http://finance.detik.com/read/2011/11/06/130517/1761269/6/perusahaan-efek-ngotot-biaya-proteksi-diambil-dari-fee-transaksi?f9911033


Minggu, 06/11/2011 13:18 WIB



        Perusahaan Efek Ngotot Biaya Proteksi Diambil dari Fee Transaksi 


                          Whery Enggo Prayogi - detikFinance
        

Jakarta -
        Sikap industri sekuritas sudah bulat terkait biaya lembaga Investor 
Protection Funds (IPF). Mereka tetap berkeinginan seluruh dana jaminan harus 
diambil dari fee transaksi yang selama ini sudah berlaku.

Menurut
 Ketua Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Lily Wijaya, tidak ada 
alasan dari regulator untuk menambah biaya atas lembaga baru IPF. Fee 
transaksi 0,04% dari setiap transaksi, bisa disisihkan untuk dana 
jaminan investor atas fraud (penggelapan) di industri pasar modal.

"Kita
 harapkan cukup. Harusnya cukup, karena sebelumnya ada wacana untuk 
menurunkan biaya transaksi. Nah, tidak usah naik. Selisihnya bisa pakai 
itu (dana jaminan IPF)," ungkap Lily di Jakarta, Minggu (6/11/2011).

Namun,
 APEI tetap membuka diri atas diskusi yang diinisiasi oleh Badan 
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) perihal usulan 
fee IPF. "Terlalu prematur untuk berbicara saat ini, kita lihat dulu 
dari hasil pembicaraan dengan Bapepam-LK," ungkapnya.

Kepala Biro
 Perundang-undangan dan Bantuan Hukum Bapepam-LK, Robinson 
Simbolon,sebelumnya menyampaikan pihaknya belum pastikan apakah ada 
biaya tambahan dari IPF. Ia pun mengerti atas keberatan industri.

"Nilai
 jaminan mungkin akan sama dengan LPS (Lembaga Penjaminan Simpanan), Rp 
100 juta untuk tahap awal. Tentu secara tidak langsung membebani 
industri, karena ada premi yang ditanggung. Apakah free transaksi 
bertambah atau dari fee yang ada, sudah memadai. Itu semua pilihan. 
Tergantung besarya dana investor yang akan ditanggung," tutur Robin.


 Selama ini, memang sekuritas telah dibebankan biaya 0,04% dari setiap 
transkasi di pasar modal. Biaya ini dialokasikan ke beberapa pos, 
diantaranya biaya operasional Bursa Efek Indonesia (BEi), biaya 
penyelesaian dan kliring di KPEI dan KSEI, serta dana jaminan atas 
kliring. Jika masih ada biaya tambahan, maka sekuritas akan 
membebankannya kepada investor.

 Pendirian IPF merupakan langkah 
refresif dari Bapepam-LK, supaya kasus penyelewengan dana nasabah PT 
Sarijaya Permana Securities, dan PT Antaboga Delta Sekuritas tak 
terulang. Klausul IPF masuk dalam RUU Pasar Modal yang kini masuk tahap 
finalisasi.

"IPF untuk jaminan investor di pasar moda atas 
kerugian dari broker. Ada klausula dalam draf RUU PM, yakni Bapepam 
dapat membentuk dana jaminan investor," tegas Robin.

IPF akan 
menjadi lembaga tersediri, tidak terkait dengan Self Regulatory 
Organization (SRO) yang selama ini sudah berjalan. "Yang kita tuju 
adalah institusi sendiri, seperti IBPA. Dan SRO menjadi main 
shareholder," jelas Direktur Pengembangan BEI, Frederica Widyasari Dewi.



                      (wep/hen)
                


--- On Sun, 11/6/11, Oguds <[email protected]> wrote:

From: Oguds <[email protected]>
Subject: Re: [saham] Dampak Right Isuue (was Re: * * * Pelajaran Berharga * * *)
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Sunday, November 6, 2011, 11:40 PM


Dampak right issue, bahasa halusnya adalah penambahan jumlah saham,
bahasa kasarnya uang kita dirampok secara legal. Jangan kira cuma 1:1
atau 50%, bahkan ada yg amblas hingga 90%, 1:10. Apa itu? Salah
satunya KARK. Perampokan ini direstui oleh pengola pasar modal alias
Bapepam. Jadi percuma ada Akses, di depan hidung uang bisa hilang.

Efek lainnya, harga saham biasanya menjemput harga right issue, yg
bisa sangat rendah. Setelah itu ngetem lama, sampai hari H-nya. Banyak
sekali contohnya. DOID, APIC, AMAG, CFIN, TBLA, PNLF, MDLN, dst.
Saham2 menjelang RI ini sebaiknya dibuang dulu, nanti dipungut lagi.

Jadwal RI bisa dilihat di sini:
http://server.etrading.co.id/corporate_action/RightIssue.htm


Saturday, November 5, 2011, 1:06:20 PM, you wrote:

akhc> Thx sarannya, dari beberapa sumber jg dibilang kalau
akhc> diperhatikan corporate actionya pak. Btw saya blm bgtu paham
akhc> dampak right issue, ada yg bsa kari masukan? Thanks.
akhc> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung 
Teruuusss...!

akhc> From: ZFQ <[email protected]> 
akhc> Sender: [email protected] 
akhc> Date: Sat, 5 Nov 2011 11:56:22 +0700
akhc> To: <[email protected]>
akhc> ReplyTo: [email protected] 
akhc> Subject: Re: [saham] Re: * * * Pelajaran Berharga * * *

akhc>   
akhc> Kalau memang anda yakin ya go ahead pak, pantau terus berita2 &
akhc> kinerja ttg saham Bakrie ini dari berbagai macam sumber...jgn
akhc> sampai terlewat satu hal pun berita2 ttg Bakrie krn
akhc> pergerakannya cukup sensitif dgn berita utk saham2 bakrie tsb... goodluck 
pak...

-- 
Tertanda,
Oguds [960000031]



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links



Kirim email ke