Berikut 'sneak preview' (Attachment 1) blog. Salinan teks lengkap ada di
bawah 'sneak preview'.
Jadwal rilis harian 'regular updates' dan informasi lainnya sebelum blog
'fully published' akan disertakan pada 'flash update' twitter setelah
Oktober. 'Flash update tweet' akan lebih awal daripada pemuatan pada milis,
Indikasi waktu rilis 'flash update tweet' sebagai berikut:
- World Daily Important Notes (08:00 AM BBWI)
- US/Indo Markets Update (08:30 AM BBWI)
- Indo Daily Foreign Distribution List (09:00 AM BBWI - rilis ketika
'market status' untuk Indonesia yang muncul pada US/Indo Markets Update:
"Confirmed Uptrend")

Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo

*Attachment 1*: 'sneak preview'

[image: US-Indo Daily Markets Update (11nov2011).gif]

*US Market*

Saham-saham AS mengakhir perdagangan pekan lalu dengan kenaikan signifikan
rata-rata 2%. Kenaikan ini merupakan kenaikan keempat dari lima hari
perdagangan terakhir. Lolosnya RUU Anggaran 2012 oleh Senat dan Parlemen
Italia yang memuat program pengetatan anggaran sebagaimana didorong oleh
EU, disertai dengan kenaikan di atas ekspektasi indeks sentimen konsumer
Thomson Reuters/University of Michigan, telah menjadi katalis kenaikan
semua indeks utama AS mengikuti jejak indeks-indeks Eropa, di antaranya
EuroStoxx 50 yang naik 2%.
[image: 
Picture]<http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/2494564_orig.gif?167>
DJIA melonjak +2,2%, Nasdaq +2% dan S&P 500 +1,9%. Rasio saham yang naik
dan turun 9 berbanding 2 pada bursa Nasdaq, dan 6:1 di NYSE. Volume
perdagangan di kedua bursa menurun, dengan Nasdaq -19% dan NYSE -24%. Hari
Jumat yang jatuh sebagai hari libur Veterans Day yang diikuti dengan
tutupnya bursa obligasi, sedikit banyak telah mengurangi jumlah pelaku
pasar yang aktif pada perdagangan Jumat, dan berimplikasi kepada volume
perdagangan.

Kenaikan indeks terjadi pada semua sektor. Tiga puluh konstituen DJIA naik,
demikian pula semua 10 sektor dalam S&P 500. Telekomunikasi merupakan
sektor yang terbawah Jumat, namun itu pun masih mencatat kenaikan 1%.

*Indonesia Market*

Berbeda dengan sebagian indeks kawasan Asia, khususnya Asia Timur Jauh,
IHSG dan indeks kawasan Asia Tenggara menutup perdagangan Jumat sedikit
melunak. IHSG ditutup melemah fraksional atau tipis dengan 'candle'
membentuk 'doji' pasca-'sell-off' -1,90% Kamis. Dengan pola 'doji' yang
tidak berada pada level puncak melainkan setelah 'sell-off', yang disertai
kenaikan volume dibandingkan perdagangan Selasa, sentimen pasar
mengindikasikan potensi pelemahan sudah berakhir dan segera berganti
menanjak dengan cepat.
------------------------------
[image: 
Picture]<http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/8960530_orig.gif?167>
Pola doji yang disertai pelemahan terbatas Jumat lebih didorong oleh
antisipasi kekhawatiran atas perkembangan politik di Eropa, khususnya
Italia, Jumat malam pasca penutupan perdagangan terkait krisis utang.
Sebagian pelaku pasar yang tidak cukup beruntung untuk mendapatkan
kepastian situasi Eropa pasca-perdagangan Jumat sore, masih cenderung
menahan diri dari 'risk on'.

Namun demikian, sebagian pelaku pasar lainnya memilih untuk melakukan
pembelian selektif terhadap saham-saham berkapitalisasi menengah
('mid-cap') . Indeks saham berkapitalisasi besar LQ-45 turun -0,29% lebih
dalam dari IHSG, tetapi indeks Pefindo25 ditutup menguat +1,40%. Maraknya
pembelian saham-saham 'mid-cap' disertai dengan penutupan posisi 'short'
('cover') yang diambil sebelumnya saat momentum 'bearish' pertengahn pekan
lalu, telah membatasi pelemahan IHSG kemarin.

Asing tercatat 'net sell' pada pasar reguler Rp161 miliar meskipun secara
total dari semua pasar masih plus Rp45 miliar. 'Net sell' tersebut jauh di
bawah rata-rata ideal nilai bersih transaksi asing.

Memasuki akhir pekan yang ditandai dengan konfirmasi positif situasi di
Eropa dan AS, serta perubahan kepemimpinan politik yang membawa sentimen
segar baru, pelaku pasar Indonesia, khususnya domestik, yang masih belum
bereaksi terhadap keputusan penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia Kamis
lalu diperkirakan akan segera menunjukkan respon positifnya pada minggu
ketiga November. ETF berbasis saham-saham Indonesia yang diperdagangkan di
NYSE, IDX dan EIDO, naik 2%.

Dominasi sentimen negatif Eropa yang mengalahkan dampak penurunan suku
bunga akan tergeser sedikit setidaknya jelang akhir tahun dengan
konsentrasi pemilihan saham-saham prospektif berbasis laporan keuangan
kuartal 3.

'+'
-- 
Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke