Kali ini saya ikut setuju deh, harusnya dibuat aturan utk buyback harus buat 
range atas misal 30% diatas harga rata2 atau tertinggi dalam 3 bulan terakhir, 
dan diakhir periode, dana buyback harus habis atau dibagikan sebagai dividen, 
jd tidak cuma buat akal2an buy back aja... 
Best Regards,
ßµđΨ☀Đα®♏αωαƞ☺™

-----Original Message-----
From: "tongnyangkong" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 15 Nov 2011 09:14:19 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Re: Bagaimana nasib BORN setelah buyback

JANGAN PERCAYA PROGRAM BUY BACK EMITEN !

Jangan beli saham karena melihat program buy back emiten

Banyak perusahaan merilis program buy back nyatanya tidak direalisasikan, dan 
jika direalisasikan hanya prosentasi sangat kecil. Jika cuma alasan harga saham 
terlanjur naik atau lebih tinggi dari plafon harga yang disepakati dalam RUPS 
mungkin bukan masalah tapi nyatanya banyak sekali perusahaan yang sampai 
memperpanjang program buy back tapi tetap hanya merealisasikan sangat kecil 
anggaran dana buy back padahal harga sepanjang tahun tidak bergerak.

PERCAYA PROGRAM BUY BACK jika ada sanksi bagi emiten dan manajemen yang tidak 
melaksanakan program buy back hingga akhir masa buy back berakhir.




--- In [email protected], Atmoko Wijoyo <atmokowijoyo@...> wrote:
>
> Pakar2 saham, mohon pencerahannya.
> 
> Saya beli BORN di harga 1450, klo buy back apakah nantinya di beli dengan 
> harga sekarang
> dibawah 1000??.
> Mohon pencerahannya. Terima kasih
>



Kirim email ke