Aneh lihat LKH koq dari sisi teknik doang ?? absurb... alias anda mengambil aproach yang salah.
Lihat dulu life style dan mentalitas beliau baru bisa ngerti kenapa bisa return segitu :D 2011/11/13 <[email protected]> > ** > > > ** Saya sependapat dengan bro TNK Mengenai status pekerjaan, ketika > pengajuan KPR saya ditolak beberapa Bank karena status pekerjaan saya tulis > sbg investor/trader saham meski didukung oleh mutasi rekening Bank yang > sangat aktif serta saldo tabungan yang cukup, kartu akses dan print screen > jumlah asset portofolio saham dan keuntungan bulanan dari monthly report di > securitas gak dianggap, terpaksa deh rumahnya dibeli tunai, padahal > tetangga sebelah yg PNS malah dikasi KPR. > Regard > DC > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * Tong Nyang Kong <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sun, 13 Nov 2011 12:56:06 +0800 (SGT) > *To: *[email protected]<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Bls: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > > 100 % seluruh hidupku tergantung saham, kalau BEI bubar maka diriku > menjadi pengemis gelandangan, wakakakakak > > Saya belum punya deposito dan tabungan pun hanya tersisa dana kalau ada > net sell dan keperluan cash, > > portofolio saya setelah saya jual belum tentu akan langsung dibelanjakan > ke saham, cuma kebetulan saat ini lagi full di saham. > > jangan pernah ragu menjadi investor jika anda sudah yakin pasar modal > adalah jalan hidup anda. saya dulu adalah trader sejati > > dan tehnikal adalah jalan hidup saya sepenuhnya, alhasil dapatnya cuma > lewat hari tidak berkembang seperti Bapak Lo Kheng Hong. > > Saya tidak mengatakan tehnikal adalah jalan salah tetapi "hantu" tehnikal > akan membuat diri kita menjadi trader, > > psikologis tehnikal kita akan sangat mempengaruhi para trader. Tapi kalau > semua investor di BEI, pasar sepi kali yah, wakakakakak. > > Tapi paling menyedihkan baik trader atau investor full 100 % di pasar > modal adalah status kita tidak diakui sepenuhnya di negri ini, > > jika dalam kolom pekerjaan ditulis status investor atau trader atau > pialang pasar modal pasti tidak ada pilihan dan kalau > > ditulispun pasti akan dikembalikan alias diminta pilih yang lain spt > wiraswasta padahal wiraswasta sangat luas sekali. > > Coba kalau pekerjaan pada biodata orang tua untuk keperluan sekolah anak, > status pekerjaan trader atau investor pasar modal pasti besoknya ditanya > kembali oleh si anak, guru nanya ini pekerjaan apa pa ? > > Kasihan oh kasihan... Lain halnya kalau pegawai perusahaan yg terkait > pasar modal, bisa dengan mudah menulis status pekerjaan mereka malahan > > mendapat image yang lebih tinggi, tapi kontributor pasar modal yang > memberi mereka pendapatan sangat menyedihkan, itulah kenyataannya. > > Siapkah Anda ? > > > > > Salam, > > ttd. > > > Tong Nyang Kong > ------------------------------ > *Dari:* ihsg <[email protected]> > *Kepada:* [email protected] > *Dikirim:* Minggu, 13 November 2011 10:06 > *Judul:* RE: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > Pak Tong and IAN, > > Apakah anda sendiri ada memarkir dana dalam bentuk deposito atau > pendapatan tetap untuk biaya hidup?? > Atau semua dana anda ditaruh dalam investasi dan trading sehingga perlu > menjual saham dan menunggu dividen untuk biaya hidup? > > Thanks atas sharingnya. > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf > Of *tongnyangkong > *Sent:* 12 Nopember 2011 1:34 > *To:* [email protected] > *Subject:* [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > Kan Bapak yang membuat perhitungan demikian, daripada susah-susah dan cari > contoh jauh-jauh kan lebih baik dipraktekan sendiri. Kalau saya sih, jujur > saja sudah mengenal Lo Kheng Hong sudah sejak puluhan tahun lalu tapi baru > menerapkan teori beliau secara sungguh-sungguh baru beberapa tahun > terakhir, alhasil. > > Alhamdulilah (kalau tidak salah nulis) nilai investasi saya berkembang > terus dan saya ngak usah dipusingkan oleh berbagai macam hal spt apa kata > kebanyakan orang katakan, downtrend, crash, sideways, breakup dan > sebagainya. > > Saya pun ngak perlu repot setiap jam mesti melihat monitor sampai mata > minus. Bahkan saya pernah membeli saham sampai uang buat makan pun hanya > bisa saya dapatkan setelah saya jual sekian lot saham saya karena saya > mengetahui kalau Bapak Lo Kheng Hong bila sudah sangat yakin, beliau tidak > ragu membeli dengan seluruh dananya pada suatu investasi, mungkin saat ini > spt kata Pak IAN, portofolio sudah terlampau besar sehingga tidak mungkin > terkumpul pada satu item, tapi saya tidak tahu apakah ke depan beliau akan > melakukan seperti yang dilakukan oleh YM. Warren Buffet ketika sudah > dikenal dengan menguasai seluruh emiten jika dijual dengan harga menarik > dan bisnis menarik. > > Saya tidak tahu apakah sedang beliau lakukan atau tidak dan saya juga > tidak pernah dan tidak mau menanyakan perusahaan apa yang digarap, karena > prinsip saya mengetahui cara lebih bermakna ketimbang mengikuti portofolio > beliau (kalau bicara panjang lebar dengan beliau tanya ini dan itu > ujung-ujungnya hanya ingin mengetahui isi perut buat apa diputar jauh-jauh, > sangat memalukan dan memalukan sekali jika pengikut Lo Kheng Hong hanya > mengikuti portofolio sang guru). Walaupun ilmu saya sangat rendah dan jauh > dibawah beliau tapi saya yakin cara investasi beliaulah yang terbaik saat > ini, bukan orang lain di negri ini. > > --- In [email protected], "tobeno" <tobeno2@...> wrote: > > > > > > > > Ini rumus biasa saja Pak yang sudah jamak diketahui oleh sebagian orang, > tapi banyak yang tidak menyadarinya. > > Semuanya mengejar return yang tinggi dan tentu saja ini sulit untuk > terjadi terus menerus. > > > > OKI saya tampilkan hitungan ini untuk melihatkan: > > > > 1. Ga usah return gede-gede cukup 0.5%/hari secara rata-rata, agar > relatif lebih mudah untuk dicapai. > > > > 2. Ga usah ragu memulai dengan uang Rp. 10 juta karena 4 tahun jadi Rp. > 1 M. > > > > Saya berharap ada masukkan positif. Tapi sayang semuanya berusaha > "mematahkan" bahwa ini tidak mungkin dan kita tidak belajar apapun dari > sini. > > > > Sebaliknya, andai saja ada yang berkata "Let say it is possible, what > should we do?" > > 1. Focus on secondliners or BC? > > 2. 2 stocks max > > 3. Bla...bla... etc. > > > > Tapi sayang ini tidak terjadi. > > > > Wah... Bapak nanya dikit... Saya jawab banyak. > > > > > > "To achieve superior performance, you have to be different from the > majority." > > > > -----Original Message----- > > From: "tongnyangkong" <tongnyangkong@...> > > Sender: [email protected] > > Date: Fri, 11 Nov 2011 14:52:07 > > To: <[email protected]> > > Reply-To: [email protected] > > Subject: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > > Bapak sudah melakukannya belum ? > > > > dan hasilnya bagaimana ? > > > > > > > > --- In [email protected], "tobeno" <tobeno2@> wrote: > > > > > > > > > > > > Hitung matematis tadi memang sulit akan terjadi dalam dunia nyata, > karena tidak ada yang percaya. Bahkan ada member lain yang mengatakan > "mimpi" dan "membohongi". > > > > > > Tidak gampang emang. "Siapa yang bilang gampang?" > > > > > > Tapi mungkin saja bisa dipermudah dengan menurunkan returnnya menjadi > 0.4%, atau 0.3%/hari secara pro-rata. > > > > > > "Tidak semua mimpi dapat diwujudkan, tapi tidak ada pencapaian besar > tanpa pernah memimpikannya." > > > > > > You may say I'm a dreamer > > > But I'm not the only one > > > I hope someday you will trust me > > > > > > > > > "To achieve superior performance, you have to be different from the > majority." > > > > > > -----Original Message----- > > > From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@> > > > Sender: [email protected] > > > Date: Thu, 10 Nov 2011 11:23:16 > > > To: <[email protected]> > > > Reply-To: [email protected] > > > Subject: Re: [saham] Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > > > > Trading dengan uang 10 juta, akan berbeda dengan uang 100 juta, akan > > > berbeda lagi dengan uang 1 milyar, dan lebih berbeda lagi dengan uang > 10 > > > milyar, dan akan makin sulit lagi dengan uang 100 milyar. Silakan > dicoba > > > saja, nanti akan tahu beda dan kesulitannya di lapangan :) > > > > > > Tidak segampang itu kita langsung memangkatkan suatu ekspektasi dari > > > keuntungan :) > > > > > > jabat erat, > > > Irwan Ariston Napitupulu > > > > > > 2011/11/10 tobeno <tobeno2@> > > > > > > > ** > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Tidak usah untung gede-gede, cukup 0.5%/hari, modal Rp. 10 juta akan > > > > menjadi Rp. 1 M dalam waktu 924 hari alias tidak sampai 4 tahun. > Jadi tidak > > > > perlu 15 tahun. > > > > > > > > Tapi kalo diteruskan hingga 15 tahun (15x250 hari) uang Anda akan > menjadi: > > > > > > > > Rp. 1326T. setara dengan biaya negara ini setahun. > > > > > > > > Dengan uang segitu, Anda bisa membeli hampir semua saham yang ada di > BEI. > > > > > > > > > > > > > > > > "To achieve superior performance, you have to be different from the > > > > majority." > > > > ------------------------------ > > > > *From: * Hendrik Limbono <hendrik_lwww@> > > > > *Sender: * [email protected] > > > > *Date: *Wed, 9 Nov 2011 17:43:44 -0800 (PST) > > > > *To: *[email protected]<[email protected]> > > > > *ReplyTo: * [email protected] > > > > *Subject: *Re: [saham] Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > > > > > > > > > > > > > > Asumsikan aja, tiap 2 tahun uang anda bisa berlipat 2x Lipat atau > naik 40% > > > > per tahun, catatan saja, Warren Buffet dan George Soros, imbal hasil > > > > tahunan mereka HANYA 20-30% per tahun. Ok, anggaplah anda SANGAT > JENIUS > > > > sehingga bisa melipatgandakan uang anda 100% per tahun. > > > > Dengan matematika sederhana, maka uang anda akan menjadi : > > > > 4x lipat di tahun ke – 5 > > > > 16x lipat di tahun ke 9 > > > > 128x lipat di tahun ke 15 > > > > Masalahnya, berapa dana yang anda miliki?? > > > > kalau anda punya 1 Miliar maka di tahun ke 11 dengan asumsi per 2 > tahun > > > > naik 2x lipat, uang anda akan menjadi 128 Miliar dalam 15 tahun. > > > > Lha, kalau dana anda hanya 10 Juta??? maka di tahun ke 15, yang anda > Hanya > > > > 1,28 miliar. > > > > Menurut saya, kalau dananya kecil mending di buat usaha, jualan atau > > > > apalah gitu, di saham Gain 100% per tahun itu sudah luar biasa.. > anggaplah > > > > anda bisa gain 100% per tahun dengan modal 10 juta> berarti > keuntungan > > > > kotor anda adalah 10 Juta juga setelah dipotong pajak dan biaya > broker. > > > > Nah coba hitung waktu anda yang kebuang buat liat saham , atau biaya > > > > telepon anda buat nelpon broker kalau pakai telpon atau biaya > internet. > > > > Kalau dana anda kecil dan ngotot main saham, mending beli > reksadana.itu > > > > jauh lebih murah dari segi biaya. > > > > Sementara kalau ber-wirausaha , bepotensi mendapatkan gain lbeih > besar > > > > dalam prosentase jika dananya kecil, di saham prosentase sama aja, > dana > > > > gede ataupun kecil. ntar kalau dananya udah gede baru masukin ke > saham. > > > > kalau dilihat dari sisi dividen, 10 juta paling gede juga setahun > dapat 1 > > > > juta dividennya, mentok2 bisa 2 juta, itupun SANGAT SANGAT JARANG > > > > SEKALI.. > > > > trus biaya hidup sehari2 darimana??? > > > > ======================================= > > > > > > > > bei5000.com > > > > ------------------------------ > > > > *From:* michael simbolon <michaelhsimbolon@> > > > > *To:* "[email protected]" <[email protected]> > > > > *Sent:* Thursday, November 10, 2011 8:37 AM > > > > *Subject:* Re: [saham] Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > > > > > > > > > > Kalau berbicara True Investor (Hidup/makan hanya dari dividen) maka > di > > > > perlukan investasi di saham dalam jumlah sangat besar sehingga masuk > akal > > > > tahan untuk waktu lama karena dengan dividen pun sudah bisa mencukupi > > > > kehidupan sehari2 (bisa sambil tidur dapat uang) > > > > Kalau dividen yang di dapat tidak bisa mencukupi kehidupan sehari > bahkan > > > > jauh dari cukup, normalnya pasti tergoda menjual pada saat harga > naik atau > > > > cut loss pada harga dibawah.. > > > > > > > > Jadi faktor modal/ keuangan juga sangat mempengaruhi arah investasi > kita > > > > (panjang/pendek) > > > > *From:* Marcello Djunaidy <mdjunaidy@> > > > > *To:* [email protected] > > > > *Sent:* Thursday, November 10, 2011 9:19 AM > > > > *Subject:* Re: [saham] Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong > > > > > > > > > > > > Yang menarik, seingat saya, LKH bilang dia gak punya saham LQ45. > > > > > > > > Nah, harusnya kan itu saringan awal ? > > > > > > > > MD > > > > > > > > On 11/9/11, Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@> wrote: > > > > > Sebenarnya ngga harus sampai persis seperti itu sih. > > > > > Khan tingkat keberhasilan itu sifatnya relatif untuk setiap > orangnya :) > > > > > > > > > > Kalau prinsip untuk investasi, garis2 besar yg disampaikan oleh > LKH, > > > > > menurut saya sudah umum dan standard. Hanya saja, kebanyakan dari > kita > > > > > ingin investasi di saham, tapi maunya instant. Tidak berani tahan > 5 tahun > > > > > atau lebih ketika trend harga sahamnya naik. Tapi kalau tahan 5 > tahun > > > > > karena sahamnya merugi, malah tahan. Karena umumnya khan ngga mau > cut > > > > loss. > > > > > Nanti setelah BEP atau dekat2 harga modal, baru jual. Akibatnya, > > > > investasi > > > > > untuk BEP. Atau istilah yg sering saya gunakan di pelatihan adalah > > > > trading > > > > > untuk cari BEP, bukan trading untuk cari cuan/profit :) > > > > > > > > > > Sementara di sisi lain, kalau di deposito, kita berani sampai > tahunan, > > > > > bahkan sampai 10 tahun walau sifatnya rollover setiap tahunnya atau > > > > setiap > > > > > bulannya. Dan hanya dapat bunga sekitar 5-7% setelah potong pajak > per > > > > > tahunnya. > > > > > > > > > > Itu sebabnya, saya sering memberikan motivasi agar lebih mau > invest di > > > > > saham untuk jangka waktu yg lebih panjang dan jangan terlalu > dipikirkan. > > > > > Selama tentunya beli sahamnya adalah perusahaan2 yg prospeknya > bagus, > > > > > industrinya masih bertumbuh, dan juga memiliki GCG. > > > > > Hasilnya lumayan koq, setidaknya jauh di atas bunga bank kalau > bersabar. > > > > > > > > > > Mental atau psikologis kita sebenarnya sudah ada di dalam diri > masing2 > > > > > untuuk pegang lama. Sebenarnya bisa pegang lama, hanya saja > seringnya > > > > > berani pegang lamanya hanya ketika harga sahamnya merugi walaupun > sudah > > > > > tahu perusahaannya ngga bagus. Tapi ketika harga sahamnya naik dan > > > > untung, > > > > > malah ngga siap pegang lama walaupun sudah tahu perusahaannya > bagus. > > > > > Tinggal di switch saja sebenarnya. Atau bisa juga dengan cara > > > > memanipulasi > > > > > diri sendiri yaitu, ketika pegang saham bagus untuk investasi, lalu > > > > > harganya naik, tinggal bilang saja ke diri sendiri, masih rugi, > karena > > > > > harga wajarnya di 10 ribu misalkan bila saat ini harga sahamnya di > 7000 > > > > yg > > > > > dibeli di 5000 bbrp waktu lalu. Dengan cara demikian, maka bisa > mencegah > > > > > untuk menjual saham tersebut. > > > > > > > > > > Istilah LKH untuk investor, sleeping partner, menurut saya sudah > tepat. > > > > > Jadi, anggap saja investasi di saham itu sebagai deposito. Kalau > > > > deposito, > > > > > bank yang bekerja untuk kita walau hasilnya sudah dibatasi. Kalau > > > > investasi > > > > > di saham, direksi dan karyawan perusahaan itu yg bekerja untuk kita > > > > > menghasilkan keuntungan yg tidak dibatasi :) > > > > > > > > > > Semoga bermanfaat. > > > > > > > > > > jabat erat, > > > > > Irwan Ariston Napitupulu > > > > > > > > > > > > > > > 2011/11/9 Hendrik Limbono <hendrik_lwww@> > > > > > > > > > >> > > > > >> > > > > >> Metoda yang digunakan oleh Lo Kheng Hong hanya bisa berhasil jika > yang > > > > >> menggunakan adalah orang yang sama, > > > > >> dengan psikologis yang sama, > > > > >> dana yang sama, > > > > >> mengetahui informasi yang sama, > > > > >> serta timeframe yang sama... > > > > >> > > > > >> ======================================= > > > > >> bei5000.com > > > > >> > > > > >> > > > > >> > > > > > > > > > > > > > -- > > > > Sent from my mobile device > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >
