpah ruah ke pasar. > > Pelaku pasar perlu mencermati sepanjang November dinamika politik AS. > Super-Committee yang telah dibentuk untuk menyepakati pengurangan defisit > mungkin akan kembali menawarkan pentas politik yang dapat mempengaruhi > sentimen pasar. Mungkin juga TIDAK, tukas Steve. > > *Solusi:* Perlahan tapi pasti mulailah menambah posisi 'bullish' terhadap > portofolio Anda. Jangan menanti 'timing' yang paling pas karena tidak akan > pernah dapat diketahui kecuali telah berlalu. Arahkan strategi Anda untuk > mulai masuk fase berinvestasi penuh pada bulan depan, ujar Steve > menyarankan. > > http://www.zacks.com/stock/news/63543/I+Was+Wrong > > '+' > -- > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo >
-- Sent from my mobile device ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
