Berikut ini adalah beberapa indikator utama untuk melihat kinerja bank:
Saya ambil dari laporan keuangan Q3 tahun 2011

  *BANK* *ROE* *ROA* *NIM* *BOPO* *NPL* *Profit Growth*  *BBRI* 39,86% 4,67%
10,24% 68,34% 2,36% 56,00%  *BBTN* 15,03% 1,77% 5,49% 85,05% 3,46% 4,30%  *
BBNI* 18,87% 2,96% 5,92% 72,89% 0,58% 37,30%  *BBCA* 32,64% 3,75% 5,70%
61,02% 0,27% 25,30%  *NISP* 12,05% 1,83% 4,84% 81,16% 0,76% 18,47%


Terlihat, yang paling OK dan unggul di semua parameter (yg paling penting
adalah Profit Growth)  adalah BBRI.  Sedangkan yang Profit Growth nya
paling rendah adalah BBTN.

BBRI juga unggul di ROA (produktifitas aset menghasilkan laba) dan ROE
(produktifitas equity menghasilkan laba) yang paling tinggi, even
dibandingkan dengan bank swasta sekaliber BBCA. Sedangkan BBTN kembali
menempati posisi kunci dgn ROA dan ROE paling rendah, even dibandingkan
dengan bank swasta kecil seperti NISP

Jadi menurut saya, apapun predikat suatu usaha, entah menang puluhan
penghargaan atau mendapat rating tertinggi sekalipun, yang paling penting
adalah PRODUKTIFITAS bank tsb menghasilkan laba atau keuntungan, dan
pertumbuhannya...

Salam



2011/11/16 mr bejo <[email protected]>

> **
>
>
> BMRI LK Tw3 2011 bagus, growth EPS msh relatif sesuai dg konsensus.
> Cuman agak aneh hari ini harga diturunin.
>
>
> On 11/16/11, Teguh Diyanto <[email protected]> wrote:
> > Bank Persero BBRI aja udah..
> >
> > Growth gede, PER paling kecil..
> >
> > --- On Tue, 11/15/11, Boy Armand <[email protected]> wrote:
> >
> >
> > From: Boy Armand <[email protected]>
> > Subject: Re: [saham] BBTN Rencana Terbitkan Obligasi Senilai Rp 2 Triliun
> > To: [email protected]
> > Date: Tuesday, November 15, 2011, 11:08 PM
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Kalo saya lihat performance BBTN ii, paling lemot dikelas ban-bank plat
> > merah, bahkan even dibandingkan dengan bank swasta. Coba deh cek
> pertumbuhan
> > labanya Q3 2011 hanya 4%, disaat bank -bank lain moncer diatas 20%. Cek
> juga
> > ROE, ROAnya dll...dibawah rata2 perbankan nasional...
> >
> >
> > 2011/11/15 Johanes Kusuma <[email protected]>
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > BBTN Rencana Terbitkan Obligasi Senilai Rp 2 Triliun
> >
> > Pada awal tahun depan, BBTN akan menerbitkan obligasi yang ditaksir
> mencapai
> > angka Rp 2 triliun. Sedangkan mengenai tujuan penggunaan dana hasil
> > penerbitan obligasi ini, pihak manajemen menyatakan bahwa dana tersebut
> > bertujuan untuk dua hal utama, yaitu mengganti obligasi yang telah jatuh
> > tempo dan mendukung program Fasilitas likuiditas Pembiayaan Perumahan
> > (FLPP). Selama ini, BBTN tercatat telah berhasil menerbitkan obligasi
> > sebanyak 15 kali. Dan rata-rata obligasi BBTN memiliki rating AA dari
> > Pefindo, serta memberikan imbal hasil rata-rata di angka 9.5%-10.5%.
> Angka
> > imbal hasil yang lumayan menarik untuk seri obligasi dengan rating
> > investment grade.
> > Dikabarkan harga saham BBTN akan beranjak naik menyentuh level Rp 2000
> > hingga pada akhir tahun ini. Pada perdagangan kemarin, BBTN dibawa ke
> level
> > Rp 1420 atau naik 10 poin (+0.71%) dengan volume perdagangan sebesar
> 11.27
> > juta lembar saham dengan nilai lebih dari Rp 15.96 miliar.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> --
> Sent from my mobile device
>
>  
>

Kirim email ke