Global dan regional momentum masih 'in tact', sepertinya pelaku pasar masih memberikan kans agenda penting Eropa yang dipuncaki pada pertemuan 09 Desember nanti.
Momentum inter-market pagi ini menunjukkan posisi 'yield' ON RI 10-tahun masih 'maintain' penurunan kemarin, dan intervensi BI terhadap suplai USD tampak lebih dini pada sesi pagi sehingga meredam pelemahan Rupiah. Sementara saham-saham Indonesia khususnya yang berkapitalisasi besar, pada sebagian tampak perseteruan antara kelompok 'short-seller' yang masih bertahan dengan kelompok 'short-term traders' dengan posisi long masih mewarnai dinamika saham-saham tertentu. Mendekati sesi 2, akan kita saksikan apakah 'short-sellers' mulai melepas posisi dan meng-cover buy saham-saham tersebut, khususnya pada sektor properti. Jika ya, maka kondisi 'short-squeeze' atau terjepitnya 'short-sellers' mungkin akan menambah bobot potensi momentum play positif IHSG pada hari ini sehingga dapat menyamai prestasi ETF berbasis saham-saham large/mid-caps Indonesia yang ditutup menguat mendekati 2% kemarin di NYSE. '+' -- Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
