http://mobile.kontan.co.id/industri/read/82202/Kamis-ini-ribuan-karyawan-Telkomsel-berencana-mogok-nasional


Selasa, 08 November 2011 | 22:23 

Kamis ini, ribuan karyawan Telkomsel berencana mogok nasional

JAKARTA. Ribuan karyawan Telkomsel yang tergabung dalam Serikat Pekerja 
Telkomsel (Sepakat) berencana melakukan aksi mogok nasional pada Kamis (10/11). 
Serikat pekerja menilai, manajemen Telkomsel telah ingkar janji dengan 
Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Indra Yana selaku Kuasa Hukum serikat pekerja menuturkan, sebanyak 4.000 
karyawan tetap Telkomsel akan melakukan mogok nasional pada Kamis (10/11). 
Pihaknya telah mendapatkan izin dari pihak Kepolisian dan Dinas Tenaga Kerja 
mulai tanggal 8 November 2011. "Mogok kerja akan dilakukan selama satu bulan 
penuh," ungkap Indra kepada KONTAN, Selasa (8/11).

Dia menuturkan serikat pekerja tersebut menuntut tiga poin yang tertuang dalam 
PKB periode 2008-2010. Pertama, penyesuaian kesejahteraan agar disesuaikan 
berbasis inflansi di Indonesia. Tuntutan kedua, bantuan kesehatan saat pensiun. 
Sedangkan poin ketiga, bantuan ponsel terhadap karyawan Telkomsel. "Sepanjang 
2008-2010, kesepakatan ini sama sekali tidak dilaksanakan oleh manajemen 
Telkomsel," urai Indra.

Sumber KONTAN dari karyawan Telkomsel menuturkan, sejak delapan tahun lalu 
hingga sekarang gaji pokoknya tidak pernah naik. Adapun gaji pokok per bulan 
selama dia menjabat sebagai manager sejak delapan tahun lalu stagnan yakni 
mencapai Rp 8 juta per bulan. Ia menerima gaji kotor per bulan rata rata Rp 13 
juta - Rp 15 juta. "Namun jumlah itu sama dari delapan tahun lalu," ungkap 
karyawan tersebut.

Indra menambahkan aksi mogok tersebut adalah puncak kekecewaan seluruh karyawan 
Telkomsel. Apalagi kewajiban Telkomsel tersebut sudah tertuang dalam putusan 
hakim Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Juli 2011. Putusan PHI 
menyebutkan bahwa Telkomsel harus memenuhi kewajiban yang tercantum dalam PKB 
tersebut paling lambat tiga bulan.

Lanjutnya, aksi mogok kerja akan dimulai dengan demonstrasi karyawan di kantor 
pusat Telkomsel di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. "Kami akan tunggu pihak 
manajemen mengeluarkan Surat Keputusan terkait pelaksanaan PKB," ungkapnya.

Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno menuturkan, pihaknya masih 
merundingkan masalah ini dengan serikat pekerja. Dia bilang, pihak manajemen 
berusaha memahami tuntutan dari serikat pekerja. Menurutnya, selama ini gaji 
dari Telkomsel sudah berada di atas rata rata industri. "Kami sedang cari win 
win solution yang terbaik," ungkapnya.

Dia menghimbau kepada karyawan agar tidak mengganggu kepentingan umum dalam 
menjalankan aksinya. "Kami menghimbau agar para pemogok tidak mengganggu 
fasilitas layanan publik karena melanggar UU telekomunikasi," ungkap Sarwoto 
melalui pesan singkat kepada KONTAN
Thanks,
Bagya
Powered by Geser-Sedikit-Mati (GSM) BlackBerry®

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke