Berikut 'sneak preview' (Attachment 1) blog. Salinan teks lengkap ada di bawah 'sneak preview'. Jadwal rilis harian 'regular updates' dan informasi lainnya sebelum blog 'fully published' akan disertakan pada 'flash update' twitter setelah Oktober. 'Flash update tweet' akan lebih awal daripada pemuatan pada milis, Indikasi waktu rilis 'flash update tweet' sebagai berikut: - World Daily Important Notes (08:00 AM BBWI) - US/Indo Markets Update (08:30 AM BBWI) - Indo Daily Foreign Distribution List (09:00 AM BBWI - rilis ketika 'market status' untuk Indonesia yang muncul pada US/Indo Markets Update: "Confirmed Uptrend")
Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo *Attachment 1*: 'sneak preview' [image: Strictly Technical- S&P 500, IHSG di Ujung Tanduk.gif] Dalam rilis kami "US/Indo Daily Markets Update 24 Nov" disebutkan tentang "Indonesia Market": "Pada perdagangan Jumat, level 'support' IHSG di MA 50-hari akan diuji. Tembusnya level 'support' ini di tengah kondisi 'inter-market' yang memburuk akan mendorong level 'price range' ke level terendah baru. Level 3.500-3.600 menjadi level 'pull-back' baru." kemudian, "Penembusan level MA 50-hari IHSG mengkonfirmasi penembusan level 'support' terkuat semua indeks saham utama AS yang telah memasuki status 'Market in Correction' sejak penutupan perdagangan Kamis, 17 November. Terakhir kali, indeks Nasdaq menembus level support 2.500 Rabu lalu." yang berarti, "'Flight-to-safety' asing di sejumlah pasar keuangan, khususnya pasar obligasi, telah dikonfirmasi kembali dengan kelanjutan 'net sell' asing di pasar reguler saham kemarin sebesar Rp212 miliar. Potensi reli IHSG ke depan akan tergantung sepenuhnya kepada dinamika indeks saham utama AS yang baru akan mulai diperdagangkan malam nanti. Dan, celakanya, analisis teknikal indeks kunci S&P 500 pada akhir perdagangan sebelum libur 'Thanksgiving' mengisyaratkan probabilitas mayoritas indeks saham AS akan melanjutkan kejatuhannya di tengah penguatan USD." Seperti kalimat terakhir kutipan di atas, "...celakanya analisis teknikal indeks S&P 500 pada akhir perdagangan sebelum libur 'Thanksgiving' mengisyaratkan probabilitas mayoritas indeks saham AS akan melanjutkan kejatuhannya", ya demikianlah pembicaraan sejumlah 'floor traders' di NYSE pasca-penutupan perdagangan Rabu lalu. Pelaku pasar yang akrab dengan analisis teknikal tentu sudah paham benar pola "Double-Bottoms" yang berimplikasi kepada 'reversal' harga ke atas setelah mengalami tekanan turun. Namun, sebagaimana grafik 'intraday' S&P 500 30 menit berikut, tampak Double-B lebih mungkin kembali menjadi Double D alias Double Down. Seperti terlihat, 'double-bottoms' berikutnya memiliki kans gagal dan menjadi 'double down' dengan target harga 1139. *Grafik*: S&P 500 30-menit [image: Picture] <http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/2591156_orig.gif> IHSG??? '+' -- Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
<<Strictly Technical- S&P 500, IHSG di Ujung Tanduk.gif>>
